6 Pengertian Metode Problem Solving, Tujuan, Manfaat, Langkah (Sintaks), Kelebihan dan Kekurangan Metode Problem Solving

Metode Problem Solving

Metode Problem Solving Adalah | Pengertian Metode Pembelajaran Problem Solving Menurut Para Ahli | Tujuan Metode Problem Solving | Manfaat Metode Problem Solving | Langkah (Sintaks) | Kelebihan dan Kekurangan Metode Problem Solving |

Pengertian Metode Pembelajaran Problem Solving Menurut Para Ahli

Berikut adalah beberapa pengertian metode pembelajaran problem solving menurut para ahli yang dikutip dari berbagai sumber:

  1. Menurut W.Gulo, Metode Problem Solving adalah metode yang mengajarkan penyelesaian masalah dengan memberikan penekanan pada terselesaikannya suatu masalah secara menalar.
  2. Menurut Abdul Majid, Metode Problem Solving merupakan cara memberikan pengertian dengan menstimulasi anak didik untuk memperhatikan, menelaah, dan berfikir tentang suatu masalah untuk selanjutnya menganalisis masalah tersebut sebagai upaya untuk memecahkan masalah.
  3. Menurut Utomo Dananjaya, Metode Problem Solving yaitu upaya peningkatan hasil melalui proses secara ilmiah untuk menilai, menganalisis, dan memahami keberhasilan.
  4. Menurut Adang Heriawan, dkk., metode pemecahan masalah (problem solving) adalah cara penyajian bahan pelajaran dengan menjadikan masalah sebagai titik tolak pembahasan untuk dianalisis dan disintesis dalam usaha mencari pemecahan / jawaban oleh siswa.
  5. Menurut N Sudirman, metode problem solving adalah cara penyajian bahan pelajaran dengan menjadikan masalah sebagai titik tolak pembahasan untuk dianalisis dan disintesis dalam usaha untuk mencari pemecahan atau jawabanya oleh siswa.
  6. Menurut Suprijono, metode problem solving adalah suatu pembelajaran di mana peserta didik didorong belajar aktif dengan konsep-konsep dan prinsip-prinsip baru.

Tujuan Metode Problem Solving

Berikut adalah beberapa tujuan metode problem solving dan penjelasannya.

  • Menurut Tayar Yusuf dkk, tujuan dari metode problem solving adalah agar anak terbiasa berlatih menghadapi masalah, sebagai calon pemimpin ia berkemampuan tinggi dan siap mental menghadapi dan memecahkan berbagai masalah.
  • Menurut Muhibbin Syah, menuturkan tujuan belajar memecahkan masalah ialah untuk memperoleh kemampuan dan kecakapan kognitif untuk memecahkan masalah secara rasional, lugas, dan tuntas. Untuk itu, kemampuan siswa dalam menguasai konsep-konsep, prinsip-prinsip, dan generalisasi serta insght sangat diperlukan dalam hal ini, hampir semua bidang studi dapat dijadikan sarana belajar pemecahan masalah.
  • Menurut Jacobsen, Metode Problem Solving memiliki dua tujuan, yakni tujuan jangka pendek dan tujuan jangka panjang. Tujuan jangka pendeknya adalah agar siswa mampu memecahkan masalah dan mampu memahami konten yang ada di balik masalah tersebut. Tujuan jangka panjangnya adalah agar siswa memahami proses pemecahan masalah dan berkembang sebagai pembelajaran self-directed.
  • Menurut W. Gulo, Tujuan utama dari penggunaan metode pemecahan masalah (problem solving) adalah: 1) Mengembangkan kemampuan berfikir, terutama didalam mencari sebab-akibat dan tujuan suatu masalah. Metode ini melatih peserta didik dalam cara-cara mendekati dan cara-cara mengambil langkahlangkah apabila akan memecahkan suatu masalah. 2) Memberikan kepada peserta didik pengetahuan dan kecakapan praktis yang bernilai atau bermanfaat bagi keperluan hidup sehari-hari. Metode ini memberikan dasar-dasar pengalaman yang praktis mengenai bagaimana cara-cara memecahkan masalah dan kecakapan ini dapat diterapkan bagi keperluan menghadapi masalah-masalah lainnya didalam masyarakat.
Baca Juga :   9 Pengertian Kecerdasan Kinestetik, Manfaat, Ciri Ciri, Karakteristik dan Strategi

Manfaat Metode Problem Solving

Berikut adalah beberapa manfaat metode problem solving dan penjelasannya:


  • Merupakan suatu cara belajar siswa aktif.
  • Melalui penemuan sendiri, dan menyelidiki sendiri, maka hasil yang diperoleh akan tahan lama dalam ingatan, tak mudah dilupakan.
  • Pengertian yang ditemukan sendiri merupakan pengertian yang betulbetul dikuasai dan mudah digunakan atau ditransfer dalam situasi lain.
  • Anak belajar berfikir analisis dan mencoba memecahkan problema yang dihadapi sendiri, kebiasaan ini akan ditransfer dalam kehidupan bermasyarakat.
  • Metode ini akan meningkatkan potensi intelektual siswa. Melalui metode ini siswa diberi kesempatan untuk mencari dan menemukan hal-hal yang saling berhubungan melalui pengamatan dan pengalamannya sendiri.
  • Jika siswa telah berhasil dalam penemuannya, ia akan memperoleh kepuasan intelektual, yang datang dari diri siswa sendiri yang merupakan suatu hadiah intrinsik
  • Belajar bagaimana melakukan penemuan hanya dapat dicapai secara efektif melalui proses melakukan penemuan.
Baca Juga :   Manajemen Administrasi Adalah, Definisi / Pengertian Manajemen Administrasi menurut Para Ahli

Langkah Langkah (Sintaks) Metode Problem Solving

Berikut adalah beberapa langkah (sintaks) metode problem solving dan penjelasannya.


Menurut Jhon Dewey pada pokoknya langkahlangkah yang harus dicapai dalam memecahkan masalah sebagai berikut:

  • Menyadari adanya masalah yaitu problem kesulitan, sesuatu yang menimbulkan tanda tanya dalam pikiran yang biasanya hadapi sehingga kita merasa bimbang.
  • Memahami hakekat masalah yang jelas yang berarti ketegasan dan kejelasan rumusan problem merupakan syarat untuk memecahkan masalah secara efesien.
  • Mengajukan hipotesis yaitu dugaan mengenai jawaban suatu masalah, tanpa bukti yang nyata. Walaupun masalah itu belum jelas jawabannya. Setelah memiliki hipotesis, barulah mencari bukti-bukti, apakah hipotesis itu benar atau tidak.
  • Mengumpulkan data yaitu untuk membuktikan benar tidaknya hipotesis. Data ini diperoleh dari buku-buku, wawancara, angket, eksperimen, dan penyelidikan.
  • Analisis dan sintesis data yaitu bahan yang dikumpulkan harus ditinjau dan dianalisa secara kritis dan melihat hubungannya dan pemecahan masalahnya.
  • Mengambil kesimpulan yaitu berdasarkan data yang telah dikumpulkan dan dianalisa secara kritis dapat diuji kebenaran hipotesis.
  • Mencoba dan menerapkan kesimpulan yaitu kebenaran kesimpulan bukan hanya berupa hasil pemikiran, melainkan harus pula dibuktikan kebenarannya di dalam perbuatan.
  • Mengevaluasi seluruh proses pemecahan masalah yaitu akhirnya peninjauan kembali keseluruhan proses berpikir dari awal sampai akhir. Evaluasi jalnnya metode pemecahan masalah melalui diskusi dapat menambah kesanggupan anak-anak memecahkan masalah-masalah yang dihadapinya di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut adalah Langkah-langkah metode pembelajaran problem solving menurut Majid:

  • Menyiapkan isu/masalah yang jelas untuk dipecahkan. Masalah ini harus tumbuh dari siswa sesuai dengan tarif kemampuannya juga sesuai materi yang disampaikan dan kehidupan rill siswa/keseharian.
  • Menuliskan tujuan/kompetinsi yang hendak dicapai.
  • Mencari data atau keterangan yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah tersebut. Misalnya, dengan jalan membaca buku-buku, meneliti, bertanya, dll.
  • Menetapkan jawaban sementara dari masalah tersebut. Dalam langkah ini, siswa harus berusaha memecahkan masalah sehingga betul-betul yakin bahwa jawaban tersebut betul-betul cocok dengan jawaban sementara atau sama sekali tidak sesuai. Untuk menguji kebenaran jawaban tersebut, tentu saja diperlukan metode-metode lainnya seperti demonstrasi.
  • Tugas, diskusi, dan lain-lain
  • Menarik kesimpulan, artinya siswa harus sampai pada kesimpulan terakhir tentang jawaban dari masalah tersebut
Baca Juga :   Pemikiran Muhammad Abduh Tentang Urwatul Wutsqa dan Penelitian Tentangnya

Kelebihan dan Kekurangan Metode Problem Solving


Berikut adalah beberapa kelebihan dan kekurangan metode problem solving dan penjelasannya.


Kelebihan Metode Problem Solving

  • Metode ini dapat membuat pendidikan di sekolah menjadi lebih relevan dengan kehadupan, khususnya dengan dunia kerja.
  • Proses belajar mengajar melalui pemecahan masalah dapat membiasakan para siswa menghadapi dan memecahkan masalah secara terampil, apabila menghadapi permasalahan didalam kehidupan dalam keluarga, masyarakat, dan bekerja, suatu kemampuan yang sangat bermakna bagi kehidupan manusia.
  • Metode ini merangsang pengembangan kemampuan berpikir siswa secara kreatif dan menyeluruh, karena dalam proses belajarnya, siswa banyak melakukan mental dengan menyoroti permasalahan dari berbagai segi dalam rangka mencari pemecahan

Kekurangan Metode Problem Solving

  • Menentukan suatu masalah yang tingkat kesulitannya sesuai dengan tingkat berpikir siswa, tingkat sekolah dan kelasnya serta pengetahuan dan pengalaman yang telah dimiliki siswa, sangat memerlukan kemampuan dan keterampilan guru.
  • Proses belajar mengajar dengan menggunakan metode ini sering memerlukan waktu yang cukup banyak dan sering terpaksa mengambil waktu pembelajaran lain.
  • Mengubah kebiasaan siswa belajar dengan mendengarkan dan menerima informasi dari guru menjadi belajar dengan banyak berfikir memecahkan permasalahan sendiri atau kelompok, yang kadang-kadang memerlukan berbagai sumber belajar, merupakan kesulitan tersendiri bagi siswa

Related posts