8 Pengertian Saham Warrant (Warran), Karakteristik, Manfaat, dan Resiko Memilikinya

Pengertian Saham Warrant (Warran), Karakteristik, Manfaat, dan Resiko Memilikinya

Pengertian Saham Warrant (Warran/ Waran) Adalah | Karakteristik Warrant (Warran) | Manfaat Warrant (Warran) | Resiko Memiliki Saham Warrant (Warran)

Pengertian Saham Warrant (Warran) Menurut Para Ahli  

Berikut beberapa pengertian saham warrant (warran) menurut para ahli :

  1. Menurut  Dr. I Made Adnyana, S.E., M.M, waran adalah sertifikat yang diterbitkan oleh perusahaan yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli saham perusahaan tersebut dalam jumlah tertentu dengan harga yang telah ditentukan selama jangka waktu tertentu. Dengan kata lain, waran merupakan opsi jangka anjang untuk membeli sejumlah lembar saham biasa dengan harga tertentu. Pada umumnya, waran diberikan anjang sama dengan utang untuk mendorong investor agar membeli utang jangka perusahaan pada bunga yang lebih rendah daripada yang seharusnya.
  2. Menurut Tandelilin, Waran adalah surat berharga yang sejenis dengan right, tetapi memiliki sedikit perbedaan. Dimana waran biasanya dijual bersamaan dengan obligasi atau saham,dan memiliki periode perdagangan jangka anjang, yaitu tiga sampai lima tahun .
  3. Menurut Sawidji Widioatmodjo, waran adalah hak untuk membeli saham biasa pada waktu dan harga yang sudah ditentukan.
  4. Menurut Joko Salim, waran adalah sebuah hak membeli saham baru pada tanggal tertentu dan pada harga tertentu.
  5. Menurut Sawidji Widioatmodjo, waran adalah efek yang diterbitkan oleh suatu perusahaan, yang memberi hak kepada pemegang efek (investor) untuk memesan saham biasa pada waktu dan harga yang sudah ditentukan.
  6. Menurut Bambang Muliyadi, waran adalah hak untuk membeli saham atau obligasi dari satu perusahaan dengan harga yang telah ditentukan sebelumnya oleh penerbit waran/perusahaan emiten.
  7. Menurut Wealth Manager Association , waran adalah hak yang diberikan kepada pemegang saham untuk membeli suatu jumlah proporsional saham biasa pada waktu dan harga yang sudah ditentukan.
  8. Menurut Prayitno, waran adalah hak untuk membeli saham atau obligasi perusahaan penerbit yang harganya sudah ditentukan.

Karakteristik Saham Warrant (Warran)

Berikut adalah penjelasan Dr. I Made Adnyana, S.E., M.M (Manajemen Investasi Dan Portofolio) tentang beberapa karakteristik saham warrant (warran):



  • Exercise Price (X). Exercise price adalah harga yang telah tertera pada waran. Pemegang waran dapat membeli sejumlah lembar saham pada harga ini. Pemegang waran hanya akan menggunakan haknya jika harga saham di pasar (S) lebih tinggi daripada exercise price (X). Pada dasarnya, hanya ada satu exercise price pada suatu waran. Akan tetapi, ada juga waran yang memiliki exercise price yang semakin tinggi (stepped-up exercise price).
  • Expiration Date. Meskipun ada beberapa waran yang tidak memiliki batas usia, pada umumnya, waran memiliki tanggal jatuh tempo. Misalnya, waran dengan usia 10 tahun. Pemegang waran ini hanya memiliki hak untuk membeli saham pada harga yang telah ditetapkan selama 10 tahun. Jika selama 10 tahun tersebut harga saham (S) tidak pernah melebihi exercise price (X), maka pemegang waran tidak akan pernah menikmati keuntungan dari exercise waran tersebut.
  • Detachability. Meski dijual bersama obligasi atau sekuritas lainya (attached), waran dapat diperjualbelikan secara terpisah dari sekuritas tersebut. Jadi, pemodal memiliki alternatif untuk menjual waran sendiri, obligasi sendiri, atau kombinasi keduanya. Akan tetapi, ada pula yang dinamakan nonattachable warrant, yaitu waran yang tidak dapat dijual secara terpisah. Waran semacam ini hanya dapat dipisahkan dari sekuritas induk jika waran di-exercise (ditukar dengan saham).
  • Exercise Ratio. Exercise ratio menyatakan berapa lembar saham yang dapat dibeli pada exercise price untuk satu lembar waran. Misalnya, exercise ratio 2 berarti 1 waran dapat digunakan untuk membeli 2 lembar saham pada exercise price.

Manfaat Saham Warrant (Warran)

Berikut adalah beberapa manfaat dari saham waran :

  • Pemilik waran memiliki hak untuk membeli saham baru perusahaan dengan harga yang lebih rendah dari harga saham tersebut di pasar sekunder dengan cara menukarkan waran yang dimilikinya ketika harga saham perusahaan tersebut melebihi harga pelaksanaan.
  • Apabila waran diperdagangkan di bursa, maka pemilik waran mempunyai kesempatan untuk memperoleh keuntungan (capital gain) yaitu apabila harga jual waran tersebut lebih besar dari harga beli.

Resiko Saham Warrant (Warran)

Berikut adalah beberapa dari resiko memiliki saham waran :

  • Jika harga saham pada periode pelaksanaan (exercise period) jatuh dan menjadi lebih rendah dari harga pelaksanaannya, investor tidak akan menukarkan waran yang dimilikinya dengan saham perusahaan, sehingga ia akan mengalami kerugian atas harga beli waran tersebut.
  • Karena sifat waran hampir sama dengan saham dan dapat diperdagangkan di bursa, maka pemilik waran juga dapat mengalami kerugian (capital loss) jika harga beli tinggi daripada harga jualnya.

Related posts