5 Pengertian Gaya Berpikir, Macam, Jenis, Ciri, dan Faktor yang Mempengaruhi Gaya Berpikir

  • Whatsapp
Gaya Berpikir

Gaya Berpikir Adalah | Pengertian Gaya Berpikir Menurut Para Ahli | Macam Gaya Berpikir | Jenis Gaya Berpikir | Ciri Ciri Gaya Berpikir |

Pengertian Gaya Berpikir Menurut Para Ahli

Berikuta adalah beberapa pengertian gaya berpikir menurut para ahli yang dikutip dari beberapa sumber:

  1. Menurut Anthony Gregorc, gaya berpikir adalah suatu proses berpikir yang memadukan antara bagaimana pikiran menerima informasi dan mengatur informasi tersebut dalam otak.
  2. Menurut Najahan Musyafak dan ‎Lulu Choirun Nisa , Gaya berpikir adalah cara yang biasa digunakan individu untuk menjelaskan sesuatu hal yang baik dan buruk yang terjadi pada dirinya.
  3. Menurut Kim, gaya berpikir adalah cara untuk mengelola dan menyajikan informasi dalam pikiran seseorang.
  4. Menurut Dwirahayu & Firdausi, Gaya berpikir merupakan cara yang khas dalam belajar, baik yang berkaitan dengan penerimaan dan pengolahan informasi, sikap terhadap informasi, maupun kebiasaan yang berhubungan dengan lingkungan belajar.
  5. Menurut Stenberg, gaya berpikir merupakan cara yang digunakan oleh setiap individu untuk mengolah berpikirnya melalui kemampuan yang dimilikinya. Setiap individu cenderung memiliki cara atau strategi tersendiri untuk mengolah kemampuan yang dimiliki. Paling penting dalam berpikir yaitu mengolah informasi yang diterima dengan baik dan jelas dalam menyelesaikan suatu permasalahan.
Baca Juga :   7 Pengertian Bahasa Madura, Kedudukan, Fungsi, Dialektis, Tingkatan dan Pengguna Bahasa Madura

Macam / Jenis Gaya Berpikir

Berikut adalah penjelasan tentang jenis gaya berpikir menurut Bobby Deporter:

Sekuensial Konkret

Pemikir sekuensial konkret mendasarkan dirinya pada realitas, memproses informasi dengan cara teratur, urut, dan linier. Pemikir sekuensial konkret biasanya mengalami kesulitan apabila diminta untuk menangkap suatu pelajaran yang bersifat abstrak dan yang memerlukan daya imajinsi yang kuat. Selain itu, catatan dan makalah adalah cara baik bagi pemikir sekuensial konkret untuk belajar.



Acak Konkret

Pemikir acak konkret mempunya sikap eksperimental yang diiringi dengan perilaku yang kurang terstruktur. Pemikir acak konkret seperti pemikir sekuensial konkret, mereka berpikir berdasarkan kenyataan tetapi ingin melakukan penedekatan coba-coba. Karenanya, pemikir acak konkret sering melakukan lompatan intuitifyang diperlukan untuk pemikiran kreatif yang sebanarnya. Anak bertipe ini cenderung mengalami masalah dalam system pengajaran disekolah, sebab ia bukanlah tipe penurut.

Acak Abstrak

Dunia nyata untuk pelajar acak abstrak adalah dunia perasaan dan emosi. Mereka tertarik pada nuansa, dan sebagian cenderung pada mistisme. Pikiran acaka abstrak menyerap ide-ide, informasi, dan kesan dan mengaturnya dengan refleksi.

Baca Juga :   Pengertian Kurikulum adalah - Tujuan, Fungsi, dan Komponen Kurikulum



Sekuensial Abstrak

Pemikir sekuensial abstrak adalah pemikir yang suka dengan dunia teori dan pikiran abstrak. Pemikir ini cenderung kritis dan analitis karena memiliki daya imajinasi yang kuat. Pada umumnya ia menangkap pelajaran atau informasi secara abstrak dan tidak memerlukan peragaan yang kongkret. Biasanya ia bersifat pendiam dan menyendiri karena ia sibuk berpikir dan menganalisa. Pemikir ini lebih menyukai pelajaran atau informasi yang disajikan secara sistematis.

Ciri Ciri Gaya Berpikir

Berikut adalah penjelasan tentang ciri ciri gaya berpikir berdasar jenisnya:

Ciri Ciri Gaya Berpikir Sekuensial konkret

Karakteristik yang lazim dimiliki anak sekuensial konkret dominan yaitu:

  • Menerapkan gagasan dengan cara yang praktis
  • Menghasilkan sesuatu yang konkret dari gagasan yang abstrak
  • Bekerja dengan baik sesuai batasan waktu
  • Bekerja dengan sistematis, selangkah demi selangkah atau teratur
  • Mencermati sesuatu sampai hal yang sekecil-kecilnya
  • Mengintrepretasi sesuatu secara harfiah atau logika

Ciri Ciri Gaya Berpikir Acak Konkret

Adapum karakteristik yang lazim dimiliki pemikir acak konkret dominan yaiitu:

  • Mengilhami orang lain untuk bertindak
  • Memberi sumbangsih berupa gagasan yang tak lazim dan kreatif
  • Menerima keragaman tipe manusia
  • Berpikir cepat tanpa bantuan orang lain
  • Berani mengambil resiko
  • Mengembangkan dan menguji coba berbagai pemecahan masalah
  • Menggunakan pengalaman hidup yang nyata untuk belajar
  • Mencoba sendiri, bukan sekedar percaya pada pendapat orang lain
Baca Juga :   4 Pengertian Antropologi Politik, Manfaat, Tujuan, Ciri dan Sejarah Antropologi Politik

Ciri Ciri Gaya Berpikir Acak Abstrak

Adapum karakteristik yanglazim dimiliki pemikir acak abstrak dominan yaitu:

  • Mendengarkan orang lain dengan sungguh-sungguh
  • Menciptakan situasi damai dengan orang lain
  • Menyadari kebutuhan emosional orang lain
  • Melakukan sesuatu sesuai dengan caranya sendiri
  • Memiliki banyak prinsip umum yang luas
  • Menjaga hubungan persahabatan dengan siapa saja
  • Berperan serta dengan antusias dalam pekerjaan yang mereka sukai
  • Mengambil keputusan dengan perasaan, bukan dengan pikiran

Ciri Ciri Gaya Berpikir Sekuensial Abstrak

Adapum karakteristik yang lazim dimiliki pemikir Sekuensial abstrak dominan yaitu:

  • Mengumpulkan data sebelum membuat kesimpulan
  • Menganalisis dan meneliti gagasan
  • Menggambarkan urutan peristiwa secara logis
  • Menggunakan fakta untuk membuktikan suatu teori
  • Mudah memahami sesuatu apabila mempelajarinya dengan mengamati, bukan mengerjakannya
  • Hidup dalam dunia gagasan yang abstrak
  • Menyelesaikan suatu persoalan sampai tuntas.

Faktor yang Mempengaruhi Gaya Berpikir

Berikut adalah penjelasan Anthony Gregor tentang faktor yang mempengaruhi gaya berpikir:

  • Konsepsi tentang obyek/wujud yang dibedakan menjadi perssepsi konkret dan abstrak.
  • Kemampuan pengaturan secara sekunsial (linier) dan acak (non linier).



Related posts