Jawaban dari Tugas Eksplorasi Konsep Modul 2.2 Kasus 3 Pembelajaran Sosial dan Emosional

Logo Guru Penggerak

Tulisan ini merupakan Jawaban Atas pertanyaan yang terdapat dalam “Eksplorasi Konsep Modul 2.2 Pembelajaran Sosial dan Emosional Kasus 3“

Terdapat dua pertanyaan di dalamnya, yaitu:

  1. Apakah situasi yang dihadapi Bapak Eling? Mohon uraikan dengan singkat, padat, dan jelas
  2. Berdasarkan pemahaman Anda tentang KSE manajemen diri berlandaskan kesadaran penuh (mindfulness) yang sudah Anda pelajari, bagaimana Bapak Eling dapat merespon situasinya dengan kompetensi tersebut? Jelaskan alasan Anda

Untuk memahami maksud dan menjawab pertanyaan di atas, syarat mutlakanya dalah paham terhadap “kasus 1” yang dihadirkan dalam “”Eksplorasi Konsep Modul 2.2”

1Jawaban dari Tugas Eksplorasi Konsep Modul 2.2 Kasus 1
2Jawaban dari Tugas Eksplorasi Konsep Modul 2.2 Kasus 2
3Jawaban dari Tugas Eksplorasi Konsep Modul 2.2 Kasus 3
4Jawaban dari Tugas Eksplorasi Konsep Modul 2.2 Kasus 4
5Jawaban dari Tugas Eksplorasi Konsep Modul 2.2 Kasus 5

Isi kasus 2 dalam Eksplorasi Konsep Modul 2.2 kasus 3 adalah:

Saat mempelajari proposal acara perayaan ulang tahun sekolah di antara jam mengajar dan mengoreksi pekerjaan murid-murid, Bapak Eling menyadari salah seorang murid kelas 9 yang berprestasi dalam kejuaraan renang tidak mengumpulkan tugasnya. Murid tersebut mengungkapkan pada Bapak Eling bahwa dia sebenarnya merasakan lelah dan mengantuk saat berada di dalam kelas maupun di rumah karena latihan keras menjelang kejuaraan bulan depan. Bapak Eling menilai, seharusnya murid tersebut bekerja lebih keras sebagai konsekuensi dari pilihannya menjadi murid atlet. Murid tersebut meminta keringanan ataupun kesempatan untuk mengumpulkan tugasnya saat jam pulang sekolah namun Bapak Eling memutuskan tidak menerima dan konsekuensinya adalah murid tersebut tidak mendapatkan nilai tugas.

Makan jawaban dua pertanyaan di atas adalah :

Jawaban 1: Bapak Eling menghadapi situasi di mana seorang murid kelas 9 yang berprestasi dalam kejuaraan renang tidak mengumpulkan tugasnya karena merasa lelah dan mengantuk akibat latihan keras menjelang kejuaraan bulan depan. Murid tersebut meminta keringanan atau kesempatan untuk mengumpulkan tugasnya setelah jam pulang sekolah, namun Bapak Eling memutuskan untuk tidak menerima permintaan tersebut, sehingga murid tersebut tidak mendapatkan nilai tugas.

Jawaban 2: Bapak Eling dapat merespon situasi ini dengan kompetensi manajemen diri berlandaskan kesadaran penuh (mindfulness) dengan beberapa alasan sebagai berikut:

  1. Kesadaran penuh terhadap diri sendiri: Bapak Eling bisa mulai dengan merasa dalam dirinya sendiri, merasakan emosi dan reaksi yang muncul saat murid tersebut mengungkapkan alasan ketidakmampuannya untuk mengumpulkan tugasnya. Dengan demikian, Bapak Eling dapat memahami bahwa situasi ini menciptakan perasaan frustrasi dan ketidakpuasan, dan kesadaran ini membantu menghindari reaksi impulsif.
  2. Empati: Bapak Eling dapat menggunakan kesadaran penuh untuk memahami perasaan dan kondisi murid tersebut dengan lebih baik. Dia bisa mencoba melihat situasi dari perspektif murid, yang telah memberikan pengorbanan dan upaya ekstra dalam latihan renangnya. Ini bisa membantu Bapak Eling merasakan empati terhadap murid dan merasakan emosi yang dia rasakan.
  3. Pengambilan keputusan yang bijaksana: Dengan kesadaran penuh, Bapak Eling dapat menghindari mengambil keputusan berdasarkan emosi negatif atau reaksi impulsif. Sebaliknya, dia dapat mempertimbangkan dengan bijaksana kebutuhan murid tersebut untuk istirahat dan keseimbangan dalam kehidupan sekolah dan olahraga. Ini dapat menghasilkan keputusan yang lebih seimbang dan adil.
  4. Komunikasi yang efektif: Dalam menjelaskan keputusannya kepada murid, Bapak Eling dapat menggunakan komunikasi yang penuh perhatian dan pengertian. Dia dapat menjelaskan alasan di balik keputusannya, serta mencoba mencari solusi yang bisa memenuhi kebutuhan murid tersebut, seperti memberikan tenggat waktu tambahan atau alternatif lainnya.
  5. Kesadaran penuh dalam pelaksanaan keputusan: Setelah mengambil keputusan, Bapak Eling dapat memonitor perasaannya dan efek keputusannya pada murid tersebut. Kesadaran penuh membantu dalam mengidentifikasi perubahan emosi dan tindakan, sehingga dia dapat menyesuaikan pendekatan jika perlu.

Dengan pendekatan ini, Bapak Eling dapat mengelola situasi ini dengan lebih baik, memberikan dukungan kepada murid atlet, dan sekaligus menjaga keadilan dalam memberikan nilai tugas. Kesadaran penuh membantu dalam meminimalkan reaksi emosional dan memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih bijaksana dan adil dalam situasi yang kompleks seperti ini.

Related posts