Media Pembelajaran Audio Visual : Pengertian, Fungsi, Manfaat, Macam dan Prinsip

  • Whatsapp
Media Pembelajaran Audio Visual

Media Pembelajaran Audio Visual | Pengertian | Pengertian | Fungsi | Manfaat | Macam | Prinsip

Pengertian Media Pembelajaran Audio Visual

Sebelum mengetahui pengertian media pembelajaran audio visual  secara utuh. Memahami definisi dari media pembelajaran adalah hal yang sangat dibutuhkan. Karena media pembelajaran audio visual secara faktual adalah salah satu varian dari media pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran.

Untuk mempermudah, penulis mengumpulkan berbagai macam pengertian media pembelajaran dari berbagai sumber di bawah ini :

  • Menurut Kustandi dan Stjipto dalam Hamdan Husein Batubara, media pembelajaran adalah alat yang membantu proses belajar mengajar sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran dengan lebih baik dan sempurna .
  • Menurut Moreira dalam Hamdan Husein Batubara, media pembelajaran adalah instrumen yang digunakan untuk menunjukkan fakta, konsep, prinsip, dan prosedur agar lebih nyata atau konkret .
  • Menurut Haryadi dan Widodo dalam Hamdan Husein Batubara, media pembelajaran adalah sarana pembelajaran, baik yang bersifat tra disional maupun modern .
  • Menurut Mashuri dalam Hamdan Husein Batubara, media pembelajaran adalah sesuatu yang menyalurkan materi pelajaran, merangsang pikiran, perasaan, minat, dan perhatian siswa .
  • Menurut Schramm dalam Asrorul Mais, media pembelajaran adalah teknologi pembawa pesan (informasi) yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran .
  • Menurut Briggs dalam Asrorul Mais, media pembelajaran adalah sarana fisik untuk menyampaikan isi atau materi pembelajaran .
  • Menurut Arief S. Sadiman dalam Asrorul Mais, media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim kepenerima, sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat siswa sehingga proses belajar terjadi .

Secara garis besar, media pembelajaran bisa dimaknai sebagai bagian dalam proses pembelajaran berupa alat atau apapun, yang berfungsi untuk mempermudah guru atau pendidik dalam mencapai tujuan dari pembelajaran.

Sejatinya untuk menangkap definisi dari media pembelajaran audio visual, bisa dilakukan dengan berbekal definisi media pembelajaran di atas. Tetapi penulis akan terlebih dahulu, menghadirkan pengertian media pembelajaran audio visual yang digambarkan oleh para ahli, dari beberapa sumber  di bawah ini :

  • Menurut Hamdani dalam Najmi Hayat, dkk, media media pembelajaran audio visual adalah kombinasi audio dan visual atau bisa disebut media pandang dengar. Audio visual akan menjadikan penyajian bahan ajar kepada siswa semakin lengkap dan optimal .
  • Menurut Sanjaya dalam Najmi Hayat, dkk, media media pembelajaran audio visual adalah media yang selain mengandung unsur suara juga mengandung unsur gambar yang dapat dilihat, seperti rekaman video, berbagai ukuran film, slide suara, dan lain sebagainya .
  • Febliza dan Zul dalam Najmi Hayat, dkk, mengatakan pembelajaran dengan menggunakan media Audio-visual adalah sebuah cara pembelajaran dengan menggunakan media yang mengandung unsur suara dan gambar, dimana dalam proses penyerapan materi melibatkan indra penglihatan dan indra pendengaran .
  • Menurut Anderson dalam Ayu Fitria, media audio visual adalah merupakan rangkaian gambar elektronis yang disertai oleh unsur suara audio juga mempunyai unsur gambar yang dituangkan melalui pita video. Rangkaian gambar elektronis tersebut kemudian diputar dengan suatu alat yaitu video cassette recorder atau video player .
  • Menurut Barbabara dalam Ayu Fitria, mengemukakan bahwa media audio visual adalah cara memproduksi dan menyampaikan bahan dengan menggunakan peralatan mekanis dan elektronis untuk menyajikan pesan-pesan audio visual .

Dari lima definisi media pembelajaran audio visual di atas dan berbekal pengertian media pembelajaran dalam sub bab yang sama. Penulis bisa menyimpulkan, pengertian media pembelajaran audio visual secara umum adalah sebuah media dalam proses pembelajaran berupa alat yang mengkombinasikan unsur audio dan visual, berfungsi untuk mempermudah guru atau pendidik dalam mencapai tujuan dari pembelajaran.

Baca Juga : Konsep Efektivitas dalam Pembelajaran

Fungsi dan Manfaat Media Pembelajaran Audio Visual

Secara umum fungsi media pembelajaran audio visual, hampir sama dengan fungsi media pembelajaran dengan bentuk yang berbeda. Levie dan Lentz dalam Cecep Kustandi dan Daddy Darmawan, menyebutkan ada empat fungsi media pembelajaran; fungsi atensi, fungsi afektif, fungsi kognitif, dan fungsi kompensatoris .

Fungsi atensi merupakan inti, yaitu menarik dan mengarahkan perhatian siswa untuk berkonsentrasi kepada isi pelajaran yang berkaitan dengan makna audio visual yang dihadirkan atau menyertai teks materi pelajaran. Sering kali pada awal pelajaran siswa tidak tertarik dengan materi pelajaran atau materi pelajaran itu merupakan salah satu pelajaran yang tidak disenangi oleh mereka sehingga mereka tidak memperhatikan.

Fungsi afektif media audio visual dapat terlihat dari tingkat kenikmatan siswa ketika membaca teks yang bergambar dan mendengarkan audio. Gambar atau lambang visual dan audio dapat menggugah emosi dan sikap siswa, misalnya in­formasi yang menyangkut masalah sosial atau ras.

Fungsi kognitif media audio visual terlihat dari temuan­temuan penelitian yang mengungkapkan bahwa lambang visual atau gambar dan audio memperlancar pencapaian tujuan untuk memahami dan mengingat informasi atau pesan yang menjadi pokok bahasan.

Fungsi kompensatoris media pembelajaran terlihat dari hasil penelitian bahwa media audio visual yang memberikan konteks untuk memahami teks membantu siswa yang lemah dalam membaca untuk mengorganisasikan informasi dalam teks dan audio. Dengan kata lain, media pembelajaran berfungsi untuk mengakomodasi siswa yang lemah dan lambat menerima serta memahami isi pelajaran yang disajikan dengan teks dan audio .

Baca Juga : Konsep Model Pembelajaran

Berbeda dengan pandangan Levie dan Lentz, Rudi Susilana dan Cepi Riyana membagi fungsi media pembelajaran menjadi tujuh bagian, yaitu  :

a. Penggunaan media pembelajaran bukan merupakan fungsi tambahan, tetapi memiliki fungsi tersendiri sebagai sarana bantu untuk mewujudkan situasi pembelajaran yang lebih efektif.

b. Media pembelajaran merupakan bagian integral dari keseluruhan proses pembelajaran. Hal ini mengandung pengertian bahwa media pembelajaran sebagai salah satu komponen yang tidak berdiri sendiri tetapi saling berhubungan dengan komponen lainnya dalam rangka menciptakan situasi, belajar yang diharapkan.

c. Media pembelajaran dalam penggunaannya harus relevan dengan kompetensi yang ingin dicapai dan isi pembelajaran itu sendiri. Fungsi ini mengandung makna bahwa penggunaan media dalam pembelajaran harus selalu melihat kepada kompetensi dan bahan ajar.

d. Media pembelajaran bukan berfungsi sebagai alat hiburan, dengan demikian tidak diperkenankan menggunakannya hanya sekedar untuk permainan atau memancing perhatian siswa semata.

e. Media pembelajaran bisa berfungsi untuk mempercepat proses belajar. Fungsi ini mengandung arti bahwa dengan media pembelajaran siswa dapat menangkap tujuan dan bahan ajar lebih mudah dan lebih cepat.

f. Media pembelajaran berfungsi untuk meningkatkan kualitas proses belajar-mengajar. Pada umumnya hasil belajar siswa dengan menggunakan media pembelajaran akan tahan lama mengendap sehingga kualitas pembelajaran memiliki nilai yang tinggi.

g. Media pembelajaran meletakkan dasar-dasar yang konkret untuk berfikir, oleh karena itu dapat mengurangi terjadinya penyakit verbalisme.

Baca Juga : Konsep Motivasi Belajar

Sedangkan manfaat media pembelajaran audio visal menurut Rayandra Asyhar dalam Wulanda Khairunisa, dkk adalah  :

a. Dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam terhadap materi pembelajaran yang dibahas.

b. Membantu guru menyampaikan materi lebih cepat dan mudah.

c. Menarik dan membangkitkan perhatian, minat, motivasi, aktifitas dan kreatifitas belajar peserta didik dapat menghibur peserta didik sendiri.

d. Materi pembelajaran yang sudah dipelajari dapat diulang kembali.

e. Dapat membentuk persamaan pendapat dan persepsi yang benar terhadap suatu objek.

f. Menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.

g. Membentuk sikap peserta didik (aspek afektif) meningkatkan keterampilan (psikomotor).

Macam-Macam Media Pembelajaran Audio Visual

Macam-macam media pembelajaran audio visual tentu berangkan dari kategorisasi yang mengingat di dalamnya. Dalam konteks ini, Rudy Bretz dalam Hamidulloh Ibda, membagai media pembelajaran audio visual menjadi dua bagian; media audio visual diam dan media audio visual gerak .   

Dua kategori di ataslah yang menurunkan berbagai macam jenis media pembelajaran audio visual, antara lain:

a. Media Video

Media video adalah media yang menyajikan informasi dalam bentuk suara dan visual. Sama halnya dengan media audio, unsur suara yang ditampilkan berupa narasi, dialog, sound effect dan musik, sedangkan unsur visual berupa gambar/foto diam (still image), animasi dan teks .

b. Media Televisi Pendidikan

Media televisi pendidikan adalah media yang menyajikan informasi pendidikan dengan jam tayang yang diagendakan .

c. Media PPT (Powerpoint)

Media PPT (powerpoint) adalah media yang menggunakan software Microsoft Office PowerPoint. Unsur audio bisa hadir pada setiap slide dari Powerpoint sebagai bagian utuh media pembelajaran atau hanya sebagai pendukung dari sebuah visual atau gambar yang ditampilkan. 

d. Media Virtual Classroom

Media Virtual Classroom adalah media pembelajaran yang dimanfaatkan saat proses pembelajan dilakukan secara online. Beberapa aplikasi yang biasa digunakan masa sekarang, adalah google classroom dan aplikasi zoom.   

Prinsi Penggunaan Media Pembelajaran Audio Visual 

Beberapa yang harus dijadikan pegangan oleh guru ketika memilih Media Pembelajaran Audio Visual, sebagai media pembelajarannya. Adalah menaati apa yang menjadi prinsip penggunannya. 

Dan yang menjadi prinsip penggunaan Media Pembelajaran Audio Visual adalah:

a. Penggunaan media pembelajaran hendaknya dipandang sebagai bagian integral dari suatu sistem pengajaran.

b. Media pembelajaran hendaknya dipandang sebagai sumber belajar yang digunakan dalam pemecahan masalah yang dihadapi dalam proses belajar mengajar.

c. Guru harus benar-benar menguasai teknik dari media pembelajaran yang digunakan.

d. Guru harus memperhitungkan untung ruginya penggunaan media pembelajaran.

e. Penggunaan media pengajaran harus diorganisir secara sistematis bukan sembarangan menggunakannya

f. Jika suatu pokok bahasan memerlukan lebih dari satu macam media maka guru dapat memanfaatkan multimedia yang memperlancar proses belajar mengajar.

Related posts