Tulisan ini memuat CP (Capaian Pembelajaran) PAI Fase F 2025 (Kelas 11 dan Kelas 12) merujuk pada lampiran resmi capaian pembelajaran Pendidikan Agama Islam untuk jenjang SMA/MA/SMK/MAK. Pada fase ini, murid berada pada tahap berpikir abstrak dan analitis, sehingga pembelajaran agama diarahkan untuk membangun kedalaman pemahaman, pemikiran kritis, serta kemampuan menerapkan prinsip-prinsip Islam dalam konteks kehidupan modern.
Pembelajaran pada fase ini mencakup penguatan nilai spiritual, pengetahuan agama yang komprehensif, kesadaran etika sosial dan digital, serta pemahaman sejarah Islam yang lebih luas. Dengan memahami CP PAI Fase F 2025, guru dapat menyusun strategi pembelajaran yang tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga transformasional—membentuk murid yang bijaksana, berintegritas, dan berperan aktif dalam masyarakat.
A. CP PAI Fase F 2025 : Kelas 11 dan Kelas 12
(Bagian berikut dicantumkan sama persis sesuai dokumen asli.)
6.1. Al-Qur’an Hadis
“Memahami ayat Al-Qur’an dan hadis tentang pentingnya berpikir kritis, ilmu pengetahuan dan teknologi, memelihara kehidupan manusia, dan moderasi beragama.”
6.2. Akidah
“Memahami beberapa cabang iman (syu‘ab al-īmān), keterkaitan antara iman, Islam, dan ihsan.”
6.3. Akhlak
“Memahami manfaat menghindari penyakit sosial; Memahami adab bermasyarakat dan etika digital dalam Islam.”
6.4. Fikih
“Memahami ketentuan khotbah, tablig dan dakwah, muamalah, munakahat, dan mawāris.”
6.5. Sejarah Peradaban Islam
“Memahami peran tokoh ulama dalam perkembangan peradaban Islam di dunia dan peran organisasi-organisasi Islam di Indonesia.”
B. Memahami CP PAI Fase F 2025
Berikut adalah penjelasan mendalam mengenai setiap poin CP untuk membantu guru merancang TP (Tujuan Pembelajaran) dan ATP (Alur Tujuan Pembelajaran) yang sistematis.
1. Al-Qur’an Hadis
Fokus utama dalam elemen ini adalah:
- Ayat dan hadis yang mengajarkan pentingnya berpikir kritis.
- Dorongan Al-Qur’an terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
- Tuntunan agama untuk memelihara kehidupan manusia.
- Prinsip moderasi beragama (tawassuth, tawazun, tasamuh, dan i‘tidal).
Guru dapat:
- Menganalisis ayat ilmiah dan hadis tentang keutamaan mencari ilmu.
- Berdiskusi mengenai relevansi ayat Al-Qur’an dengan perkembangan IPTEK.
- Mengkaji contoh moderasi beragama dalam kehidupan sosial.
Arah TP & ATP:
- TP: Murid memahami ayat dan hadis yang relevan dengan pemikiran kritis, IPTEK, kehidupan, dan moderasi beragama.
- ATP: membaca → memahami → menganalisis → mengaitkan → menyimpulkan nilai.
2. Akidah
Pada aspek akidah, murid mendalami:
- Cabang-cabang iman (syu‘ab al-īmān) seperti amanah, sabar, malu, dan menuntut ilmu.
- Keterkaitan iman, Islam, dan ihsan sebagai tiga dimensi kesempurnaan beragama.
Guru dapat:
- Membuat bagan syu‘ab al-īmān dan contoh implementasinya.
- Menjelaskan posisi iman, Islam, ihsan berdasarkan hadis Jibril.
- Mengajak murid melakukan refleksi diri mengenai tingkat keimanan dan ketakwaan mereka.
Arah TP & ATP:
- TP: Murid mampu memahami hubungan iman, Islam, dan ihsan serta menunjukkan praktik syu‘ab al-īmān.
- ATP: mengenal → mendalami → mengaitkan → mempraktikkan → evaluasi diri.
3. Akhlak
Akhlak pada fase ini mencakup ruang lingkup sosial modern:
- Penyakit sosial seperti perundungan, penyalahgunaan media sosial, pergaulan bebas, dan kriminalitas remaja.
- Adab bermasyarakat, termasuk toleransi dan gotong royong.
- Etika digital dalam Islam: menjaga jejak digital, berkata baik, dan tidak menyebarkan hoaks.
Guru dapat:
- Membahas studi kasus penyakit sosial.
- Mengadakan proyek kegiatan sosial sebagai praktik adab bermasyarakat.
- Mengkaji ayat dan hadis tentang perilaku di ruang digital.
Arah TP & ATP:
- TP: Murid memahami dan mampu menerapkan akhlak dalam kehidupan sosial dan digital.
- ATP: mengenal → menganalisis → menemukan solusi → mempraktikkan → refleksi.
4. Fikih
Pada fase ini murid mendalami fikih yang berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat dan masa depan mereka:
- Khotbah, tablig, dan dakwah dalam konteks dakwah modern.
- Muamalah (jual beli, sewa, akad-akad kontemporer).
- Munakahat (pernikahan: syarat, rukun, hikmah).
- Mawāris (waris): konsep dasar dan pembagian sederhana.
Guru dapat:
- Simulasi khutbah atau ceramah pendek.
- Studi kasus muamalah modern, seperti transaksi digital.
- Menjelaskan struktur keluarga dan pembagian waris melalui diagram.
Arah TP & ATP:
- TP: Murid memahami hukum-hukum fikih terkait dakwah, muamalah, munakahat, dan waris.
- ATP: mengenal hukum → memahami → menganalisis → menerapkan contoh → menyimpulkan.
5. Sejarah Peradaban Islam
Elemen ini mengajak murid memahami:
- Peran ulama besar dunia seperti Imam Syafi‘i, Al-Ghazali, Ibnu Sina, Ibnu Khaldun, dan lainnya.
- Peran organisasi Islam di Indonesia seperti NU, Muhammadiyah, Persis, Al-Irsyad, dan lainnya dalam pendidikan, dakwah, dan sosial.
Guru dapat:
- Menyajikan profil tokoh-tokoh ulama beserta kontribusinya.
- Menggali peran organisasi Islam dalam kemerdekaan dan pembangunan bangsa.
- Mengadakan proyek penelitian kecil tentang tokoh atau organisasi tertentu.
Arah TP & ATP:
- TP: Murid mampu menjelaskan peran ulama dan organisasi Islam dalam membangun peradaban Islam dan Indonesia.
- ATP: mengenal tokoh → memahami kontribusi → mengaitkan dengan masa kini → menyajikan temuan.
Penutup
Pemahaman mendalam tentang CP PAI Fase F 2025 sangat penting untuk membekali murid kelas 11 dan kelas 12 menjadi muslim yang berilmu, kritis, dan berakhlak mulia. Capaian ini menuntun mereka untuk mengintegrasikan ajaran Al-Qur’an dan hadis, akidah, akhlak modern, fikih, serta sejarah dalam kehidupan nyata.
Dengan menerapkan pembelajaran sesuai CP PAI Fase F 2025, guru dapat membentuk generasi yang moderat, cerdas, dan berkarakter, sehingga siap berkontribusi positif baik di lingkungan sekolah, masyarakat, maupun dunia digital. Jika diperlukan penyusunan TP, ATP, atau modul ajar lengkap berdasarkan capaian ini, semuanya dapat dikembangkan lebih lanjut.

