Dalam pembelajaran pendidikan jasmani, guru membawa miniatur lapangan sepak bola. Hal ini sebagai upaya guru untuk memberi pengalaman yang lebih konkret kepada siswa-siswa yang TI dak pernah mengalami secara langsung seperTI apa lapangan tersebut sesungguhnya.
Miniatur lapangan sepak bola adalah media dalam bentuk:
A. Obyek nyata
B. Model
C. Kunjungan ke lapangan
D. Materi cetak
E. Audio-visual
Kunci: B
Pembahasan
Jika obyek nyata adalah apa yang sesungguhnya, maka model adalah representasi dari obyek nyata tersebut (Heinich, Molenda, dan Russell, 2002). Model adalah juga media yang kerap dijumpai. Sering ju ga pendidik kita menyebutnya sebagai alat peraga. Jamak kita jumpai guru menggunakan globe untuk merepresentasikan bumi. Atau menggunakan manekin untuk menyajikan tubuh manusia. KeTI mbang ujud aslinya, model bisa jadi lebih besar dari obyek sesungguhnya untuk memberikan detail-detail pada obyek atau lebih kecil agar memungkinkan untuk dibawa ke ruang kelas. Pemberian detail atau me ngurangan detail atas suatu obyek sangat dimungkinkan untuk tujuan pembelajaran. Model juga bisa me miliki kesamaan ukuran dengan apa yang direpresentasikan. Boleh jadi suatu obyek dijadikan model ka rena sulit untuk menggunakan obyek aslinya; apakah itu terlalu mahal, terlalu berbahaya jika diekspos kepada peserta didik, atau melanggar hukum. Selain itu, ada juga model yang dapat dirangkai untuk membelajarkan bagian-bagian dari keseluruhan obyek atau sebuah proses yang terjadi pada obyek tersebut.






