Pengertian Qana’ah | Arti Qana’ah Adalah | Dalil Naqli Perintah Qana’ah | Bentuk Qana’ah | Hikmah Qana’ah | MAnfaat Qana’ah | Contoh Prilaku Qana’ah | Dampak Positif dalam Membiasakan Prilaku Qana’ah |
Wislah.com : Manusia adalah mahluk ciptaan Allah Swt yang paling sempurna, manusia dalam kehidupan bermasyarakat tidak akan dapat hidup sendiri atau mencukupi kebutuhan sendiri. Manusia cenderung untuk berkomunikasi, berinteraksi, dan bersosialisasi dengan manusia lainnya.
Dalam berkomunikasi, berintraksi, bersosialisasi dan bekerja sama dengan sesama mahluk di butuhkan sikap qana’ah ketika menghadapi permasalahan yang terjadi.
Ayo, simak penjelasan berikut ini tentang: Pengertian Qana’ah, Dalil Naqli Perintah Qana’ah, Bentuk dan Contoh Prilaku Qana’ah serta Dampak Positif dalam Membiasakan Prilaku Qana’ah.
Pengertian Qana’ah
Kata Qana’ah berasal dari bahasa Arab Qana’a-yaqna’u-qana’an-qanaa’atan, yang berarti suka menerima yang dibagikan kepadanya, rela.
Secara istilah Qana’ah berarti menerima keputusan Allah Swt dengan tidak mengeluh, merasa puas dan penuh keridhaan atas keputusan Allah Swt serta senantiasa tetap berusaha sampai batas maksimal kemampuannya.
Dapat diartikan pula qana’ah merasa cukup terhadap pemberian rezeki dari Allah Swt. Dengan sikap inilah maka jiwa akan menjadi tentram dan terjauh dari sifat serakah atau tamak. Orang yang bersikap qana’ah, ia rela menerima kenyataan hidup yang dialami, tidak berkeluh kesah, tidak mengangan-angan kesenangan yang diterima orang lain.
Baca Juga : Ikhtiar
Dalil Naqli Perintah Qana’ah
- Firman Allah Swt dalam al-Qur’an surah An-Nisa-32, sebagai berikut:
وَلَا تَتَمَنَّوْا مَا فَضَّلَ اللّٰهُ بِهٖ بَعْضَكُمْ عَلٰى بَعْضٍ ۗ لِلرِّجَالِ نَصِيْبٌ مِّمَّا اكْتَسَبُوْا ۗ وَلِلنِّسَاۤءِ نَصِيْبٌ مِّمَّا اكْتَسَبْنَ ۗوَسْـَٔلُوا اللّٰهَ مِنْ فَضْلِهٖ ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمًا
Artinya: “Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebagian kamu lebih banyak dari sebagian yang lain. (karena) bagi orang laki-laki ada bagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui segala sesuatu.” (QS. An-Nisa (4):32).
- Firman Allah Swt dalam surah Hud ayat 6, sebagai berikut:
وَمَا مِنْ دَاۤبَّةٍ فِى الْاَرْضِ اِلَّا عَلَى اللّٰهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۗ كُلٌّ فِيْ كِتٰبٍ مُّبِيْنٍ
Artinya: “Dan tidak ada suatu binatang melatapun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).” (QS. Hud (11):6).
- Hadis Nabi Saw diriwayatkan oleh Muslim: “Dari Abdullah bin Umar, Rasulullah Saw. bersabda: “Sesungguhnya beruntung orang yang masuk Islam, mendapat rizki secukupnya dan ia merasa cukup dengan apa yang telah diberikan Allah kepadanya.” (HR. Muslim).
Baca Juga : Tawakal
Bentuk dan Contoh Perilaku Qana’ah
Qanaah bukan berarti diam berpangku tangan dan bermalas-malasan tidak mau meningkatkan kesejahteraan hidup tapi sesungguhnya orang yang qana’ah adalah orang yang sangat kuat dan bersahaja, dia giat berusaha sekuat tenaga untuk mendapatkan yang dicita-citakan. Namun apabila menemui kegagalan dia tidak pernah berputus asa dan kecewa, bahkan ia selalu sabar dan husnuzhan dengan keputusan Allah, karena dia punya keyakinan bahwa di balik semua peristiwa dalam hidup pasti ada hikmahnya.
Beruntunglah orang-orang yang selalu merasa cukup dengan apa yang telah diberikan Allah kepadanya. Ciri-ciri perilaku yang mencerminkan sikap qana’ah adalah:
- Tidak pernah mengeluh dalam menghadapi kenyataan hidupnya.
- Merasa senang dengan apa yang ia miliki.
- Tidak marah bila melihat orang lain sukses.
- Rela dengan apa yang menjadi hak orang lain.
- Ikut senang bila melihat orang lain sukses.
Dampak Positif dalam Membiasakan Sikap Qana’ah
Untuk membiasakan diri bersikap qana’ah, maka ada beberapa hal yang bisa dilakukan antara lain:
- Dalam urusan dunia kita melihat orang yang di bawah kita, sedangkan untuk urusan akhirat kita melihat yang di atas kita.
- Sering bergaul dengan orang tuna grahita, tunanetra dan orang miskin.
- Membeli sesuatu sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya.
- Tidak sering memperhatikan orang yang lebih kaya, agar kita tidak merasa kurang.
- Mensyukuri setiap rezeki dan kondisi yang kita terima tanpa banyak mengeluh.
Dampak positif dari perilaku membiasakan sikap qana’ah adalah:
- Jiwa dan pikiran lebih tenang, karena terbebas dari rasa iri dan dengki.
- Disukai setiap orang, karena semua orang akan merasa aman dan nyaman berada di sekelilingnya.
- Mendapatkan kebahagiaan dunia dan akherat.
- Terhindar dari sifat tamak.
- Terhindar dari ancaman siksa yang berat.
Baca Juga : Syukur






