Mengonstruksi Teks Eksplanasi Bertema Beragam Fenomena Alam, Pengertian, Contoh, Ciri, Struktur dan Unsur Kebahasaan

Perkalian dan Pembagian Bilangan Desimal, Contoh dan Cara Menghitungnya (Rangkuman Materi Matematika SD/MI Kelas 4 Bab 16) Kurikulum Merdeka

Mengonstruksi Teks Eksplanasi Bertema Beragam Fenomena Alam | Pengertian Teks Eksplanasi | Contoh Teks Eksplanasi | Ciri-Ciri Teks Eksplanasi | Struktur Teks Eksplanasi | Unsur Kebahasaan Teks Eksplanasi |

Pengertian Teks Eksplanasi

Teks eksplanasi merupakan teks yang menjelaskan proses terjadinya atau terbentuknya fenomena alam atau sosial. Dilihat dari strukturnya, teks eksplanasi dimulai dengan pernyataan umum yang ditempatkan di awal paragraf, atau pada kalimat pertama paragraf pertama. Kemudian, dijelaskan dengan pernyataan yang berupa fakta-fakta pada paragraf-paragraf berikutnya, atau pada kalimat-kalimat penjelas setelah kalimat ide pokok di awal paragraf.

Pola pengembangan paragraf atau wacana eksplanasi menggunakan pola sebab-akibat karena dalam teks eksplanasi kaitan antara pernyataan umum dan deretan penjelas bersifat hubungan sebab-akibat. Kata kunci untuk menganalisis teks eksplanasi adalah apa, mengapa, dan bagaimana.

Contoh Teks Eksplanasi

Hujan Meteor Perseid 12-13 Agustus di Langit Indonesia, Ini Waktu dan Cara Menyaksikannya

Hujan Meteor Perseid ini dapat disaksikan secara langsung. Fenomena ini akan terlihat pada tanggal 12 sampai 13 Agustus 2021. Dikutip dari laman resmi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Hujan Meteor Perseid aktif sejak 17 Juli hingga 14 Agustus 2021.

Sementara, Puncak Hujan Meteor Perseid akan terjadi pada tanggal 12 dan 13 Agustus 2021. Hujan meteor ini dinamai berdasarkan titik radian atau titik asal munculnya hujan meteor, yang terletak di konstelasi Perseus.

Intensitas maksimum Hujan Meteor Perseid untuk Indonesia mencapai 212.400 kilometer per jam. Adapun Hujan Meteor Perseid tidak terganggu oleh bulan fase sabit awal berumur empat hari. Hal tersebut disebabkan bulan sudah terbenam sebelum tengah malam.

Ciri-Ciri Teks Eksplanasi

  • Menunjukkan proses terjadinya sesuatu atau terbentuknya fenomena alam atau sosial.
  • Adanya hubungan sebab-akibat dalam proses terjadinya sesuatu tersebut.

Struktur Teks Eksplanasi

Teks eksplanasi disusun berdasarkan urutan struktur: pernyataan umum, deretan penjelas, dan interpetasi. Struktur teks eksplanasi adalah sebagai berikut:

  • Pernyataan umum, berisi gambaran awal tentang hal yang akan disampaikan;
  • Deretan penjelas, berisi penjelasan dari apa yang disampaikan; dan
  • Interpretasi, berisi pandangan atau simpulan.

Isi teks eksplanasi menjelaskan tentang terjadinya atau terbentuknya sesuatu. Sesuatu itu berupa fenomena alam atau fenomena sosial. Misalnya, proses terjadinya gunung meletus, terjadinya gempa tektonik, terbentuknya komunitas pecinta sepeda, terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan sebagainya. Dalam teks eksplanasi, isi disampaikan apa adanya, semuanya berupa pernyataan-pernyataan fakta, tanpa dicampuri pernyataan-pernyataan opini.

Unsur Kebahasaan Teks Eksplanasi

Teks eksplanasi menjelaskan tentang terjadinya atau terbentuknya sesuatu. Oleh karena itu, unsur kebahasaan yang digunakan adalah sebagai berikut.

  • Kata Benda Kata benda yang menunjukkan atau merujuk pada benda atau objek yang akan dijelaskan, atau benda yang berkaitan dengan objek yang dijelaskan. Misalnya: erupsi gunung berapi, gerhana matahari, tanah longsor, forum komunikasi pecinta ikan arwana, dan sebagainya.
  • Kata Kerja Teks eksplanasi menggunakan kata kerja. Kata kerja yang digunakan adalah terjadi, terbuat, disebabkan, dan mengakibatkan. Kata kerja-kata kerja ini digunakan untuk menjelaskan terjadinya atau terbentuknya sesuatu yang menunjukkan hubungan sebabakibat.
  • Kata Penghubung Kausalitas Karena teks eksplanasi merupakan teks yang berisi sebab atau akibat terjadinya sesuatu, dalam teks ekplanasi banyak digunakan kata penghubung kausalitas: sebab, karena, dan turunannya berupa kata kerja, seperti disebabkan, diakibatkan, mengakibatkan, dan akibatya.
  • Kata Penghubung Kronologis Selain kata penghubung kausalitas, dalam teks eksplanasi juga digunakan kata penghubung yang menyatakan urutan waktu (kronologis), seperti lalu, kemudian, setelah itu, dan sebelum itu.

Related posts