PI.2.9. Refleksi Hasil Umpan Balik Kompetensi Guru Penggerak

PI.2.9. Refleksi Hasil Umpan Balik Kompetensi Guru Penggerak
PI.2.9. Refleksi Hasil Umpan Balik Kompetensi Guru Penggerak

WISLAH.COM – Tulisan berjudul “PI.2.9. Refleksi Hasil Umpan Balik Kompetensi Guru Penggerak” ini memuat contoh refleksi diri seorang guru penggerak berdasarkan umpan balik yang diterima dari kepala sekolah, rekan sejawat, dan murid. Refleksi ini merupakan bagian penting dalam proses pengembangan diri seorang guru penggerak untuk terus meningkatkan kompetensi dan kualitas pembelajaran.

Artikel ini akan menyajikan contoh jawaban refleksi yang mencakup identifikasi poin-poin umpan balik, penilaian diri terhadap kompetensi yang sudah dan perlu ditingkatkan, serta rencana tindak lanjut yang akan dilakukan. Dengan adanya contoh ini, diharapkan dapat menjadi inspirasi dan panduan bagi para guru penggerak dalam melakukan refleksi diri secara konstruktif dan bermakna.

Contoh Jawaban, PI.2.9. Refleksi Hasil Umpan Balik Kompetensi Guru Penggerak

1. Apa saja poin umpan balik yang konsisten diberikan oleh kepala sekolah, rekan sejawat, dan murid Anda? (Jika hampir semua orang menyampaikan poin yang sama, maka hal tersebut perlu menjadi perhatian Bapak/Ibu).

Umpan balik yang konsisten saya terima adalah perlunya meningkatkan kemampuan dalam pengembangan diri dan pengembangan orang lain, terutama dalam hal komunikasi dengan rekan sejawat.

2. Pada kompetensi mana saja, Anda sudah menunjukkan tingkat yang diharapkan (poin tinggi)?

Kepemimpinan Pembelajaran:

  1. Memimpin upaya pengembangan lingkungan belajar yang berpusat pada murid.
  2. Memimpin perencanaan dan pelaksanaan proses belajar yang berpusat pada murid.
  3. Memimpin refleksi dan perbaikan kualitas proses belajar yang berpusat pada murid.
  4. Melibatkan orang tua/wali murid sebagai pendamping dan sumber belajar di sekolah.

Kepemimpinan Pengembangan Sekolah:

  1. Memimpin program pengembangan sekolah untuk mengoptimalkan proses belajar murid dan mendukung kebutuhan masyarakat sekitar sekolah yang relevan.
  2. Melibatkan orang tua/wali murid dan masyarakat dalam pengembangan sekolah.

3. Pada kompetensi mana saja, Anda perlu menunjukkan peningkatan (poin rendah)?

Kategori pengembangan diri dan orang lain perlu ditingkatkan lagi, terutama dalam komunikasi dengan rekan sejawat.

4. Sebagai tindak lanjut, perilaku apa saja yang akan Bapak/Ibu terus lakukan?

  • Meningkatkan rasa ingin tahu dan mengembangkan kemampuan yang up-to-date dalam kepemimpinan pembelajaran, kepemimpinan sekolah, serta manajemen sekolah.

5. Perilaku apa saja yang akan Bapak/Ibu berhenti lakukan?

  • Mengurangi rasa kurang percaya diri, minder, dan sifat egois.

6. Perilaku apa saja yang akan Bapak/Ibu mulai lakukan?

  • Menumbuhkembangkan soft skill dan hard skill, seperti belajar menjadi public speaking yang lebih baik.
  • Membangun komunikasi yang lebih efektif dengan rekan sejawat, kepala sekolah, dan orang tua/wali murid.

7. Apa dukungan yang Bapak/Ibu butuhkan untuk mewujudkan rencana tindak lanjut tersebut?

  • Pelatihan dan pengembangan diri terkait komunikasi efektif dan kepemimpinan.
  • Dukungan dan bimbingan dari kepala sekolah dan rekan sejawat.
  • Kesempatan untuk berkolaborasi dan belajar dari praktik baik guru penggerak lainnya.
  • Lingkungan sekolah yang kondusif dan mendukung pengembangan diri.

Penutup:

Refleksi hasil umpan balik merupakan langkah penting dalam perjalanan seorang guru penggerak. Dengan mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan diri, serta merencanakan tindak lanjut yang tepat, guru penggerak dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kemajuan pendidikan.

DOWNLOAD DI SINI

Related posts