Ringkasan | Pengertian Ringkasan | Manfaat Membuat Ringkasan | Tujuan Membuat Ringkasan | Pegangan Membuat Ringkasan | Cara Membuat Ringkasan |
Pengertian Ringkasan
Ringkasan adalah suatu cara yang efektif untuk menyajikan suatu karangan yang panjang dalam bentuk yang singkat. Karena suatu ringkasan bertolak dari penyajian suatu karya asli secara singkat, maka ia merupakan suatu keterampilan untuk mengadakan reproduksi hasil-hasil karya yang sudah ada.
Manfaat Membuat Ringkasan:
- Dengan meringkas dapat memudahkan membaca isi yang penting-penting.
- Dengan meringkas dapat mengingat lebih mudah.
- Lebih memahami setelah kita meringkas sehingga tidak mudah lupa
Tujuan Membuat Ringkasan
memahami dan mengetahui isi sebuah buku atau karangan, maka latihan-latihan untuk maksud tersebut akan membimbing dan menuntun seseorang agar dapat membaca karangan asli dengan cermat, dan bagaimana harus menulisnya kembali dengan tepat.
Pegangan Membuat Ringkasan
Beberapa pegangan yang dipergunakan untuk membuat ringkasan yang baik dan teratur, yaitu:
- Membaca naskah asli: penulis ringkasan harus membaca naskah asli seluruhnya beberapa kali untuk mengetahui kesan umum dan maksud pengarang, serta sudut pandangnya.
- Mencatat gagasan utama: semua gagasan utama atau gagasan yang penting dicatat dan digarisbawahi.
- Membuat reproduksi: sebagai langkah ketiga penulis ringkasan menyusun kembali suatu karangan singkat berdasarkan gagasan-gagasan utama sebagaimana yang dicatat dalam langkal1 kedua di atas.
- Ketentuan tambahan: di samping ketiga langkah di atas masih ada beberapa ketentuan tambahan yang perlu diperhatikan pada waktu menyusun ringkasan.
Cara Membuat Ringkasan
- Membaca Naskah Asli
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membaca naskah asli satu atau dua kali, kalau perlu diulang hingga beberapa kali, untuk mengetahui kesan umum tentang karangan itu secara menyeluruh. Penulis perlu juga mengetahui maksud pengarang dan sudut pandangan pengarang.
- Kalau perlu diulang beberapa kali
Untuk mengetahui kesan umum tentang karangan itu secara menyeluruh. Penulis perlu juga mengetahui maksud pengarang dan sudut pandang pengarang.
- Mencatat Gagasan Utama Pencatatan itu dilakukan dengan dua tujuan:
- Untuk tujuan pengamanan agar memudahkan penulis pada waktu meneliti kembali apakah pokok-pokok yang dicatat itu penting atau tidak.
- Catatan ini juga akan menjadi dasar bagi pengolahan selanjutnya
- Mengadakan Reproduksi
Dengan mempergunakan catatan-catatan sebagai yang diperoleh pada langkah kedua dan kesan umum yang diperoleh pada langkah pertama, maka penulis sudah siap untuk membuat ringkasan yang dimaksud. Karena catatan yang dibuat sesuai dengan urutan dalam karangan asli, maka soal urutan isi tidak menjadi masalah. Yang harus diperhatikan adalah bahwa dengan catatan tadi, ia harus menyusun kalimat-kalimat baru, merangkaikan semua gagasan tadi ke dalam suatu wacana yang jelas dan dapat diterima akal sehat, dan sekaligus menggambarkan kembali isi dari karangan aslinya.






