WISLAH.COM – Berikut “Rangkuman Materi Matematika Kelas 5 Bab 3 (Kurikulum Merdeka)” yang akan membantu siswa memahami konsep bilangan pecahan lebih dalam. Artikel ini merangkum materi dari buku “Matematika untuk SD/MI Kelas V” yang ditulis oleh Meita Fitrianawati, Ika Surtiani, dan Ait Istiandaru. Bab 3 buku ini membahas tentang bilangan pecahan, meliputi cara membandingkan, mengurutkan, serta melakukan operasi hitung penjumlahan dan pengurangan pada bilangan pecahan.
Materi Matematika Kelas 5 Bab 3: Bilangan Pecahan (PPKN – Kurikulum Merdeka)
A. Membandingkan dan Mengurutkan Pecahan
- Pengertian Pecahan
- Pecahan adalah bagian dari keseluruhan atau bagian dari suatu satuan.
- Pecahan terdiri dari pembilang (angka di atas) dan penyebut (angka di bawah).
- Contoh:
- 1/2 dibaca “satu per dua” atau “setengah”
- 3/4 dibaca “tiga per empat”
- Bentuk-Bentuk Pecahan
- Pecahan Biasa/Murni: Hanya terdiri dari pembilang dan penyebut (contoh: 1/2, 3/4).
- Pecahan Campuran: Terdiri dari bilangan bulat dan pecahan biasa (contoh: 2 1/2, 5 3/4).
- Pecahan Senilai: Pecahan-pecahan yang mewakili nilai yang sama, meskipun pembilang dan penyebutnya berbeda (contoh: 1/2 senilai dengan 2/4, 3/6, dst.)
- Membandingkan Pecahan
- Dapat dilakukan dengan:
- Menggambarkan pecahan pada garis bilangan, lalu melihat posisinya. Pecahan yang lebih kanan nilainya lebih besar.
- Menyamakan penyebut, lalu membandingkan pembilangnya. Pecahan dengan pembilang lebih besar nilainya lebih besar.
- Jika ada bilangan bulat, bandingkan bilangan bulatnya terlebih dahulu. Jika sama, baru bandingkan pecahannya.
- Contoh:
- 1/4 < 3/4 (karena penyebut sama, dan 1 < 3)
- 2/3 > 1/2 (setelah disamakan penyebut menjadi 4/6 dan 3/6)
- 2 1/4 < 2 3/4 (karena bilangan bulatnya sama, dan 1/4 < 3/4)
- Dapat dilakukan dengan:
- Mengurutkan Pecahan
- Sama seperti membandingkan, tetapi dilakukan pada lebih dari dua pecahan.
- Mengurutkan dapat dilakukan secara naik (dari yang terkecil) atau turun (dari yang terbesar).
- Contoh:
- Urutkan 1/2, 3/4, dan 1/3 secara naik
- Samakan penyebut: 3/6, 4/6, 2/6
- Urutan naik: 1/3, 1/2, 3/4
- Urutkan 1/2, 3/4, dan 1/3 secara naik
B. Penjumlahan Bilangan Pecahan
- Penjumlahan Pecahan Berpenyebut Sama
- Jika penyebutnya sudah sama, jumlahkan pembilangnya. Penyebutnya tetap.
- Contoh: 1/5 + 3/5 = 4/5
- Penjumlahan Pecahan Berpenyebut Berbeda
- Samakan penyebutnya terlebih dahulu dengan mencari KPK dari penyebut-penyebutnya.
- Lalu, jumlahkan pembilangnya.
- Contoh:
- 1/3 + 4/6
- KPK dari 3 dan 6 adalah 6
- 1/3 = 2/6
- 2/6 + 4/6 = 6/6 = 1
- Penjumlahan Pecahan Campuran
- Dapat dilakukan dengan dua cara:
- Ubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa, samakan penyebut, lalu jumlahkan.
- Jumlahkan bilangan bulatnya, lalu jumlahkan pecahannya (setelah menyamakan penyebut).
- Contoh:
- 2 1/3 + 1 1/2
- Cara 1: (2 x 3 + 1)/3 + (1 x 2 + 1)/2 = 7/3 + 3/2 = 14/6 + 9/6 = 23/6 = 3 5/6
- Cara 2: 2 + 1 = 3; 1/3 + 1/2 = 2/6 + 3/6 = 5/6. Hasilnya 3 + 5/6 = 3 5/6
- Dapat dilakukan dengan dua cara:
C. Pengurangan Bilangan Pecahan
- Pengurangan Pecahan Berpenyebut Sama
- Jika penyebutnya sudah sama, kurangkan pembilangnya. Penyebutnya tetap.
- Contoh: 3/4 – 1/4 = 2/4
- Pengurangan Pecahan Berpenyebut Berbeda
- Samakan penyebutnya terlebih dahulu dengan mencari KPK.
- Lalu, kurangkan pembilangnya.
- Contoh:
- 2/3 – 1/2
- KPK dari 3 dan 2 adalah 6
- 2/3 = 4/6 dan 1/2 = 3/6
- 4/6 – 3/6 = 1/6
- Pengurangan Pecahan Campuran
- Dapat dilakukan dengan dua cara:
- Ubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa, samakan penyebut, lalu kurangkan.
- Pisahkan bilangan bulat dan pecahannya, samakan penyebut pecahannya, lalu lakukan pengurangan pada masing-masing. Jika pecahan yang dikurangi lebih besar, pinjam 1 dari bilangan bulat.
- Contoh:
- 3 1/4 – 1 1/2
- Cara 1: (3 x 4 + 1)/4 – (1 x 2 + 1)/2 = 13/4 – 3/2 = 13/4 – 6/4 = 7/4 = 1 3/4
- Cara 2: 3 – 1 = 2; 1/4 – 1/2 = 1/4 – 2/4. Karena tidak bisa, pinjam 1 dari 2 (jadinya 1), lalu 1 diubah jadi 4/4, sehingga 1/4 + 4/4 = 5/4.
- 5/4 – 2/4 = 3/4. Hasil akhirnya 1 + 3/4 = 1 3/4
- Dapat dilakukan dengan dua cara:
Penutup
Demikian “Rangkuman Materi Matematika Kelas 5 Bab 3 (Kurikulum Merdeka)”. Semoga dapat memberikan gambaran umum tentang konsep dasar bilangan pecahan serta operasi hitungnya. Untuk pemahaman yang lebih mendalam, siswa disarankan untuk membaca buku teks secara keseluruhan dan berlatih mengerjakan soal-soal latihan.






