Nabi Sulaeman As : Kisah dan Keteladanan

Nabi Sulaeman As : Kisah dan Keteladanan

Wislah.com : Banyak pelajaran  yang bisa kita ambil dari kisah dan teladan para kekasih Allah Swt. Pada posting kali ini, kita akan membahas tentang materi Nabi Sulaeman As.

Semoga penjelasan singkat yang akan dipaparkan, bermanfaat dan menjadi bekal dalam mempelajari, memahami, mensuri tauladani dalam kehidupan sehari-hari tentang kisah dan teladan Nabi Sulaeman As.

Mari kita simak penjelasannya sampai selesai. Tentang Kisah Nabi Sulaeman As dan Keteladanan Nabi Sulaeman As


Kisah Nabi Sulaiman As.

Nabi Sulaiman bin Dawud adalah seorang nabi yang diberikan keistimewaan oleh Allah Swt untuk memahami bahasa binatang, sesuai dengan firman Allah Swt Surah An-Naml ayat 18-26. Di antara karunia besarnya adalah:

  1. Mengetahui bahasa semua binatang.
  2. Nabi yang paling kaya di antara manusia sepanjang sejarah peradaban.
  3. Mempunyai pasukan yang paling kuat dalam sejarah manusia, yaitu pasukan manusia dan para jin yang bekerja menuruti perintahnya.
  4. Beliau juga dapat mengendarai angin sesuai perintahnya. Kemampuan mengendarai angin ini merupakan kendaraan yang paling cepat di antara kendaraan manapun. Walaupun kekuasaannya yang sangat agung dan besar seakan tidak terbatas, hal ini membuat Nabi Sulaiman As merasa rendah hati di hadapan makhluk-Nya yang lain.

Baca Juga : Kisah dan Keteladanan Nabi Nuh As


Keteladan Nabi Sulaeman

Nabi Sulaiman As memiliki kekuasaan yang sangat agung dan besar seakan tidak terbatas, walaupun demikian. Hal ini membuat Nabi Sulaiman As merasa rendah hati di hadapan makhluk-Nya yang lain. Diantaranya adalah:

  • Rasa malu pada Allah Swt
  • Mau berdialog dengan rakyat kecil
  • Nabi sulaiman senang bekerja sebagai wujud syukur
  • Juga kehebatan kekhusyu’an shalat Nabi Sulaiman As

Beberapa tafsir menyebutkan bahwa meninggalnya Nabi Sulaiman adalah ketika beliau sedang berdiri melaksanakan shalat. Dalam keadaan berdiri, ruhnya diambil oleh Allah Swt dan beliau sedang berdiri memegang sambil bersandar pada tongkatnya, ia berdiri dalam posisi meninggal selama satu tahun, dan pasukannya yang juga terdiri dari jin-jin dan setan tidaklah mengetahui kalau Nabi Sulaiman As telah meninggal bahkan sudah selama satu tahun. Sehingga tongkat yang dipakai bersandar itu rapuh dimakan rayap, saat itulah Nabi Sulaiman As tersungkur jatuh, dan saat itulah para jin sadar bahwa Nabi Sulaiman As telah meninggal.

  • Nabi yang Memiliki Kecerdasan Tinggi.
  • Nabi yang Memiliki Sifat Rendah Hati.
  • Nabi yang memiliki Rasa Kasih Sayang Terhadap Sesama Mahluk Allah Swt.
  • Nabi yang Suka Musyawarah.

Baca Juga : Kisah dan Keteladanan Nabi Musa As

Related posts