6 Pengertian Berpikir Positif, Indikator (Ciri), Aspek, Manfaat, Langkah (Tahapan) dan Faktor yang Mempengaruhi Berpikir Positif

Berpikir Positif

Berpikir Positif Adalah | Pengertian Berpikir Positif Menurut Para Ahli | Indikator (Ciri) Berpikir Positif | Aspek Aspek Berpikir Positif | Manfaat Berpikir Positif | Langkah (Tahapan) Berpikir Positif | Faktor yang Mempengaruhi Berpikir Positif |   

Pengertian Berpikir Positif Menurut Para Ahli

Berikut adalah beberapa pengertian berpikir positif menurut para ahli yang dikutip dari beberapa sumber :

  1. Menurut Susetyo Pengertian Berpikir Positif adalah kemampuan berpikir seseorang untuk memusatkan perhatian pada sisi positif dari keadaan diri, orang lain, dan situasi yang dihadapi. Berpikir positif tidak akan datang dengan sendirinya melainkan sebuah keterampilan yang harus dipelajari.
  2. menurut Peale Pengertian Berpikir Positif adalah cara seseorang beranjak mengatasi masalah dengan menekankan pada sisi positif dari kekuatan atau diri sendiri.
  3. Menurut Najati Pengertian Berpikir Positif adalah kemampuan berpikir yang dimiliki oleh manusia akan membantunya dalam mengkaji dan meneliti berbagai peristiwa, menarik kesimpulan secara induktif, serta membuat kesimpulan secara deduktif. Dengan adanya kemampuan berpikir itu maka Allah mempercayakan kepada manusia untuk mengemban amanah kekhalifahan di bumi.
  4. Menurut Elfiky Pengertian Berpikir Positif adalah sumber kekuatan dan sumber kebebasan. Dikatakan sumber kekuatan karena bisa membantu seseorang memikirkan solusi sampai mendapatkannya sehingga seseorang bertambah mahir, percaya dan kuat. Dikatakan sumber kebebasan karena mampu membebaskan seseorang dari kungkungan pikiran negatif serta pengaruhnya pada fisik.
  5. Menurut Andrea Pengertian Berpikir Positif adalah sikap mental yang melibatkan proses memasukkan pikiran-pikiran, kata-kata, dan gambaran- gambaran yang konstruktif bagi perkembangan pikiran. Dengan demikian, pikiran positif akan melahirkan kebahagiaan, sukacita, kesehatan, serta kesuksesan dalam setiap situasi dan tindakan.
  6. Menurut Quilliam Berpikir positif lebih luas dari pada pikiran itu sendiri, yang mencakup pendekatan menyeluruh terhadap kehidupan. Dalam situasi apapun selalu berfokus pada hal-hal positif, berpikir baik pada diri sendiri dan bukan merendahkan diri, berpikir baik pada orang lain dan menghadapinya secara positif, berharap yang terbaik dari dunia dan percaya pada apa yang akan diberikannya.

Indikator (Ciri) Berpikir Positif

Berikut adalah beberapa penjelasan tentang Indikator atau Ciri Ciri Orang yang Berpikir Positif :

Percaya diri.

Bila seseorang memiliki pikiran yang positif maka ia akan yakin pada dirinya sendiri serta pada orang lain. Berkat pikiran yang positif seseorang menjadi lebih berkeinginan untuk mencoba hal-hal yang baru serta mencoba berbagai kesempatan.

Inisiatif.

Percaya diri juga menjadikan seseorang sebagai pribadi yang penuh inisiatif. Keyakinan bahwa hidup ini positif dapat menimbulkan keinginan kuat di dalam diri untuk mencoba hal-hal yang baru.

Ketekunan.

Bila seseorang yakin bahwa hal-hal yang positif akan terjadi maka orang itu akan tetap tekun berusaha hingga hal-hal positif itu benar-benar muncul. Bahkan bila ada berbagai halangan sekalipun akan tetap pantang mundur.

Kreativitas.

Jika pikiran seseorang tertuju pada hal-hal positif maka akan tumbuh keinginan besar pada diri orang itu untuk terus menyelidiki, bertanya, serta mencari tantangan-tantangan baru.

Kepemimpinan.

Belajar untuk menjadi pemimpin besar membutuhkan proses yang lama namun bisa dimulai dari hubungan dengan orang lain. Orang tidak akan mau mengikuti seseorang yang tidak mereka sukai, kalaupun ikut tidak untuk jangka waktu yang lama. Dan jarang sekali dijumpai orang yang benar-benar menyukai orang-orang yang negatif.

Perkembangan.

Jika kita berpikir positif banyak pintu terbuka lebar bagi kita. Salah satu yang paling utama adalah pintu peluang untuk tumbuh berkembang. Sikap yang baik akan membuat haus perkembangan.

Kemampuan menghasilkan sesuatu.

Tidak aka nada yang dapat menghentikan orang yang bermental positif untuk mencapai tujuannya. Sebaliknya, tak ada sesuatu pun di dunia ini yang dapat membantu seorang yang sudah bermental negatif. Yang perlu digaris bawahi adalah seseorang yang berpikiran positif pasti mampu menghasilkan sesuatu.

Aspek Aspek Berpikir Positif

Berikut adalah beberapa penjelasan tentang aspek aspek dalalm berpikir positif ;

  • Harapan yang positif (positive expectation)

Ketika individu mendapatkan masalah, maka aspek harapan yang positif akan mengarahkan pikirannya untuk melakukan sesuatu dengan lebih memusatkan perhatiannya pada kesuksesan, optimisme, pemecahan masalah, menjauhkan diri dari perasaan takut gagal, serta memperbanyak penggunaan kata- kata yang mengandung harapan, seperti: “saya dapat melakukannya”, “mengapa tidak”, dan sebagainya.

  • Afirmasi diri (self affirmation)

Dengan aspek afirmasi diri ini, ketika seseorang mendapat masalah maka dia akan lebih memusatkan perhatiannya pada kekuatan diri, kepercayaan diri dan melihat dirinya secara positif dengan dasar pikiran bahwa setiap individu sama berartinya dengan orang lain.

  • Pernyataan yang tidak menilai (non judgment talking)

Suatu pernyataan yang lebih menggambarkan keadaan dari pada menilai keadaan dan tidak fanatik dalam berpendapat. Pernyataan yang tidak menilai ini bertujuan sebagai pengganti pada saat seseorang cenderung memberi pernyataan atau penilaian yang negatif. Aspek ini akan sangat berperan ketika seseorang menghadapi keadaan yang cenderung negatif.

  • Penyesuaian diri yang realistis (reality adaptation)

Dengan aspek penyesuaian diri yang realistis ini, seseorang yang menghadapi masalah akan berusaha untuk menyesuaikan diri dengan kenyataan yang terjadi. Dia akan menerima masalah dan berusaha menghadapinya, menjauhkan diri dari penyesalan, frustrasi dan menyalahkan diri.

Manfaat Berpikir Positif

Berikut adalah beberapa penjelasan tentang beberapa manfaat berpikir positif :

  • Mengurangi Stres dan Mencegah Depresi

Dari aspek psikologis, sikap yang menunjukkan negatif dan cenderung pesimis bisa menyebabkan stres dan depresi. Sehingga untuk mengatasinya, kamu perlu mengubah sudut pandangmu dalam melihat segala sesuatu. Selalu lihat kemungkinan sisi positif dan kebaikan dari perspektif yang berbeda. Jika kamu mulai terbiasa berpikir positif, kamu akan merasakan perubahan mood, emosi, dan pikiran yang lebih baik. Tekanan akibat stres dan depresi pun bisa jauh berkurang.

  • Memperkuat imun Tubuh

Cegah penyakit fisik dengan sering berpikir positif. Hal ini sesuai studi yang dilansir dari John Hopkins Medicine, bahwa pikiran negatif dapat menyebab imun tubuh melemah. Sebaliknya, jika ingin kekebalan tubuh aktif, sering-seringlah menjaga kesehatan pikiran dengan bersyukur dan mengisinya dengan hal-hal positif bagi jiwa.

  • Tidak Mudah Sakit

Kesehatan mental yang selalu optimal tak lepas dari pikiran positif dalam keseharian. Penuhi pikiranmu dengan hal-hal menyenangkan dan kelilingi dirimu bersama orang-orang yang membuatmu merasa nyaman. Jauhi mereka yang toxic. Dengan begitu, kamu akan merasakan manfaat seperti tubuh yang kuat, lebih cepat sembuh setelah sakit, masa pemulihan fisik yang relatif singkat, dan memiliki imunitas tubuh lebih baik dari penyakit berbahaya.

  • Lebih Kuat Menghadapi Krisis

Berpikir positif mampu membuatmu bertahan lebih kuat ketika mengalami kondisi terpuruk atau hancur akibat masalah yang dihadapi. Kamu juga cenderung mampu melihat potensi untuk bangkit dari krisis dan trauma, serta mampu mencari solusi untuk mengatasi kesulitan.

  • Lebih Mudah Menerapkan Pola Hidup Sehat

Mampu berpikir positif juga berdampak signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik. Misalnya berkaitan dengan pola hidup sehat. Kamu pun bisa melihat apa saja yang berpotensi membahayakan diri, mampu mengurangi kebiasaan buruk, gaya hidup tak sehat, serta bisa memilih menerapkan pola hidup positif untuk kesehatan jiwa dan fisik.

Langkah (Tahapan) Berpikir Positif

Berikut adalah beberapa penjelasan tentang langkah (tahapan) dalam berpikir positif :

  • Kuasai pikiran dengan penuh keyakinan.
  • Tetapkan pikiran pada apa yang diinginkan.
  • Singkirkan semua pikiran negatif.
  • Berikan sugesti positif pada diri sendiri.
  • Selalu bertoleransi.
  • Gunakan kekuatan doa.
  • Tetapkan tujuan.

Faktor yang Mempengaruhi Berpikir Positif

Berikut adalah beberapa penjelasan tentang faktor faktor yang mempengaruhi berpikir positif :

Religiusitas Agama

dapat membantu individu mendapatkan penyembuhan dari penyakit-penyakit pikiran, hati, jiwa, dan tubuh. Agama dapat menyingkirkan ketakutan, kebencian, kesakitan, kekalahan moral, sehingga dapat memberi kekuatan dengan kesehatan, kebahagiaan, dan kebaikan.

Kepercayaan Diri

Individu yang mampu mempercayai dirinya sendiri dapat dengan mudah berikir positif terhadap kondisi yang sedang dihadapinya. Kepercayaan diri yang mantap dapat membuat individu menarik keberhasilan itu ke arah dirinya.

Dukungan Sosial Individu

membutuhkan dukungan dari orang-orang di sekitarnya untuk dapat menimbulkan perasaan dibutuhkan dan diinginkan yang akan membawa individu pada pemikiran yang positif terhadap dirinya sendiri.

Faktor Etnosentris

Faktor etnosentris adalah sifat-sifat yang dimiliki oleh suatu kelompok atau suatu area yang menjadi ciri khas dari kelompok atau ras tersebut yang berbeda dengan kelompok atau ras lainnya. Faktor etnosentris ini berupa keluarga, status sosial, jenis kelamin, agama, kebangsaan dan budaya. Hal-hal tersebut akan membentuk kecenderungan cara berpikir yang sama di antara individu-individu dalam kelompok sosial yang sama.

Faktor Egosentris

Faktor egosentris adalah sifat-sifat yang dimiliki tiap individu yang didasarkan pada fakta bahwa tiap pribadi itu lain. Faktor egosentris ini akan membedakan cara berpikir individu yang satu dengan lainnya, karena adanya keunikan pribadi masing-masing individu.

Related posts