Keragaman Aktivitas Ekonomi Masyarakat, Proses Geografis, Pemanfaatan Lingkungan dan Perdagangan Antarpulau

Perkalian dan Pembagian Bilangan Desimal, Contoh dan Cara Menghitungnya (Rangkuman Materi Matematika SD/MI Kelas 4 Bab 16) Kurikulum Merdeka

Keragaman Aktivitas Ekonomi Masyarakat | Bagaimana Proses Geografis Memengaruhi Aktivitas Ekonomi? | Bagaimana Pemanfaatan Lingkungan Sekitar dalam Pemenuhan Kebutuhan Ekonomi? | Bagaimana Perdagangan Antarpulau dapat Terjadi di Indonesia? |

Bagaimana Proses Geografis Memengaruhi Aktivitas Ekonomi?

Pengaruh Cuaca dan Iklim bagi Kehidupan

Cuaca dan iklim yang berubah-ubah dapat memengaruhi kehidupan manusia di muka bumi. Perubahan cuaca dan iklim mempunyai pengaruh terhadap segala aktivitas manusia dalam segala bidang. Berikut adalah pengaruh cuaca dan iklim dalam kehidupan:

  • Bidang Pertanian : Menentukan waktu tanam dan jenis tanaman yang sesuai dalam kehidupan manusia.
  • Bidang Perhubungan : Cuaca, suhu, arah dan kecepatan angin, awan, dan kabut sangat memengaruhi kelancaran jalur penerbangan. Selain berpengaruh terhadap penerbangan, faktor cuaca dan iklim berpengaruh pula terhadap transportasi laut. Seperti arah dan kecepatan angin, tinggi gelombang, badai, dan lain-lain.
  • Bidang Industri : Iklim memengaruhi mata pencaharian penduduk. Banyak industri tradisional yang masih bergantung pada kondisi cuaca seperti panas matahari, antara lain industri garam, genteng, batu bata, dan kerupuk.
  • Bidang Kesehatan : Iklim dan cuaca juga berpengaruh terhadap kesehatan manusia. Banyak penyakit yang muncul di cuaca tertentu. Sebagai contoh adalah penyakit yang disebarkan oleh nyamuk seperti demam berdarah dan malaria.
  • Bidang Lingkungan : Hidup Perubahan iklim dan cuaca memengaruhi kondisi ekosistem di suatu tempat. Musim kemarau y ang panjang menyebabkan gangguan siklus hidrologis yang berdampak pada keberlangsungan makhluk hidup di ekosistem tersebut.

Bentuk Muka Bumi di Indonesia

Bentuk muka bumi di Indonesia memiliki keragaman baik di lautan ataupun di daratan.

  • Dataran tinggi adalah daerah datar adalah daerah datar yang memiliki ketinggian lebih dari 400 mdpal.
  • Gunung adalah bagian permukaan bumi yang berbentuk kerucut atau kubat yang berdiri atas satu puncak tertinggi yang dikelilingi oleh lereng. Ketinggian puncak berada di atas 600 mdpal.
  • Pegunungan adalah dataran tinggi yang terdiri dari gunung-gunung berbaris sehingga membentuk gugusan. Pegunungan biasanya memiliki tinggi lebih dari 1000 mdpal.
  • Bukit adalah bagian permukaan bumi yang lebih tinggi dibandingkan daerah di sekitarnya dengan ketinggian kurang dari 600 mdpal. Bukit memiliki permukaan yang tidak curam.
  • Dataran rendah adalah suatu daerah yang memiliki ketinggian 0 hingga 200 meter dpal. Dataran rendah memiliki karakteristik umum berupa tingkat kesuburannya yang tinggi karena tanah hasil endapan atau aluvial.
  • Depresi kontinental merupakan wilayah dataran yang memunyai ketinggian di bawah permukaan laut atau berada lebih rendah dari permukaan laut. Dataran bentuk ini sangat jarang ditemukan di muka bumi.

Bentuk muka bumi tersebut mengalami proses perubahan yang berangsur-angsur selama masih ada pergerakan. Perubahan bentuk muka bumi dipengaruhi oleh tenaga eksogen dan tenaga endogen.

  • Tenaga endogen Tenaga yang berasal dari dalam perut bumi sehingga mengakibatkan pergerakan kulit bumi. Tenaga endogen meliputi vulkanisme (aktivitas gunung api), tektonisme (aktivitas gerakan lapisan bumi), dan seisme.
  • Tenaga eksogen Tenaga yang berasal dari luar bumi, artinya tenaga yang berasal dari atas permukaan bumi seperti kegiatan manusia yang membentuk permukaan bumi berupa air, angin, organisme, sinar matahari, dan es.

Aktivitas Ekonomi

Aktivitas kegiatan ekonomi masyarakat saat ini dipengaruhi oleh kegiatan masyarakat masa lalu, kegiatan ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi) serta pelaku ekonomi. Aktivitas kegiatan masyarakat Indonesia tidak lepas dari lingkungan tempat tinggal mereka. Masyarakat di daerah dataran rendah dan dataran tinggi memiliki bentuk aktivitas yang berbeda, begitu pula dengan masyarakat yang tinggal di daerah pegunungan dan pesisir pantai. Masyarakat yang tinggal di daerah dataran rendah kegiatan ekonominya relatif beragam seperti perdagangan, perkantoran, perindustrian, pariwisata, perikanan, dan peternakan. Masyarakat yang tinggal di daerah dataran tinggi akan menjalankan aktivitas ekonomi yang berupa perkebunan, pertanian, dan pariwisata. Begitupun dengan masyarakat yang tinggal di daerah pantai, mereka akan memiliki aktivitas ekonomi yang cocok dengan wilayah tersebut, seperti perikanan, pariwisata, perhotelan dan sebagainya.

Komoditas ekonomi yang dihasilkan dari aktivitas ekonomi masyarakat tersebut sangat bermacam-macam. Contohnya adalah di daerah dataran rendah. Komoditas yang dapat dihasilkan dari perindustrian dapat diketahui beberapa produk diantaranya baju, sepatu, makanan atau minuman kemasan, dan sebagainya. Di sinilah kegiatan ekonomi yang berupa produksi, konsumsi, dan distribusi dapat dilakukan demi berjalannya perekonomian suatu industri. Berbeda karakteristik suatu tempat, berbeda pula aktivitas ekonomi yang dijalankan.

Bagaimana Pemanfaatan Lingkungan Sekitar dalam Pemenuhan Kebutuhan Ekonomi?

Pemanfaatan lingkungan sekitar adalah suatu bentuk kegiatan untuk menggunakan, mengambil, dan mengolah bahan atau potensi yang ada di lingkungan sekitar. Pemanfaatan ini dapat berupa barang mentah, barang setengah jadi, dan barang jadi. Barang mentah yang biasa dimanfaatkan dalam pemenuhan kebutuhan ekonomi seperti hasil pertanian seperti sayur, beras, dan sebagainya. Barang mentah tersebut akan digunakan sebagai bahan baku pembuatan makanan demi menambah nilai jual.

Pemanfaatan lingkungan sekitar untuk bidang jasa dapat dilihat pemanfaatan lingkungan sebagai tempat wisata, baik wisata edukasi, wisata religi, maupun rekreasi semata. Pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai tempat wisata memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar baik sebagai pengelola dan penyedia jasa lain seperti rumah singgah, rumah makan, ataupun penyewaan wahana.

Namun dalam pemanfaatan lingkungan sekitar, ada hal-hal yang harus diperhatikan dalam menjaga kelestarian alam maupun lingkungan sekitar. Berikut adalah hal-hal yang harus dilakukan dalam memanfaatkan berbagai potensi di lingkungan sekitar:

  • Menerapkan pembangunan yang berkelanjutan dengan prinsip regenerasi.
  • Mengambil segala bentuk potensi alam dengan memperhatikan analisis dampak lingkungan untuk generasi mendatang.
  • Memprioritaskan kebutuhan saat ini dengan mengambil keputusan secara bijak.

Bagaimana Perdagangan Antarpulau dapat Terjadi di Indonesia?

Pengertian Perdagangan dan Perdagangan Antardaerah/ Antarpulau

Perdagangan atau perniagaan merupakan kegiatan tukar menukar barang atau jasa berdasarkan kesepakatan bersama tanpa ada unsur pemaksaan. Perdagangan antardaerah atau antarpulau merupakan per dagangan yang dilakukan oleh penduduk/lembaga suatu daerah atau pulau dengan penduduk/lembaga suatu daerah atau pulau lain dalam satu batas wilayah negara atas dasar kesepakatan bersama.

Tujuan Perdagangan Antarpulau

  • Memperoleh keuntungan Tujuan utama dilakukan perdagangan adalah untuk memperoleh keuntungan

Keuntungan diperoleh dari selisih antara harga beli dan harga jual. Jika barang diproduksi sendiri, maka keuntungan diperoleh dari selisih antara harga jual dan biaya produksi.

  • Memperluas jangkauan pasar Perdagangan sampai ke luar daerah atau luar pulau dapat memperluas jangkauan pasar

Jangkauan pasar yang dimaksud adalah, konsumen yang mengonsumsi barang tersebut semakin banyak dan tersebar di berbagai daerah. Misalnya produk minyak gosok tradisional dari daerah X dijual di daerah Y. Maka sekarang pengguna minyak gosok tersebut bukan hanya penduduk daerah X, akan tetapi juga penduduk daerah Y. Semakin lama, minyak gosok semakin dikenal banyak orang, sehingga pengguna minyak gosok tradisional di daerah Y pun juga meningkat.

Faktor Pendorong dan Manfaat Perdagangan Antarpulau

Faktor Pendorong

  • Perbedaan faktor produksi yang dimiliki

Perbedaan faktor produksi antara daerah satu dan yang lain mendorong perdagangan antarpulau. Contohnya, Kalimantan sebagai daerah penghasil akan mendorong perdagangan dengan wilayah Jakarta yang minim hasil kayu untuk bahan baku industri mebel.

  • Perbedaan tingkat harga antardaerah

Perbedaan tingkat harga antardaerah juga mendorong terciptanya perdagangan antardaerah. Sebagai contoh di daerah yang kaya akan buah durian, harga durian lebih murah dari daerah lain yang sedikit memiliki pohon penghasil durian. Hal ini akan mendorong adanya perdagangan antardaerah.

Manfaat Perdagangan Antarpulau

  • Menyediakan alternatif alat pemuas kebutuhan konsumen Perbedaan kandungan alam dam produk antardaerah akan menyebabkan perbedaan hasil produknya

Adanya perdagangan antardaerah atau antarpulau, konsumen dapat menikmati produk yang tidak diproduksi di tempat tinggalnya.

  • Meningkatkan produktivitas produsen Meluasnya pemasaran produk akan menyebabkan permintaan atau pemesanan produk meningkat

Hal ini akan mendorong produsen untuk meningkatkan produksi sehingga meningkatkan produktivitas produsen.

  • Memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat

Peningkatan jumlah barang yang diproduksi dalam jumlah besar akan menyebabkan produsen butuh tenaga kerja tambahan, sehingga akan ada lowongan kerja tambahan. Selain itu, perdagangan lintas daerah juga akan memunculkan unit-unit usaha baru seperti jasa kirim, perluasan transportasi, dsb.

Baca Kumpulan: Rangkuman IPS Kelas 8 SMP

Related posts