Tulisan ini memuat CP (Capaian Pembelajaran) PAI Fase C 2025 (Kelas 5 dan Kelas 6) merujuk pada lampiran resmi capaian pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang digunakan sebagai dasar penyusunan kurikulum pada jenjang sekolah dasar kelas tinggi. Capaian pembelajaran ini memberikan arah yang jelas mengenai kompetensi yang perlu dikuasai murid dalam memahami ajaran Islam secara lebih mendalam dan aplikatif.
Pada fase ini, murid diarahkan untuk mengembangkan pemahaman keagamaan yang lebih kompleks, termasuk isu keragaman, akhlak sosial yang lebih luas, ibadah sosial seperti zakat dan sedekah, serta sejarah perkembangan Islam pada periode Madinah. Dengan memahami CP PAI Fase C 2025, guru dapat merancang pembelajaran yang menyentuh aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik murid secara seimbang.
A. CP PAI Fase C 2025 : Kelas 5 dan Kelas 6
(Bagian berikut memuat isi CP sesuai aslinya tanpa perubahan.)
3.1. Al-Qur’an Hadis
“Memahami beberapa surah pendek dan ayat Al-Qur’an serta hadis tentang keragaman.”
3.2. Akidah
“Memahami beberapa asmaulhusna, iman kepada hari akhir, qadāʾ dan qadr.”
3.3. Akhlak
“Memahami akhlak terhadap Allah Swt. dengan berdoa dan bertawakal kepada-Nya, akhlak terhadap teman, tetangga, non muslim, hewan, dan tumbuhan.”
3.4. Fikih
“Memahami puasa sunah, zakat, infak, sedekah, hadiah, makanan dan minuman yang halal dan haram.”
3.5. Sejarah Peradaban Islam
“Memahami kisah Nabi Muhammad saw. periode Madinah dan khulafaurasyidin.”
B. Memahami CP PAI Fase C 2025
Bagian berikut menjelaskan makna tiap elemen CP dan memberi gambaran bagaimana guru dapat mengembangkannya menjadi TP (Tujuan Pembelajaran) dan ATP (Alur Tujuan Pembelajaran) yang terarah.
1. Al-Qur’an Hadis
Fokus pembelajaran pada elemen ini adalah:
- Memahami surah pendek dan ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan nilai keragaman.
- Mengaitkan hadis tentang pentingnya menghargai perbedaan.
Guru dapat mengembangkan pembelajaran melalui:
- Membaca dan menghafal surah pendek seperti Al-Hujurat ayat 13.
- Mengajak murid mendiskusikan hikmah keragaman sebagai sunnatullah.
- Mengintegrasikan cerita atau permainan yang menekankan persaudaraan.
Arah TP & ATP:
- TP: Murid memahami ayat dan hadis terkait keragaman serta mampu mengambil nilai aplikatifnya.
- ATP: membaca → memahami → menganalisis → menghubungkan dengan konteks → mengamalkan.
2. Akidah
Pada fase ini murid mulai memahami konsep abstrak, seperti:
- Beberapa asmaulhusna beserta maknanya.
- Iman kepada hari akhir melalui contoh-contoh yang relevan.
- Pemahaman awal tentang qadāʾ dan qadr (ketetapan dan ketentuan Allah Swt.).
Guru dapat mengembangkan pembelajaran dengan:
- Menghafal asmaulhusna beserta contoh penerapannya.
- Mengaitkan iman kepada hari akhir dengan perilaku bertanggung jawab.
- Menjelaskan qadāʾ dan qadr melalui analogi sederhana.
Arah TP & ATP:
- TP: Murid memahami konsep akidah secara benar dan runtut.
- ATP: mengenal → memahami makna → memberikan contoh → menginternalisasi nilai.
3. Akhlak
Akhlak pada fase ini mencakup ruang lingkup sosial yang lebih luas. Murid belajar:
- Berdoa dan bertawakal kepada Allah Swt.
- Berakhlak baik terhadap teman, tetangga, dan non muslim.
- Memperhatikan kesejahteraan hewan dan keberlangsungan tumbuhan.
Guru dapat mengembangkan pembelajaran dengan:
- Pembiasaan doa harian.
- Simulasi perilaku hormat kepada tetangga dan teman non muslim.
- Kegiatan merawat tanaman atau memberi makan hewan sekolah.
Arah TP & ATP:
- TP: Murid menunjukkan akhlak terpuji kepada Allah dan lingkungan sosial.
- ATP: mengenal → mencontoh → mempraktikkan → membiasakan → refleksi.
4. Fikih
Fikih pada fase ini mencakup ibadah personal dan sosial, meliputi:
- Puasa sunah (senin kamis, ayyamul bidh).
- Zakat, infak, sedekah, dan hadiah sebagai ibadah sosial.
- Pengenalan makanan dan minuman halal dan haram.
Guru dapat:
- Mengajak murid menghitung zakat sederhana melalui simulasi.
- Menjelaskan perbedaan infak dan sedekah.
- Menggunakan studi kasus terkait makanan halal dan haram.
Arah TP & ATP:
- TP: Murid memahami ibadah sosial dan personal dalam kehidupan sehari-hari.
- ATP: mengenal konsep → contoh → praktik sederhana → pembiasaan.
5. Sejarah Peradaban Islam
Elemen ini menuntun murid untuk memahami:
- Kisah Nabi Muhammad saw. pada periode Madinah (masjid nabawi, persaudaraan muhajirin-ansar, piagam madinah).
- Perjalanan khulafaurasyidin dan kontribusi mereka bagi umat.
Guru dapat mengembangkan pembelajaran dengan:
- Cerita bergambar tentang periode Madinah.
- Proyek membuat timeline khulafaurasyidin.
- Diskusi nilai kepemimpinan para sahabat.
Arah TP & ATP:
- TP: Murid memahami kisah sejarah Islam dan mampu mengambil teladan.
- ATP: mendengar kisah → memahami konteks → menganalisis → meneladani nilai.
Penutup
Dengan memahami CP PAI Fase C 2025, guru dapat menyusun pembelajaran yang lebih bermakna dan kontekstual bagi murid kelas 5 dan kelas 6. Capaian pembelajaran ini menuntun mereka mengenal ajaran Islam secara lebih mendalam—mulai dari Al-Qur’an Hadis, Akidah, Akhlak, Fikih, hingga Sejarah Peradaban Islam.
Implementasi pembelajaran yang konsisten dengan CP PAI Fase C 2025 akan membantu membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, memiliki kepedulian sosial, serta memahami sejarah Islam sebagai sumber keteladanan. Jika diperlukan penyusunan TP, ATP, atau modul ajar lengkap berdasarkan CP ini, seluruhnya dapat disiapkan.

