Motivasi Adalah, Pengertian, Macam, Fungsi dan Komponen Motivasi

  • Whatsapp
Teori Motivasi : Pengertian, Macam, Fungsi dan Komponen Motivasi

Wislah.com : Berikut ini adalah kumpulan informasi lengkap tentang tentang motivasi, bisa kamu jadikan referensi diskusi dalam perkuliahan.

Terdiri atas pengertian motivasi, macam-macam motivasi, fungsi motivasi dan berbagai komponen dalam sebuah motivasi.

Selamat membaca, semoga bermanfaat.

Pengertian Motivasi Secara Bahasa

Motivasi merupakan akar kata dari Bahasa Latin movore, yang berarti gerak atau dorongan untuk bergerak.

Motivasi dalam Bahasa Inggris berasal dari kata motive yang berarti daya gerak atau alasan.

Motivasi dalam Bahasa Indonesia, berasal dari kata motif yang berarti daya upaya yang mendorong seseorang melakukan sesuatu.

Pengertian Motivasi dari Para Ahli

Menurut Thomas M. Risk, Motivasi adalah usaha yang disadari oleh pihak guru untuk menimbulkan motif-motif pada diri siswa yang menunjang kearah tujuan-tujuan belajar.

Menurut John W Santrock, motivasi adalah proses memberi semangat, arah, dan kegigihan perilaku. Artinya, perilaku yang termotivasi adalah perilaku yang penuh energi, terarah dan bertahan lama.

Menurut Oemar Hamalik dalam bukunya “Psikologi Belajar dan Mengajar”, Motivasi adalah sutau perubahan energy dalam pribadi seseorang yang ditandai dengan timbulnya afektif dan reaksi untuk mencapai tujuan.

Menurut Abraham Maslow, motivasi adalah sesuatu yang bersifat konstan (tetap), tidak pernah berakhir, berfluktuasi dan bersifat kompleks, dan hal itu kebanyakan merupakan karakteristik universal pada setiap kegiatan organisme.

Menurut Chaplin, motivasi adalah variabel penyelang yang digunakan untuk menimbulkan faktor-faktor tertentu didalam membangkitkan, mengelola, mempertahankan, dan menyalurkan tingkah laku menuju suatu sasaran.

Baca Juga :   2021 Kata Kata Jangan Menyerah, Karena Cinta, Islami, Bahasa Inggris, Dalam Hubungan, Dalam Belajar dan Lainnya

Menurut Adi W Gunawan, Motivasi adalah perasaan antusias, ketertarikan, dorongan, atau konmitmen yang membuat seseorang mau melakukan sesuatu.

Menurut Tabrani Rusyan, motivasi merupakan kekuatan yang mendorong seseorang melakukan sesuatu untuk mencapai tujuan

Menurut Hoy dan Miskel, Motivasi adalah kekuatan-kekuatan yang komplek, dorongan-dorongan, kebutuhan-kebutuhan, pernyataanpernyataan, ketegangan (Tension States), atau mekanisme-mekanisme lainya yang memulai dan menjaga kegiatan-kegiatan yang diinginkan ke arah pencapaian tujuan-tujuanpersonal.

Menurut Mc. Donald, Motivasi adalah perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan munculnya perasaan dan reaksi untuk mencapai tujuan.

Menurut M. Ustaman Najati, Motivasi adalah kekuatan penggerak yang membangkitkan aktivitas pada makhluk hidup, dan menimbulkan tingkah laku serta mengarahkannya menuju tujuan tertentu.

Menurut Atkinson, motivasi dijelaskan sebagai suatu tendensi seseorang untuk berbuat yang meningkat guna menghasilkan satu hasil atau lebih pengaruh.

Menurut A.W Bernard, Motivasi adalah fenomena yang dilibatkan dalam perangsangan tindakan kearah tujuan tertentu yang sebelumnya kecil atau tidak ada gerakan kearah tujuan-tujuan tertentu. Motivasi merupakan usaha memperbesar atau mengadakan gerakan untuk mencapai tujuan tertentu.

Macam Macam Motivasi

Menurut Chaplin, motivasi dapat dibagi menjadi dua, yaitu:

a) Physiological drive, yaitu: Dorongan yang bersifat fisik, seperti lapar, haus, seks dan sebagainya.

b) Social motives, yaitu: Dorongan-dorongan yang berhubungan dengan orang lain, seperti estetis, dorongan ingin selalu berbuat baik, dan etis.

Menurut Woodworth dan Marquis, motivasi digolongkan menjadi tiga macam, yaitu:

a) Kebutuhan-kebutuhan organis, yaitu motivasi yang berkaitan dengan kebutuhan bagian dalam, seperti: makan, minum, bergerak dan istirahat/tidur, dan sebagainya.

Baca Juga :   Saham Syariah : Pengertian, Kategori, Resiko Investasi dan Daftar Emiten Saham Syariah

b) Motivasi darurat yang mencakup dorongan untuk menyelamatkan diri, dorongan untuk membalas, dorongan untuk berusaha, dorongan untuk mengejar. Motivasi ini timbul jika situasi menuntut timbulnya kegiatan yang cepat dan kuat dari diri seseorang.Pada motivasi darurat motivasi bukan timbul atas keinginan seseorang tetapi karena perangsang dari luar.

c) Motivasi obyektif, yaitu motivasi yang diarahkan kepada obyek atau tujuan disekitar kita. Motivasi ini mencakup kebutuhan eksplorasi, manipulasi dan menaruh minat. Motivasi ini timbul karena adanya dorongan untuk menghadapi dunia secara efektif.

Menurut Wood Worth, motivasi diklasifikasikan menjadi dua bagian, yaitu:

a) Unlearned motives, adalah motivasi pokok yang tidak dipelajari atau motivasi bawaan, yaitumotivasi yang dibawa sejak lahir, seperti dorongan makan, minum, seksual, bergerak dan istirahat. Motivasi ini sering disebut motivasi yang diisyaratkan secara biologis.

b) Learned motives, adalah motivasi yang timbul karena dipelajari, misalnya dorongan untuk belajar suatu cabang ilmu pengetahuan dan mengejar jabatan. Motivasi ini sering disebut motivasi yang diisyaratkan secara sosial, karena manusia hidup dalam lingkungan sosial.

Menurut Abdul Rahman, menggolongkan motivasi menjadi dua, yaitu:

a) Motivasi intrinsik, ialah motivasi yang berasal dari diri seseorang itu sendiri tanpa dirangsang dari luar. Sebagai contoh: orang yang gemar membaca, ia akan mencari sendiri buku-buku yang dibacanya tanpa ada orang yang mendorong.

b) Motivasi ekstrinsik, yaitu motivasi yang datang karena adanya perangsang dari luar, sebagai contoh: seorang mahasiswa rajin belajar karena ada ujian

Baca Juga :   2021 Judul Skripsi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD/PIAUD) : Kumpulan Ide dan Contoh Judul Skripsi (Kualitatif & Kuantitatif)

Fungsi Motivasi

Fungsi motivasi di antaranya adalah:

1) Mendorong timbulnya kelakuan atau suatu perbuatan.

2) Motivasi berfungsi sebagai pengarah, artinya mengarahkan perbuatan kepencapaian tujuan yang diinginkan.

3) Motivasi berfungsi sebagai penggerak, artinya motivasi akan berfungsi sebagai penentu cepat

lambanya suatu pekerjaan.

4) Motivasi berfungsi sebagai penolong untuk berbuat mencapai tujuan.

5) Penentu arah perbuatan manusia, yakni kearah yang akan dicapai.

6) Penyeleksi perbuatan, sehingga perbuatan manusia senantiasa selektif dan tetap terarah kepada tujuan yang ingin dicapai.

Komponen Motivasi 

Menurut Oemar Hamalik, Motivasi memiliki dua komponen, yaitu: komponen dalam (inner component) dan komponen luar (outer component). Komponen dalam ialah perubahan dalam diri seseorang, keadaan merasa tidak puas dan ketegangan psikologis.

Komponen luar ialah apa yang diinginkan seseorang, tujuan yang menjadi arah kelakuannya. Berdasarkan definisi tersebut, komponen dalam ialah kebutuhan-kebutuhan yang ingin dipuaskan, sedangkan komponen luar ialah tujuan yang hendak dicapai.

Sedangkan menurut M. Ustaman Najat, Motivasi memiliki tiga komponen pokok yaitu:

1) Menggerakkan.

Motivasi yang menimbulkan kekuatan pada individu, Membawa seseorang untuk bertindak dengan cara tertentu. Misalnya kekuatan dalam hal ingatan, respon-respon efektif, dan kecenderungan mendapat kesenangan.

2) Mengarahkan

Motivasi yang berarti mengarahkan tingkah laku. Dengan demikian ia menyediakan suatu orientasi tujuan. tingkah laku individu diarahkan terhadap sesuatu.

3) Menopang

Motivasi digunakan untuk menjaga dan menopang tingkah laku, lingkungan sekitar harus menguatkan intensitas dan arah dorong-dorongan dan kekuatan-kekuatan individu.

Related posts