CP Sejarah Fase F 2025 (Capaian Pembelajaran Kelas 11 & 12): Pemahaman Konsep dan Keterampilan Proses

CP (CAPAIAN PEMBELAJARAN) 2025 - FASE A-B-C-D-E-F

Tulisan ini memuat CP (Capaian Pembelajaran) Sejarah Fase F 2025 (Kelas 11 & 12) merujuk pada lampiran kurikulum yang mengatur kompetensi pembelajaran sejarah di jenjang SMA/MA. Pada fase ini, murid tidak hanya mempelajari rentetan peristiwa masa lalu, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir historis, menafsirkan sumber sejarah, dan mengaitkan nilai-nilai sejarah dengan konteks kehidupan masa kini.

Artikel ini menyajikan CP Sejarah Fase F 2025 secara runtut dan mudah dipahami. Selain memuat daftar capaian resmi, artikel ini juga memberikan penjelasan komprehensif agar guru dapat mengembangkan TP (Tujuan Pembelajaran) dan ATP (Alur Tujuan Pembelajaran) yang relevan, aplikatif, dan sesuai kebutuhan pembelajaran abad ke-21.


A. CP Sejarah Fase F 2025: Kelas 11 & 12

Berikut capaian pembelajaran sesuai dokumen resmi, ditulis dalam format list.

1. Pemahaman Konsep

Murid mampu:

  • Menjelaskan sejarah pada:
    • Masa Penjajahan Bangsa Barat,
    • Perlawanan Rakyat Daerah Terhadap Penjajah,
    • Pergerakan Kebangsaan Indonesia,
    • Pendudukan Jepang,
    • Proklamasi Kemerdekaan Indonesia,
    • Mempertahankan Kemerdekaan,
    • Masa Pemerintahan Sukarno,
    • Masa Pemerintahan Suharto,
    • Reformasi.
  • Menerapkan proses berpikir sejarah, melakukan literasi sejarah, penelitian sejarah, dan menunjukkan kesadaran sejarah melalui proses inkuiri.
  • Mengevaluasi nilai-nilai sejarah agar dapat dikontekstualisasikan dalam kehidupan masa kini.

2. Keterampilan Proses

Murid mampu menerapkan keterampilan proses belajar sejarah, mencakup:

● Keterampilan Berpikir Historis

  • Berpikir diakronis (kronologis) dan sinkronis.
  • Menganalisis dan menafsirkan peristiwa sejarah.
  • Melakukan riset sejarah dan literasi sejarah.
  • Menganalisis isu kesejarahan dan mengembangkan kemampuan pengambilan keputusan.

● Mengamati

  • Mencermati fenomena sejarah terkait materi pelajaran.

● Menanya

  • Menyusun pertanyaan 5W + 1H (apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, bagaimana).

● Mengumpulkan Informasi (Heuristik)

  • Mengakses sumber primer dan sekunder: arsip, dokumen, wawancara, observasi, kuesioner.

● Menganalisis Informasi (Kritik Sumber)

  • Memverifikasi, mengecek silang, menafsirkan data dan fakta sejarah.

● Menarik Kesimpulan

  • Menarasikan temuan sejarah secara logis dan sistematis.

● Mengomunikasikan

  • Menyajikan hasil analisis sejarah dalam format lisan, tulisan, digital, atau bentuk kreatif lainnya.

● Merefleksikan dan Merencanakan Projek Lanjutan

  • Mengevaluasi pembelajaran dan merancang projek lanjutan secara kolaboratif lintas mata pelajaran.

B. Memahami CP Sejarah Fase F 2025

Penjelasan berikut membantu guru memahami arah capaian dan mengembangkannya menjadi TP dan ATP yang sesuai untuk pembelajaran sejarah tingkat lanjut.


1. Pemahaman Konsep

Pada fase ini, sejarah dipelajari secara mendalam melalui analisis kronologi dan konteks sosial-politik setiap periode. Pembelajaran sebaiknya mengarah pada:

a. Masa Penjajahan hingga Perlawanan Rakyat

Guru dapat mengajak murid menganalisis:

  • Motivasi penjajahan bangsa Barat,
  • Dampaknya terhadap kehidupan ekonomi, sosial, dan politik,
  • Bentuk dan sebab perlawanan lokal seperti Perang Diponegoro, Aceh, dan Banjar.

Kegiatan pembelajaran dapat berupa studi dokumen atau rekonstruksi peristiwa.


b. Pergerakan Kebangsaan hingga Pendudukan Jepang

Murid perlu memahami:

  • Perubahan strategi perlawanan dari fisik ke organisasi modern,
  • Peran tokoh nasional dan organisasi pergerakan,
  • Dampak pendudukan Jepang terhadap perkembangan nasionalisme.

Hasil pembelajaran dapat dituangkan dalam esai atau infografis sejarah.


c. Proklamasi dan Mempertahankan Kemerdekaan

Pembelajaran difokuskan pada:

  • Proses menuju Proklamasi,
  • Diplomasi dan pertempuran mempertahankan kemerdekaan,
  • Perjanjian internasional yang memengaruhi posisi Indonesia.

Guru dapat mendorong murid membuat timeline peristiwa penting.


d. Pemerintahan Sukarno dan Suharto

Murid perlu menganalisis:

  • Kebijakan politik dan ekonomi masa Demokrasi Liberal, Terpimpin, hingga Orde Baru,
  • Dinamika sosial pada masa-masa tersebut,
  • Pengaruh global terhadap perkembangan Indonesia.

Analisis kritis dapat dilatih melalui diskusi isu sejarah dan konteks kontemporer.


e. Reformasi dan Masa Kini

Guru dapat mengajak murid memahami:

  • Latar belakang Reformasi 1998,
  • Perubahan politik, HAM, dan demokratisasi,
  • Tantangan Indonesia pasca-Reformasi.

Pembelajaran dapat dikaitkan dengan isu aktual agar lebih relevan.


2. Keterampilan Proses

Keterampilan sejarah tidak hanya memahami fakta, tetapi juga proses ilmiah dalam meneliti masa lalu.

● Berpikir Diakronis dan Sinkronis

Murid membandingkan peristiwa berdasarkan waktu dan konteks yang bersamaan.

● Heuristik

Mencari data dari berbagai sumber dan mengevaluasi keabsahannya.

● Kritik Sumber

Murid mempelajari teknik menguji keautentikan dan kredibilitas sumber sejarah.

● Interpretasi dan Kesimpulan

Mengolah data menjadi narasi sejarah yang koheren.

● Komunikasi

Penting untuk melatih murid menyampaikan hasil analisis secara kreatif—video dokumenter, presentasi digital, poster, atau artikel sejarah.

● Refleksi dan Projek Lanjutan

Pembelajaran sejarah disarankan mengarah pada projek lintas disiplin seperti:

  • pembuatan museum mini,
  • dokumentasi sejarah lokal,
  • tur sejarah lingkungan sekitar.

Sebelum melanjutkan penyusunan perangkat ajar, silakan unduh CP, TP, dan ATP Sejarah Fase F 2025 melalui: https://download.wislah.com/


Penutup

Dengan memahami CP Sejarah Fase F 2025, guru dapat merancang pembelajaran sejarah yang tidak hanya informatif tetapi juga inspiratif. Capaian ini mendorong murid untuk berpikir kritis, meneliti secara ilmiah, serta menilai relevansi nilai-nilai sejarah bagi kehidupan masa kini. Dengan TP dan ATP yang tepat, pembelajaran sejarah menjadi wadah membentuk karakter, identitas, dan kesadaran kebangsaan generasi muda.

Related posts