Jawaban dari Tugas Eksplorasi Konsep Modul 2.2 Kasus 4 Pembelajaran Sosial dan Emosional

Logo Guru Penggerak

Tulisan ini merupakan Jawaban Atas pertanyaan yang terdapat dalam “Eksplorasi Konsep Modul 2.2 Pembelajaran Sosial dan Emosional Kasus 4

Terdapat dua pertanyaan di dalamnya, yaitu:

  1. Apakah situasi yang dihadapi Bapak Eling? Mohon uraikan dengan singkat, padat, dan jelas
  2. Berdasarkan pemahaman Anda tentang KSE manajemen diri berlandaskan kesadaran penuh (mindfulness) yang sudah Anda pelajari, bagaimana Bapak Eling dapat merespon situasinya dengan kompetensi tersebut? Jelaskan alasan Anda

Untuk memahami maksud dan menjawab pertanyaan di atas, syarat mutlakanya dalah paham terhadap “kasus 1” yang dihadirkan dalam “”Eksplorasi Konsep Modul 2.2”


Isi dalam Eksplorasi Konsep Modul 2.2 kasus 4 adalah:

Setelah selesai memeriksa proposal acara perayaan ulang tahun sekolah, Bapak Eling mengirimkan proposal tersebut kepada kepala sekolah. Ternyata proposal yang dikirimkan oleh Bapak Eling dinilai tidak sesuai oleh kepala sekolah karena isinya harus sesuai dengan pengarahan awal yaitu agar acara lebih banyak melibatkan orang tua murid dan penyesuaian anggaran agar sesuai dengan budget yang diberikan sekolah. Bapak Eling tidak menyangka jika dia harus melakukan koreksi dan koordinasi ulang dengan tim acara. Revisi proposal tentu akan memakan waktu lagi dan Bapak Eling sudah membayangkan ini akan menghambat tugas-tugasnya yang lain. Bapak Eling mengungkapkan hal ini kepada panitia. Bapak Eling mengungkapkan bahwa dia tidak mau mengubah proposal dan meminta Wakil Ketua Panitia tersebut yang merevisi proposal.

1Jawaban dari Tugas Eksplorasi Konsep Modul 2.2 Kasus 1
2Jawaban dari Tugas Eksplorasi Konsep Modul 2.2 Kasus 2
3Jawaban dari Tugas Eksplorasi Konsep Modul 2.2 Kasus 3
4Jawaban dari Tugas Eksplorasi Konsep Modul 2.2 Kasus 4
5Jawaban dari Tugas Eksplorasi Konsep Modul 2.2 Kasus 5

Makan jawaban dua pertanyaan di atas adalah :


Jawaban 1: Bapak Eling menghadapi situasi di mana proposal acara perayaan ulang tahun sekolah yang dia buat dinilai tidak sesuai dengan arahan awal dari kepala sekolah. Proposal ini perlu direvisi untuk lebih melibatkan orang tua murid dan mengikuti anggaran yang sudah ditetapkan oleh sekolah. Bapak Eling merasa terbebani karena harus melakukan koreksi dan koordinasi ulang dengan tim acara, yang akan memakan waktu dan mengganggu tugas-tugasnya yang lain. Bapak Eling juga mengungkapkan bahwa dia tidak ingin mengubah proposal dan meminta Wakil Ketua Panitia untuk melakukan revisi.

Jawaban 2: Bapak Eling dapat merespon situasinya dengan kompetensi manajemen diri berlandaskan kesadaran penuh (mindfulness) dengan beberapa langkah berikut:

  1. Kesadaran Penuh terhadap Emosi: Pertama, Bapak Eling harus menjadi sadar penuh terhadap emosi dan reaksi emosionalnya terhadap situasi ini. Dia mungkin merasa frustrasi, marah, atau stres karena proposalnya ditolak. Dengan kesadaran penuh, dia dapat mengenali emosi-emosinya tanpa menilai atau merasa terlalu terlibat dalam mereka.
  2. Kesadaran terhadap Pikiran dan Persepsi: Bapak Eling juga perlu menyadari pikiran dan persepsinya terhadap situasi ini. Apakah dia merasa proposalnya sempurna dan menolak untuk menerima saran atau perubahan? Kesadaran terhadap pikiran dan persepsi membantunya mengenali apakah ada ruang untuk perbaikan dan apakah koreksi diperlukan.
  3. Regulasi Emosi: Setelah menyadari emosi dan pikiran, Bapak Eling dapat mengambil langkah-langkah untuk meredakan emosi negatifnya. Ini mungkin melibatkan teknik pernapasan dalam, meditasi singkat, atau berbicara dengan seseorang untuk mengekspresikan perasaannya. Regulasi emosi adalah kunci dalam manajemen diri.
  4. Refleksi dan Pembelajaran: Bapak Eling dapat menggunakan kesadaran penuh untuk merenung tentang situasi ini. Apa yang dapat dia pelajari dari penolakan proposalnya? Apakah ada aspek-aspek yang perlu diperbaiki? Kesadaran penuh membantu dia dalam mengevaluasi situasi dengan lebih obyektif dan bijak.
  5. Komunikasi yang Efektif: Bapak Eling dapat berkomunikasi dengan panitia dengan kesadaran penuh. Dia dapat mengungkapkan ketidaksetujuannya dengan sikap terbuka untuk menerima masukan dan saran dari anggota tim. Ini akan membantu membangun kerjasama yang lebih baik dan mencapai solusi yang lebih baik bersama.
  6. Fleksibilitas dan Penyesuaian: Bapak Eling perlu belajar menjadi lebih fleksibel dan terbuka terhadap perubahan. Kesadaran penuh dapat membantunya dalam merespons perubahan dengan lebih tenang dan terkendali. Dia dapat bekerja sama dengan tim untuk menyusun revisi proposal yang sesuai dengan arahan kepala sekolah.

Dengan menggunakan kompetensi manajemen diri berlandaskan kesadaran penuh, Bapak Eling dapat merespons situasi ini dengan lebih efektif dan tanpa merasa terlalu terbebani oleh emosi negatif. Ini akan membantu menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif dan kolaboratif.

Related posts