Penelitian Tentang Banjir | Kualitatif | Kuantitatif | Penelitian Relevan (Terdahulu) | Proposal Penelitian | Skripsi | Tesis | Disertasi | Jurnal Ilmiah | Hasil Penelitian |
Di bawah ini adalah sejumlah Penelitian Tentang Banjir yang diambil dari beberapa kampus di Indonesia. Penelitian tersebut menggunakan berbagai macam metode dan pendekatan penelitian, sehingga untuk kamu yang sedang mencari informasi tentang penelitian dengan tema serupa punya banyak pandangan.
Kumpulan Penelitian Tentang Banjir, sangat bermanfaat sebagai sumber penulisan “penelitian relevan” (atau penelitian terdahulu) yang ada dalam proposal penelitian, agar penelitian yang akan dilakukan dapat menemukan hasil penelitian terbaru.
10 Penelitian Tentang Banjir
Kajian Pemahaman Masyarakat terhadap Banjir di Kelurahan Ulujami, Jakarta
Dalam abstraksi terdapat informasi ini:
Kota Jakarta merupakan kota yang sering terjadi bencana banjir. Salah satu kelurahan yang mengalami banjir adalah Kelurahan Ulujami di Kecamatan Pesanggrahan. Kelurahan ini merupakan daerah yang dilewati oleh Sungai Pesanggrahan yang merupakan salah satu sungai penyebab banjir di Jakarta. Masyarakat di Kelurahan Ulujami memiliki persepi mereka terhadap banjir dengan pengalaman mereka selama mereka mengenal banjir di daerah mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji pemahaman masyarakat terhadap banjir dan tindakan masyarakat dalam mengatasi banjir yang sering melanda tempat tinggal mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah pemahaman masyarakat mengenai banjir dan tindakan masyarakat dalam menghadapi banjir. Pemahaman banjir berupa penyebab banjir, dampak banjir, dan keinginan untuk pindah tempat tinggal, dimana pemahaman tersebut memiliki keterkaitannya dengan tingkat pendidikan, pendapatan, jarak rumah dengan sungai, jumlah lantai rumah, dan status kepemilikan rumah. Tindakan responden dalam pra banjir adalah menyelamatkan jiwa mereka. Pada saat banjir, tindakan responden adalah mengungsi ke tempat pengungsian. Tindakan responden pada pasca banjir adalah meninggikan lantai rumah dan membuat tanggul di depan rumah mereka dalam menghadapi banjir selanjutnya.Rekomendasi untuk pemerintah adalah pembentukan kelompok tanggap bencana, sosialisasi mengenai pemahaman banjir, dan pemetaan daerah rawan bencana banjir dengan lingkup yang lebih kecil. Rekomendasi untuk masyarakat adalahmembuat sistem informasi dengan sistem jaringan komunikasi yang dikepalai oleh Ketua RT ke perwakilan masyarakat dan selanjutnya disampaikan ke masyarakat lainnya. Selain itu, ketua RT juga membuat sistem jaringan komunikasi ke pihak pemerintah yang berada diatas kepemimpinannya.
Rancang Bangun Model Potensi Banjir Pada Jalan Arteri Di Kota Malang Menggunakan Logika Fuzzy
Dalam abstraksi terdapat informasi ini:
Penelitian tentang masalah banjir, telah banyak dilakukan baik itu dari sisi model deteksi, prediksi, peramalan, permodelan, monitoring banjir, maupun pasca banjir dan penanggulangannya. Metode yang digunakan sangat bervariasi, statistik, regresi, spasial, sampai menggunakan pengindraan jarak jauh. Tulisan ini merupakan penelitian tentang model potensi banjir, yang terjadi pada arteri di Kota Malang menggunakan Logika fuzzy. Obyek penelitian yang digunakan adalah jalan-jalan arteri di wilayah Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Model logika fuzzy yang digunakan pada penelitian kali ini adalah fuzzy sugeno orde-nol. Hasil luaran dari dari fuzzy ini adalah status banjir, yaitu tidak banjir, berpotensi banjir, dan banjir.
Studi Pengendalian Banjir Sungai Kalidawir Tulungagung
Dalam abstraksi terdapat informasi ini:
Studi Pengendalian Banjir Sungai Kalidawir Tulungagung merupakan studi penanggulangan terhadap masalah banjir yang terjadi di wilayah Kalidawir. Saat musim penghujan datang, terjadi debit banjir yang besar menyebabkan beberapa wilayah sepanjang kalidawir rawan terhadap banjir bandang tadi. Hal ini terjadi karena kapasitas penampang dari hulu yang semula mampu menampung debit banjir kemudian berubah semakin mengecil karena berada di dekat sawah dan pemukimam penduduk. Karena itu diperlukan analisa hidrologi untuk mengetahui debit banjir rencana dan analisa hidrolika dengan Hec.Ras 4.1.0 untuk mengetahui kapasitas sungai Kalidawir eksisting. Upaya Pengendalian banjir yang dilakukan dengan cara normalisasi. Upaya Normalisasi sejauh 8767.5 meter dilakukan dengan beberapa pekerjaan seperti pengerukan sedimen, perencanaan krib, perencanaan ambang (Ground sill) ditambah analisa hidrolika Perubahan penampang.
Arahan Penanganan Kawasan Rawan Banjir Berbasis Gis (Geography Information System) Di Kecamatan Tamalate Kota Makassar
Dalam abstraksi terdapat informasi ini:
Banjir merupakan bencana yang sering terjadi di Kota Makassar.Penentuan langkah yang tepat dalam menyelesaikan masalah banjir dapat dibantu dengan pemetaan kerentanan banjir.Daerah studi kasus dalam penelitian ini adalah Kecamatan Tamalate Kota Makassar sebagai salah satu daerah yang rawan banjir di Kota Makassar. Penelitian difokuskan pada zonasi daerah rawan banjir berdasarkan tingkat kerawanan banjir untuk arahan penanganan kawasan rawan banjir.Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder berupa data topografi, kemiringan lereng, geologi dan struktur tanah, hidrologi dan sumber daya air, vegetasi, klimatologi dan penggunaan lahan yang ada di Kecamatan Tamalate selama beberapa tahun terakhir. Untuk mengolah data tersebut digunakan Tools atau alat analisis spasial tingkat kerawanan bencana banjir, dan analisis analisis model visual pemetaan.Hasil proses analisis diperoleh Tingkat Kerawanan Banjir di Kecamatan Tamalate menghasilkan tige kelas tingkatan yaitu kerawanan banjir rendah (aman), kerawanan banjir sedang (waspada), kerawanan banjir tinggi (berbahaya). Dengan tiga tingkat kerawanan banjir tersebut maka Arahan penanganan kawasan rawan banjir di Kecamatan Tamalate Kota Makassar dilakukan dengan beberapa kriteria yaitu kerawananan tinggi untuk penanganannya menggunakan sistem pembuangan terpadu.Pembuangan dengan sistem terpadu merupakan system yang memadukan antara fungsi drainase yang dimaksimalkan, sistem biopori dan sistem sumur resapan di kawasan terbangun yang sudah padat.
Identifikasi Daerah Potensi Banjir Berbasis Expert System
Dalam abstraksi terdapat informasi ini:
Banjir merupakan salah satu bencana tahunan di Indonesia. Banyak upaya telah dilakukan untuk mencegah terjadinya banjir. Namun, pencegahan banjir saja tidaklah cukup untuk menjawab tantangan Perubahan iklim saat ini. Pencegahan banjir dirasa tidak optimal jika tidak ada identifikasi awal terhadap daerah-daerah yang berpotensi banjir. Proses identifikasi daerah rawan banjir tentu membutuhkan persiapan yang matang. Perkembangan ilmu komputer saat ini dapat digunakan sebagai sarana untuk membantu proses identifikasi. Dengan memanfaatkan Sistem Cerdas untuk mengembangkan model identifikasi daerah potensi banjir, dapat menghasilkan sebuah sistem untuk identifikasi daerah potensi banjir. Pada tahap pertama penelitian ini akan membahas Model Identifikasi Daerah Potensi Banjir Berbasis Expert System. Parameter atau tolok ukur dapat ditentukan berdasarkan luas genangan (km2, hektar), kedalaman atau ketinggian air banjir (meter), kecepatan aliran (meter/detik, km/jam), material yang dihanyutkan aliran banjir (batu,bongkahan, pohon, dan benda keras lainnya), tingkat kepekatan air atau tebal endapan lumpur (meter, centimeter), dan lamanya waktu genangan (jam, hari, bulan).
Pengaruh Curah Hujan dan Perubahan Penutup Lahan terhadap Banjir di Kabupaten Bandung Tahun 1995-2015
Dalam abstraksi terdapat informasi ini:
Penelitian ini bertujuan 1) Mengidentifikasi pengaruh curah hujan terhadap banjir di Kabupaten Bandung tahun 1995, 2003, 2015 dan 2) Mengidentifikasi tren indeks banjir dengan tren Perubahan penutup lahan di Kabupaten Bandung 1995, 2003, 2015. Data utama yang diperlukan terdiri dari data curah hujan harian, data debit harian dan landsat tahun 1995, 2003, 2015. Data-data tersebut merupakan data sekunder yang didapatkan dari berbagai instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa curah hujan dengan debit banjir memiliki korelasi yang kuat, namun pola banjir tahun 1995 dengan banjir tahun 2015 berbeda. Banjir tahun 1995 disebabkan oleh akumulasi hujan beberapa hari, sedangkan banjir tahun 2015 disebabkan oleh hujan satu hari. Selain itu, tren lahan terbangun yang semakin meningkat, namun tren vegetasi kerapatan tinggi yang semakin menurun pada tahun 1995 hingga 2015, sejalan dengan tren indeks banjir yang semakin meningkat pada rentang tahun yang sama. Kondisi Perubahan penutup lahan berupa semakin berkurangnya daerah resapan air menyebabkan pola banjir berubah dan indeks banjir semakin meningkat.
Rancang Bangun Sistem Peringatan Banjir Berbasis Arduino dengan Sensor Ultrasonik pada Daerah Rawan Banjir Kabupaten Kuantan Singingi
Dalam abstraksi terdapat informasi ini:
Banjir menjadi permasalahan tersendiri yang terjadi secara tiba-tiba tanpa mengenal waktu. Butuh suatu sistem untuk memberi informasi mengenai peringatan mengenai banjir. Sistem peringatan banjir berbasis arduino dengan sensor ultrasonik ini merupakan peringatan banjir yang bertujuan untuk membantu memberikan informasi kepada masyarakat untuk dapat mengetahui level ketinggian air melalui lampu LED. Dengan adanya informasi ketinggian air sehingga masyarakat dapat mengantisipasi apabila lampu LED telah memberi peringatan Waspada yaiyu berwarna Biru. Dengan adanya sistem peringatan banjir berbasis arduino masyarakat tidak perlu khawatir akan banjir yang datang secara tiba-tiba karena dengan bantuan sensor ultrasonik yang akan membaca ketinggian air dan lampu LED akan memberikan peringatan berupa pergantian warna lampu, sesuai dengan kondisi.
Prakiraan Debit Banjir Rencana dalam Analisis Kapasitas Tampung Banjir Kanal Barat, Provinsi DKI Jakarta
Dalam abstraksi terdapat informasi ini:
Perubahan tata guna lahan di Jakarta dan DAS Ciliwung berpengaruh terhadap debit banjir Banjir Kanal Barat Jakarta. Maka dalam penelitian ini dilakukan prakiraan debit banjir rencana dalam analisis kapasitas tampung Banjir Kanal Barat Jakarta dengan analisis hidrologi untuk mengetahui besaran debit banjir rencana dengan metode Rasional dan analisis hidraulika dengan program HEC–RAS versi 4.1.0.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa debit banjir rencana yang masuk ke Banjir Kanal Barat Jakarta adalah sebesar 703,14 m3/detik (periode ulang 2 tahun), 1.038,15 m3/detik (periode ulang 5 tahun) dan 1.328,37 m3/detik (periode ulang 10 tahun). Disamping itu, kapasitas tampung eksisting Banjir Kanal Barat Jakarta tidak efektif dalam mengatasi debit banjir atau debit aliran dari pompa–pompa dan sungai–sungai kecil di Jakarta dalam periode ulang 10 tahun akibat terjadi impahan debit sebesar 821,37 m3/detik di Pintu Air Manggarai, 835,58 m3/detik di Pintu Air Karet dan 841,98 m3/detik di Muara (Pantai Indah Kapuk).
Pemodelan dan Analisis Dampak Banjir Pesisir Surabaya Akibat Kenaikan Air Laut Menggunakan Sistem Informasi Geografis
Dalam abstraksi terdapat informasi ini:
Penelitian ini dibuat dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar dampak banjir akibat kenaikan air laut terhadap Kota Surabaya. Pemodelan dan analisis banjir dilakukan dengan menggunakan software ArcGIS. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data Digital Elevation Model (DEM) dan data penggunaan lahan. Pemodelan banjir dilakukan dengan berbagai skenario, yaitu skenario genangan 0,5 meter, 1 meter, dan 1,5 meter. Teknik yang digunakan untuk perhitungan luas genangan banjir adalah dengan metode Raster Calculator.Hasil yang diperoleh dari penelitian adalah pada skenario banjir 0,5 meter, luas yang terkena dampak banjir adalah 11,06 Km2; dengan penggunaan lahan yang paling besar terkena dampak adalah rawa dan tambak. Pada skenario 1 meter luas genangan banjir adalah 63,78 Km2; dengan dampak terhadap penggunaan lahan terbesar pada tambak, tambak garam, dan permukiman. Sementara pada pemodelan banjir dengan skenario 1,5 meter luas yang terkena dampak adalah 116,71 Km2 dan penggunaan lahan yang paling terdampak yaitu tambak, permukiman dan rawa.
Analisis Pengaruh Pengembangan Kawasan Industri Candi Terhadap Banjir Sungai Bringin
Dalam abstraksi terdapat informasi ini:
Pengembangan Kawasan Industri Candi yang berada di Kota Semarang yang dibuat dengan melakukan pengeprasan bukit dan menyebabkan Perubahan tata guna lahan di sekitar lokasi pengembangan secara signifikan. Hal ini berdampak salah satunya pada meningkatnya debit banjir di sungai yang terkena dampak pengembangan, salah satunya adalah Sungai Bringin. Intensitas dan frekuensi banjir di Sungai Bringin dari tahun ke tahun selalu meningkat sejak terjadinya banjir pada tahun 2010.Salah satu penanganan yang dapat dilakukan akibat meningkatnya debit banjir ini adalah dengan membuat detention pond. Analisis debit banjir dilakukan pada kondisi eksisting dan kondisi setelah pengembangan. Debit banjir yang akan di tangani adalah debit banjir dengan periode ulang 50 tahun. Metode yang digunakan untuk menganalisis adalah Metode Rasional dan Metode HSS Gama 1. Hasil dari kedua metode tersebut kemudian dibandingkan dan diambil yang terbesar. Selisih volume banjir pada kondisi setelah pengembangan terhadap kondisi eksisting akan ditampung dengan detention pond. Desain dari detention pond yang direncanakan adalah tipe long storage, yaitu berupa tampungan memanjang di badan sungai. Long storage ini dipilih guna memaksimalkan kapasitas tampungan di palung palung Sungai Bringin serta meminimalkan pembebasan lahan masyarakat.Studi penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui peningkatan besarnya debit banjir akibat pengembangan Kawasan Industri Candi serta memberikan penanganan terkait peningkatan debit banjir tersebut. Pemilihan detention pond sebagai bentuk pengendalian banjir dikarenakan dapat menampung volume air dari debit banjir dengan memanfaatkan kapasitas tampungan di palung palung sungai tanpa pembebasan lahan masyarakat. Volume yang tertampung dapat mengurangi banjir yang terjadi di hilir DAS Bringin, sehingga debit banjir di hilir tidak akan mengalami peningkatan atau memenuhi delta-Q zero principle.
Note: Informasi yang kamu dapatkan adalah informasi abstraksi dari penelitian tentang Banjir. Untuk Selengkapnya kamu bisa klik link atau judul dari masing-masing daftar di atas.






