Resensi Buku | Pengertian Resensi Buku | Pengertian Resensi Buku Menurut Para Ahli | Tujuan Resensi Buku | Jenis-Jenis Resensi Buku | Tahapan Menulis Resensi Buku |
Pengertian Resensi Buku
Resensi berasal dari kata kerja revidere atau resencer yang artinya melihat kernbali, menilai atau menimbang. Arti yang sama untuk istilah itu dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah review. Tiga istilah itu mengacu pada hal yang sama yakni mengulas sebuah buku.
Pengertian Resensi Buku Menurut Para Ahli
- Keraf mengatakan, resensi adalah suatu tulisan atau ulasan mengenai nilai karya sastra atau buku.
- Hasnun menuliskan bahwa resensi adalah: membaca dengan cermat dan teliti terhadap buku karya yang diresensi untuk mendapatkan pokok persoalan, kalimat demi kalimat sampai kepada masing-masing alinea, mencatat identitas buku yang dibaca. Seperti judul buku, nama pengarang, nama penerbit, tempat dan tahun terbit, tebal buku, mencermati setiap kalimat, untuk mendapat pokok kalimat/ inti kalimat, menjelaskan macam atau jenis buku yang diresensi, meresensi memaparkan secara objektif tentang kelebihan dan kekurangan buku atau karya yang diresensi dan memberi judul dalam sebuah resensi boleh sesuai dengan buku, boleh juga di luar judul buku, tetapi tetap dalam konteks buku tersebut.
- Samad mengatakan, sebenarnya resensi cukup luas, apabila diklasifikasikan dalam bidang garapan resensi, yaitu: buku, baik fiksi atau non fiksi, pementasan seni, seperti film, sinetron, tari, drama, musik atau kaset dan pameran seni, baik seni lukis maupun seni patung.
Tujuan Resensi Buku
Menyampaikan kepada para pembaca apakah sebuah buku atau hasil karya itu patut mendapat sambutan dari masyarakat atau tidak.
Jenis-Jenis Resensi Buku
- Deskriptif, yaitu menggambarkan dan menjelaskan tentang karya seseorang secara menyelurnh, baik dari segi isi, penulisannya, maupun penciptanya (creator). Resensi deskriptif ini tidak sampai pada penilai kritik (bagus/tidak) si penulis terhadap karya yang dia resensi. Dia hanya menjelaskan secara singkat tentang isi, proses, dan pencipta sebuah karya.
- Deskriptif evaluatif, yaitu melakukan penilaian terhadap sebuah karya lebih dalam dari yang pertama. Dia tidak hanya menggambarkan, tapi menilai sebuah karya secara keseluruhan dengan kritis dan argumentatif, sehingga ada simpulan pada akhir resensi, apakah karya yang diresensi baik kualitasnya atau tidak.
- Deskriptif komparatif, resensi ini lebih sulit di antara ketiganya. Jenis ini mencoba melakukan penilaian pada sebuah karya dengan cara membandingkan karya orang lain yang memiliki kesamaan atau keterkaitan secara isi dan materi. Disebut sulit, sebab lain membutuhkan analisa mendalam dan kritis, resensi jenis ini membutuhkan pengetahuan dan wawasan luas. Tidak hanya satu karya yang harus dia pahami namun karya-karya lain yang berhubungan dengan karya yang dia resensi harus pula dia pahami.
Unsur-Unsur Resensi Buku
- Membuat judul resensi, judul yang menarik dan benar-benar menjiwai seluruh tulisan atau inti tulisan, tidak harus ditetapkan terlebih dahulu. Judul dapat dibuat sesudah resensi selesai. Yang perlu diingat judul resensi selaras dengan keseluruhan isi resensi.
- Menyusun data buku, data buku biasanya disusun sebagai berikut:
- Judul buku (kalau buku itu termasuk buku hasil terjemahan harus dituliskan judul aslinya)
- Pengarang (kalau ada tulis nama penerjemah, editor, atau penyunting buku)
- Penerbit
- Tahun penerbitan beserta cetakan ke berapa
- Tebal buku
- Harga buku jika diperlukan
- Membuat pembukuan
- Memperkenalkan siapa pengarangnya, karyanya berbentuk apa saja, dan prestasi apa saja yang diperoleh
- Membandingkan dengan buku sejenis yang sudah ditulis, baik oleh pengarang sendiri maupun oleh pengarang lain
- Memaparkan kekhasan atau sosok pengarang
- Memaparkan keunikan buku
- Merumuskan tema buku
- Mengungkapkan kritik terhadap kelemahan buku
- Mengungkapkan kesan terhadap buku
- Memperkenalkan penerbit
- Mengajukan pertanyaan
- Membuka dialog.
- Tubuh atau isi pernyataan resensi buku Tubuh atau isi pernyataan resensi biasanya memuat hal di bawah Ini :
- Sinopsis atau isi buku secara bernas dan kronologis
- Ulasan singkat buku dengan kutipan secukupnya
- Keunggulan buku
- Kelemahan buku
- Rumusan kerangka buku
- Tinjauan bahasa (mudah atau berbelit-belit)
- Adanya kesalahan cetak
- Penutup resensi buku Bagian penutup, biasanya berisi buku itu penting unhtk siapa dan mengapa
Tahapan Menulis Resensi Buku
Untuk resensi buku, berikut beberapa kiat yang bisa membantu kita untuk mempermudah penulisannya.
- Baca isi buku dengan pemahaman keilmuan yang kita miliki. Seorang yang tidak menguasai teori sastra sama sekali, jelas akan kesulitan menganalisa buku sastra. Apakah peresensi harus seorang ahli/ilmuwan? Tentu tidak. Tapi minimal menguasai dasar-dasar suatu ilmu pengetahuan yang ada dalam isi buku tersebut
- Presensi yang baik seyogianya membaca isi buku secara lengkap, jika perlu berulang-ulang dan membandingkan dengan beberapa buku serupa. Tapi ini akan merepotkan dan menghabiskan energi. Peresensi yang demikian biasanya untuk penulisan jenis resensi kritik. Untuk jenis resensi informatif atau deskriptif, kita hanya mencari bagian-bagian point of view dari tema buku, termasuk kata pengantar dan epilog. Namun demikian, hanya bisa diterapkan untuk mengulas buku ilmiah yang mana bab per babnya disusun secara baku dan teratur. Untuk buku jenis novel jelas tidak bisa diterapkan
- Pilih tema pokok yang ingin anda jelaskan dalam resensi. Point of view atau angle tidak boleh lebih dari satu. Hal ini untuk menghindari melebarnya pembahasan dari tema pokok
- Kutip beberapa materi dari isi buku sebagai data ulasan
- Berikan penjelasan pada lead tulisan secara singkat dan deskriptif isi buku
- Materi isi buku dijabarkan pada bagian struktur/badan penulisan
- Akhiri penulisan dengan komentar singkat. Peresensi yang baik akan menyanjung dan mengkritik secara objektif dan proporsional. lngat, posisi peresensi dalam hal ini adalah sama dengan seorang ilmuan. Tak boleh subjektif dan distortif dalam penyampaian ulasan.






