Bersosial Media dalam Pandangan Islam: Pengertian, Jenis, Dampak, Adab dan Tata Cara.

  • Whatsapp
Bersosial Media dalam Pandangan Islam

Wislah.com : Kemajuan ilmu teknologi dan informasi membuat manusia mudah didalam mengakses informasi dan melakukan aktivitas misalnya dalan bersosial media, menjual barang, dan lain-lain.

kemudahan dalam bersosial media tersebut mendorong kita untuk jeli dalam menerima informasi. lalu bagaimana bersosial media dalam pandangan islam?

Nah. Mari simak penjelasan tentang Pengertian Media Sosial, Jenis-Jenis Media Sosial, Dampak Media Sosial, Adab Menggunakan Media Sosial dan Tata Cara Penggunaan Media Sosial

Pengertian Media Sosial

“Media sosial secara bahasa adalah alat atau saran komunikasi misalnya: koran, majalah, radio televisi, film, poster, dan spanduk. sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia online (https://kbbi.web.id/media).

Menurut Mc Graw Hill Dictionary  media sosial adalah sarana yang digunakan oleh orang-orang untuk berinteraksi satu sama lain dengan cara menciptakan, berbagi, serta bertukar informasi dan gagasan dalam sebuah jaringan dan komunitas virtual. Atau dengan kata lain media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual.”

Jenis-Jenis Media Sosial

Andreas M. Kaplan dan Michael Haenlein membagi berbagai jenis media sosial ke dalam 6 (enam) jenis, yaitu :

  1. Collaborative projects memungkinkan adanya kerjasama dalam kreasi konten yang dilakukan oleh beberapa pengguna secara simultan, misalnya adalah Wikipedia. Beberapa situs jenis ini mengizinkan penggunanya untuk melakukan penambahan, menghilangkan, atau mengubah konten.
  2. Blogs merupakan salah satu bentuk media sosial yang paling awal yang tumbuh sebagai web pribadi dan umumnya menampilkan date-stamped entries dalam bentuk kronologis.
  3. Content communities memiliki tujuan utama untuk berbagi konten media diantara para pengguna, termasuk didalamnya adalah teks, foto, video, dan powerpoint presentation.
  4. Social networking sites memungkinkan para pengguna untuk terhubung dengan menciptakan informasi profil pribadi dan mengundang teman serta kolega untuk mengakses profil dan untuk mengirim surat elektronik serta pesan instan. Profil pada umumnya meliputi foto, video, berkas audio, blogs dan lain sebagainya. Contoh dari social networking sites adalah Facebook, MySpace, dan Google+.
  5. Virtual games worlds merupakan platform yang mereplikasi lingkungan ke dalam bentuk tiga dimensi yang membuat para pengguna tampil dalam bentuk avatar pribadi dan berinteraksi berdasarkan aturan-aturan permainan.
  6. Virtual sosial worlds memungkinkan para inhabitan untuk memilih perilaku secara bebas dan untuk hidup dalam bentuk avatar dalam sebuah dunia virtual yang sama dengan kehidupan nyata. Contohnya adalah Second Life.

Baca Juga : Pemasaran Online

Dampak Media Sosial

Dampak Positif

Baca Juga :   Taubat : Pengertian, Hakikat, Syarat, Kedudukan dan Keutamaan

Diantara dampak positif penggunaan media sosial adalah:

  1. Bisa dimanfaatkan untuk media promosi atau iklan dan pemberitahuan secara up to date dan manfaat hiburan lainnya seperti komunitas. kuis, game, dan lain-lain yang bisa menambah pengetahuan kita tentang teknologi maupun hal umum.
  2. Sebagai sarana untuk mengembangkan keterampilan dan sosial
  3. Dengan menggunakan jejaring sosial, kita bisa berkomunikasi dengan siapa saja, bahkan dengan orang yang belum kita kenal sekalipun dari berbagai penjuru dunia. Kelebihan ini bisa kita manfaatkan untuk menambah wawasan, bertukar pikiran, saling mengenal budaya dan ciri khas daerah masing-masing.
  4. Dapat belajar mengembangkan keterampilan teknis dan social yang sangat dibutuhkan di zaman digital seperti sekarang ini. Mereka akan belajar bagaimana cara beradaptasi,bersosialisai dengan public dan mengelola jaringan pertemanan.
  5. Memperluas jaringan pertemanan, anak dan remaja akan menjadi lebih mudah berteman dengan orang lain di seluruh dunia, meski sebagian besar diantaranya belum pernah mereka temui secara langsung.
  6. Situs jejaring social membuat anak dan remaja menjadi lebih bersahabat, perhatian, dan empati, misalnya memberi perhatian saat ada teman mereka yang ulang tahun, mengomentari foto, video dan status teman mereka, menjaga hubungan persahabatan meski tidak dapat bertemu secara fisik.
  7. Media pertukaran data : dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web : jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.
  8. Media untuk mencari informasi atau data : perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat.
  9. Kemudahan memperoleh informasi : kemudahan untuk memperoleh informasi yang ada di internet banyak membantu manusia sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi. Selain itu internet juga bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain.
  10. Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan : Dengan kemudahan ini, membuat kita tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran atau penjualan karena dapat di lakukan lewat internet.

Dampak Negatif

Disamping dampak positifnya, media sosial juga berpengaruh negatif jika tidak digunakan sesuai norma dan aturan yang ada. Diantara dampak negatif dari media sosial antara lain:

  1. Kecanduan, situs jejaring sosial seperti Facebook atau MySpace juga bisa membahayakan kesehatan karena memicu orang untuk mengisolasikan diri. Meningkatnya pengisolasian diri dapat mengubah cara kerja gen, membingungkan respons kekebalan, level hormon, fungsi urat nadi, dan merusak performa mental.
  2. Berkurangnya perhatian terhadap keluarga.
  3. Tergantikannya kehidupan sosial.
  4. Tersebarnya data penting yang tidak semestinya.
  5. Membuat prestasi pelajar semakin menurun.
  6. Tumbuhnya sikap hedonisme dan konsumtif.
  7. Seseorang yang menghabiskan waktunya di depan komputer akan jarang berolahraga sehingga kecanduan aktivitas ini dapat menimbulkan kondisi fisik yang lemah, bahkan obesitas.
  8. Kerusakan fisik juga sangat mungkin terjadi. Bila menggunakan mouse atau memencet keypad ponsel selama berjam-jam setiap hari, seseorang dapat mengalami cedera tekanan yang berulang-ulang. Penyakit punggung juga merupakan hal yang umum terjadi, pada orang-orang yang menghabiskan banyak waktu duduk di depan meja komputer.
  9. Media elektronik, seperti komputer, laptop, atau handphone (ponsel) juga menghancurkan secara perlahan-lahan kemampuan anak-anak dan kalangan dewasa muda untuk mempelajari kemampuan sosial dan membaca bahasa tubuh.
  10. Kejahatan dunia maya (cyber crime). Seiring berkembangnya teknologi, berkembang pula kejahatan. Didunia internet, kejahatan dikenal dengan nama cyber crime. Kejahatan dunia maya sangatlah beragam. Diantaranya, carding, hacking, cracking, phising, dan spamming.
  11. Dengan menganggap kebebasan berpendapat dan berekpresi dalam Media sosial, menjadikannya media tersebut seperti privasi padahal apa yang kita informasikan bisa dilihat oleh orang lain maupun orang yang telah ada dalam daftar pertemanan kita padahal tidak kita tidak bisa menjamin orang orang tersebut sebaik yang kita inginkan.
  12. Situs jejaring social akan membuat anak dan remaja lebih mementingkan diri sendiri. Mereka menjadi tidak sadar akan lingkungan sekitar mereka, karena kebanyakan menghabiskan waktu di internet.
  13. Bagi anak dan remaja, tidak ada aturan ejaan dan tata bahasa di jejaring social.
  14. Pornografi; Anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi, memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela. Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen browser melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis home page yang dapat di akses. Di internet terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal.
  15. Penipuan; Hal ini memang merajalela di bidang manapun. Internet pun tidak luput dari serangan penipu. Cara yang terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini atau mengkonfirmasi informasi yang Anda dapatkan pada penyedia informasi tersebut.
  16. Meluasnya perjudian.

Baca Juga : Era Globalisasi

Adab Menggunakan Media Sosial

Media Sosial dalam Pandangan Islam Ajaran Islam terkait etika bermedia sosial sudah ada. Setidaknya terdapat beberapa etika dalam bermedia sosial, antara lain:

  1. Tabayyun (cek dan ricek). Dalam al-Qur’an surah Al-Hujarat ayat 6 disebutkan panduan bagaimana etika serta tata cara menyikapi sebuah berita yang kita terima “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” (QS. Al-Hujurat [49]:6).
  2. Menyampaikan informasi dengan benar.
  3. Haram menebar fitnah, kebencian, dan lainnya. Fatwa MUI No 24 Tahun 2017 mengenai Hukum dan Pedoman Bermuamalah Melalui Media Sosial. Dalam fatwa itu, ada lima poin larangan menggunakan medsos: (a) Melakukan ghibah; fitnah, namimah (adu-domba); dan menyebarkan permusuhan. (b) Melakukan bullying, ujaran kebencian, dan permusuhan berdasarkan suku, ras. atau antara golongan. (c) Menyebarkan hoax serta informasi bohong meskipun dengan tujuan baik, seperti info tentang kematian orang yang masih hidup. (d) Menyebarkan materi pornografi, kemaksiatan, dan segala yang terlarang secara syari’. (f) Menyebarkan konten yang benar tetapi tidak sesuai dengan tempat atau waktunya.
  1. Media sosial digunakan untuk amar ma’ruf nahi munkar yang menjamin dan mengatur kebebasan ekspresi.
Baca Juga :   Koperasi : Pengertian, Sifat, Tujuan, Manfaat, Ciri, dan Macam

Tata Cara Penggunaan Media Sosial

  1. Untuk pelajar, dapat memanfaatkan Facebook untuk metode pembelajaran online sehingga belajar dan mengajar tidak monoton dan lebih fun.
  2. Kita perlu belajar menggunakan jaringan internet secara bijak sehingga kita tidak menjadi orang yang mencandu akan jejaring sosial. Sebaiknya para pengguna situs jejaring sosial ini tidak harus berhenti total untuk tidak menikmati situs tersebut, namun lebih bijak kalau secara perlahan untuk menguranginya yaitu dengan mengurangi jam bermain Facebook, Twitter, dan lain – lain.
  3. Membuat group untuk sarana diskusi pelajaran.
  4. Berbagi informasi penting, misalnya dengan mempostingkan link, membuat status, atau notes yang berisi tentang suatu informasi yang berguna.
  5. Menyalurkan hobi menulis dengan menggunakan fasilitas note.
  6. Memanfaatkan Facebook untuk media penyimpanan data. Seperti video, mp3 dan foto.
  7. Implementasikan sosial media dengan baik dan benar, gunakan peluang yang ada sebagai sarana yang positif.

Related posts