CP Bahasa Indonesia Fase B 2025 (Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 3 dan Kelas 4): Menyimak, Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan, Menulis

CP SD BAHASA INDONESIA FASE B

Tulisan ini memuat CP (Capaian Pembelajaran) Bahasa Indonesia Fase B 2025 (Kelas 3 dan Kelas 4) merujuk pada Lampiran II Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor 046/H/KR/2025. Dokumen ini menjadi dasar resmi penyusunan capaian pembelajaran bagi satuan pendidikan dasar di Indonesia, khususnya dalam penguatan kompetensi literasi pada jenjang kelas III dan IV.

Pembelajaran Bahasa Indonesia Fase B dirancang untuk mengembangkan kemampuan berbahasa yang lebih kompleks dibanding Fase A. Pada fase ini, murid mulai dilatih untuk memahami ide pokok, menghasilkan teks sederhana, serta menyajikan pendapat secara santun dan terstruktur. Dengan memahami capaian pembelajaran yang ditetapkan, guru dapat mengembangkan pembelajaran yang relevan, bermakna, dan berpihak pada perkembangan murid.


A. CP Bahasa Indonesia Fase B 2025 : Kelas 3 dan Kelas 4

(Seluruh isi di bawah ini dikutip sama persis dari dokumen asli.)

2.1. Menyimak

“Memahami ide pokok suatu informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan); dan memahami isi teks sastra berbentuk teks aural.”

2.2. Membaca dan Memirsa

“Membaca kata-kata baru dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa; dan memahami ide pokok, ide pendukung, pesan, dan informasi dalam teks sastra dan nonsastra berbentuk cetak dan/atau elektronik.”

2.3. Berbicara dan Mempresentasikan

“Menyajikan pendapat dengan pilihan kata dan sikap tubuh/gestur yang sesuai, menggunakan volume dan intonasi yang tepat sesuai konteks; menanggapi diskusi sesuai tata cara; dan menceritakan kembali isi dan/atau informasi dari berbagai tipe teks yang dibaca, dipirsa, atau didengar.”

2.4. Menulis

“Menulis berbagai tipe teks sederhana dengan rangkaian kalimat yang beragam; dan menggunakan kaidah kebahasaan dan kosakata baru yang memiliki makna denotatif untuk menulis teks sesuai dengan konteks.”


B. Memahami CP Bahasa Indonesia Fase B 2025

Bagian ini membantu guru memahami makna setiap poin CP serta bagaimana mengembangkannya menjadi TP (Tujuan Pembelajaran) dan ATP (Alur Tujuan Pembelajaran) yang sistematis dan kontekstual.


1. Menyimak

Pada fase ini murid tidak hanya mendengar, tetapi mulai mengidentifikasi ide pokok dari teks yang dibacakan. Guru dapat:

  • Menggunakan teks nonsastra dan sastra (dongeng, deskripsi, dialog pendek).
  • Menuntun murid menemukan ide pokok dan informasi penting melalui pertanyaan pemandu.
  • Melatih murid menceritakan kembali dengan kalimat sendiri.

Arah penyusunan TP & ATP:

  • TP dapat diarahkan menjadi “Murid mengidentifikasi ide pokok dari teks aural secara tepat.”
  • ATP dapat disusun bertahap: mengenali informasi → menemukan ide pokok → menjelaskan ide pendukung → menyimpulkan isi teks.

2. Membaca dan Memirsa

Kemampuan membaca di Fase B berkembang dari membaca lancar menuju memahami struktur isi teks. Guru dapat mengembangkan:

  • Latihan membaca kata baru dan frasa panjang.
  • Pemahaman ide pokok dan ide pendukung.
  • Analisis sederhana melalui pertanyaan apa, siapa, dimana, mengapa, dan bagaimana.
  • Kegiatan memirsa media visual atau audiovisual—poster, video pendek, infografis.

Arah TP & ATP:

  • TP: “Murid mampu mengidentifikasi pesan utama dari teks cetak atau tayangan visual.”
  • ATP: mengenal kosakata baru → mengaitkan kata dengan konteks → memahami struktur paragraf → menyimpulkan isi bacaan.

3. Berbicara dan Mempresentasikan

Fase ini menekankan kemampuan murid berbicara secara santun, terstruktur, dan percaya diri. Guru dapat merancang kegiatan seperti:

  • Presentasi singkat tentang gambar atau bacaan.
  • Diskusi kelompok kecil yang mengajarkan tata cara berbicara sopan.
  • Simulasi menceritakan kembali informasi.

Arah TP & ATP:

  • TP: “Murid dapat menyajikan pendapat dengan kata dan intonasi yang sesuai.”
  • ATP: merespons pertanyaan → menyampaikan pendapat → presentasi terarah → presentasi sederhana dengan media.

4. Menulis

Kemampuan menulis berkembang dari kalimat sederhana menuju paragraf dengan variasi kosakata. Latihan dapat berupa:

  • Menulis pengalaman diri, deskripsi benda, atau pesan pendek.
  • Menggunakan kosakata baru sesuai konteks.
  • Mengembangkan paragraf dengan kalimat beragam.

Arah TP & ATP:

  • TP: “Murid dapat menulis teks sederhana dengan struktur kalimat bervariasi dan kosakata tepat.”
  • ATP: menulis kalimat → menulis paragraf → menulis teks sederhana berdasarkan gambar/tema → revisi teks sederhana.

Penutup

Dengan memahami CP Bahasa Indonesia Fase B 2025, guru dapat menyusun pembelajaran yang lebih bermakna, terarah, dan sesuai perkembangan murid kelas 3 dan 4. Capaian ini menjadi fondasi penting untuk menumbuhkan kemampuan berbahasa yang mencakup menyimak, membaca dan memirsa, berbicara dan mempresentasikan, serta menulis. Implementasi CP secara konsisten tidak hanya meningkatkan literasi murid, tetapi juga membentuk karakter komunikatif, percaya diri, dan kritis.

Related posts