Tulisan ini memuat CP (Capaian Pembelajaran) PJOK Fase E 2025 (Kelas 10) merujuk pada lampiran Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. Pada fase ini, pembelajaran PJOK diarahkan untuk mengembangkan keterampilan gerak spesifik dan kemampuan analitis murid dalam aktivitas jasmani.
Selain menekankan peningkatan kemampuan fisik, CP PJOK Fase E 2025 juga mendorong murid untuk memahami dampak aktivitas jasmani terhadap kesehatan, mengembangkan strategi kebugaran, serta mempromosikan pola hidup sehat. Murid tidak hanya bergerak, tetapi juga belajar membuat keputusan yang etis, bertanggung jawab, dan relevan dengan kebutuhan kesehatan diri dan kelompok.
A. CP PJOK Fase E 2025: Kelas 10
- Terampil Bergerak
- Menerapkan keterampilan gerak spesifik di dalam berbagai situasi gerak yang menantang;
- Mengembangkan strategi gerak untuk mendapatkan keberhasilan capaian keterampilan gerak melintasi berbagai situasi gerak yang menantang.
- Belajar Melalui Gerak
- Merefleksikan transfer strategi gerak yang telah dikuasai dalam situasi gerak yang berbeda;
- Memperagakan fair play dan mengevaluasi pengaruh perilaku etis terhadap capaian aktivitas jasmani bagi individu dan kelompok;
- Menerapkan strategi pengambilan keputusan dalam kerja tim yang mempertunjukkan keterampilan kepemimpinan dan kolaborasi.
- Bergaya Hidup Aktif
- Berpartisipasi dalam aktivitas kebugaran dan menginvestigasi dampak partisipasi yang teratur terhadap kesehatan;
- Merancang strategi peningkatan aktivitas kebugaran untuk kesehatan.
- Memilih Hidup Yang Menyehatkan
- Mengevaluasi risiko kesehatan akibat gaya hidup dan tindakan pencegahan melalui aktivitas jasmani serta mempromosikannya menggunakan berbagai media;
- Mengevaluasi pola makan sehat berdasarkan analisis kandungan gizi sesuai kebutuhan aktivitas jasmani;
- Mempraktikkan pertolongan pertama.
B. Memahami CP PJOK Fase E 2025
1. Terampil Bergerak
Pada fase ini, murid sudah mampu menunjukkan keterampilan gerak spesifik pada situasi yang lebih menantang. Misalnya, menerapkan teknik dalam olahraga permainan, atletik, atau bela diri dalam kondisi kompetitif. Guru dapat memberikan variasi aktivitas dengan tingkat kesulitan lebih tinggi untuk merangsang kemampuan adaptif dan strategi gerak murid.
2. Belajar Melalui Gerak
Murid diminta merefleksikan bagaimana strategi gerak tertentu dapat diterapkan dalam berbagai konteks aktivitas jasmani. Sikap fair play menjadi fokus utama dalam evaluasi diri dan kelompok. Mereka belajar bahwa perilaku etis, seperti menghormati lawan dan mematuhi aturan, berdampak langsung pada kualitas pertandingan dan kerja sama tim. Di sisi lain, pengambilan keputusan taktis diperkuat melalui aktivitas permainan kelompok.
3. Bergaya Hidup Aktif
Guru mendorong murid untuk terlibat dalam latihan kebugaran seperti latihan kekuatan, fleksibilitas, dan kardio. Murid kemudian menganalisis dampak aktivitas kebugaran terhadap tubuh, misalnya peningkatan kapasitas paru-paru atau penurunan risiko penyakit. Pada tahap ini, murid juga mulai merancang program kebugaran mandiri sesuai kebutuhan masing-masing.
4. Memilih Hidup Yang Menyehatkan
Pemahaman murid tentang kesehatan berkembang pada tahap ini. Mereka mengevaluasi risiko seperti pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, atau stres, kemudian merancang tindakan pencegahan. Analisis kandungan gizi pada kemasan makanan juga dipelajari untuk menyesuaikan asupan energi dengan aktivitas. Pertolongan pertama menjadi keterampilan wajib agar murid dapat merespons cedera secara tepat dan cepat.
Sebelum melanjutkan penyusunan perangkat ajar, silakan unduh CP, TP, dan ATP PJOK Fase E 2025 : Download Di Sini
Penutup
Pemahaman terhadap CP PJOK Fase E 2025 memberikan guru landasan kuat dalam merancang pembelajaran PJOK yang relevan bagi peserta didik kelas 10. Melalui penguatan keterampilan gerak, pembiasaan hidup aktif, kecakapan bekerja sama, serta kemampuan memilih hidup menyehatkan, murid dibekali kompetensi penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran secara mandiri. Pembelajaran ini menjadi fondasi bagi mereka untuk menjalani kehidupan sehat sepanjang hayat.

