Rangkuman Materi IPS SMP/MTS Kelas 8 Bab 1 | Kurikulum Merdeka | Sumber Daya Manusia | Bagaimana Kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia? | Bagaimana Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia? |
Bagaimana Kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia?
Kualitas sumber daya manusia di Indonesia memengaruhi terhadap kemajuan sebuah bangsa. Cepat atau lambatnya suatu negara dalam meningkatkan kemajuan ekonomi suatu negara sangat bergantung pada keberhasilan negara tersebut memberikan pendidikan terhadap penduduknya. Jumlah penduduk yang besar juga tidak selalu menguntungkan, jika tidak diimbangi dengan kualitas dan produktivitas. Oleh karena itu, jumlah penduduk yang besar harus diikuti oleh kualitas dan produktivitasnya yang tinggi. Kualitas sumber daya manusia dapat dinilai dengan menggunakan kriteria yang dikembangkan oleh United Nation Development Programme (UNDP), sebuah organisasi di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yaitu Indeks Pembangunan Manusia (IPM) atau Human Development Index (HDI).
Human Development Report (HDR) mengelompokkan negara di dunia menjadi empat kelompok. Keempat kelompok itu ialah kelompok negara berperingkat sangat tinggi (very high human development) antara 1-47, tinggi (high human development) antara 48-94, sedang (medium human development) antara 94-141, dan rendah (low human development) antara 142-187.
Berdasarkan laporan yang dikeluarkan oleh UNDP pada tahun 2014 dan pada tahun 2013, Indonesia berada pada peringkat 108 atau termasuk dalam kelompok sedang. Peringkat ini masih sama dengan peringkat pada tahun 2012. Peringkat tersebut didasarkan atas beberapa komponen penilaian, yaitu Usia Harapan Hidup penduduk Indonesia mencapai 70,8 tahun, rata-rata lama sekolah mencapai 7,5 tahun, rata-rata lama sekolah yang diharapkan 12,7 tahun. Pendapatan Nasional Kasar (PNK) mencapai 8.970 dolar AS.
Kualitas sumber daya manusia Indonesia pada saat ini dibarengi juga dengan adanya bonus demografi, yang dimana kondisi masyarakat berusia produktif lebih banyak dari pada masyarakat berusia nonproduktif. Kondisi ini dapat dimanfaatkan masyarakat yang berusia produktif untuk meningkatkan kualitasnya dalam mendapatkan finansial untuk memenuhi kebutuhan dalam hidupnya. Pengelolaan finansial yang dilakukan dengan baik oleh masyarakat produktif bermanfaat untuk mengelola sumber daya keuangan secara efektif untuk kesejahteraan hidup, serta pemanfaatan sumber daya sebagai amunisi untuk pembentukan dan penguatan kualitas sumber daya manusia Indonesia yang kompeten, kompetitif, dan berintegritas dalam menghadapi persaingan di era globalisasi dan pasar bebas. Kualitas sumber daya manusia dapat ditentukan dengan pendidikan, agama, peningkatan kapasitas SDM, dan pengembangan masyarakat generasi muda.
Bagaimana Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia?
Berbagai jenis pekerjaan pada gambar di atas menunjukan keberagaman mata pencaharian masyarakat Indonesia. Setiap jenis pekerjaan memerlukan kualitas manusia atau sumber daya manusia yang kuat. Untuk memperkuat daya saing bangsa, sumber daya manusia Indonesia perlu terus ditingkatkan. Dengan sumber daya manusia yang berkualitas kita akan memiliki petani yang hebat, nelayan yang tangguh, wirausaha yang kuat, dan berbagai pekerjaan memiliki daya saing kuat.
Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia adalah bagian dari proses dan tujuan dalam pembangunan nasional Indonesia. Bangsa Indonesia menghadapi tantangan untuk mengatasi ketertinggalan dari negara-negara maju. Peningkatan kapasitas dan kualitas suatu bangsa melalui Terdapat beberapa hal yang harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan kualitas SDM seperti uraian berikut ini.
- Sistem pendidikan yang baik dan bermutu. Untuk mencapai hal tersebut, maka diperlukan penataan terhadap sistem pendidikan secara menyeluruh, terutama berkaitan dengan kualitas pendidikan, serta relevansinya dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
- Penguatan peran agama dalam kehidupan sosial bermasyarakat dalam rangka memperkokoh jati diri dan kepribadian bangsa (character building).
- Peningkatan kapasitas SDM melalui berbagai diklat, kompetensi, pembinaan dan lain-lain. Tenaga kerja profesional dan terampil sesuai tuntutan/kebutuhan pasar merupakan faktor keunggulan suatu bangsa dalam menghadapi persaingan global.
- Pembinaan dan pengembangan masyarakat terutama generasi muda. Sebagai penopang utama dalam roda pembangunan, pemberdayaan generasi muda diharapkan dapat menciptakan generasi yang kreatif, inovatif dan berdaya saing tinggi. Karakteristik generasi muda seperti inilah yang diharapkan mampu berkontribusi dan memenangkan persaingan global. Pembangunan SDM yang unggul merupakan tugas bersama dalam menciptakan bangsa yang kuat dan negara yang makmur.
Baca Kumpulan: Rangkuman IPS Kelas 8 SMP

