10 Penelitian Tentang Air Tanah, Referensi Penelitian Relevan (Terdahulu) Proposal, Skripsi, Tesis, Disertasi dan Jurnal Ilmiah

Penelitian Tentang Air Tanah

Penelitian Tentang Air Tanah | Kualitatif | Kuantitatif | Penelitian Relevan (Terdahulu) | Proposal Penelitian | Skripsi | Tesis | Disertasi | Jurnal Ilmiah | Hasil Penelitian |

Di bawah ini adalah sejumlah Penelitian Tentang Air Tanah yang diambil dari beberapa kampus di Indonesia. Penelitian tersebut menggunakan berbagai macam metode dan pendekatan penelitian, sehingga untuk kamu yang sedang mencari informasi tentang penelitian dengan tema serupa punya banyak pandangan.

Kumpulan Penelitian Tentang Air Tanah, sangat bermanfaat sebagai sumber penulisan “penelitian relevan” (atau penelitian terdahulu) yang ada dalam proposal penelitian, agar penelitian yang akan dilakukan dapat menemukan hasil penelitian terbaru.

Penelitian Tentang Air Tanah

Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 2 Tahun 2013 Tentang Pengelolaan Air Tanah

Dalam abstraksi terdapat informasi ini:


Air tanah adalah air yang terdapat di dalam lapisan tanah atau batuan dibawah permukaan tanah. Penggunaan air tanah secara berlebihan dapat menyebabkan penurunan muka air tanah, pencemaran air tanah, dan amblesan tanah, salah satu cara untuk dapat mengendalikan penggunaan air tanah di Kota Semarang perlu adanya pengaturan mengenai pengelolaan air tanah. Pada saait ini Pemerintah Kota Semarang telah menetapkan kebijakan mengenai air tanah berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Air Tanah. Peraturan Daerah ini masih perlu dikaji lebih dalam lagi dan disesuaikan dengan peraturan Perundang-undangan yang ada pada saat ini.Penulis melakukan penelitian terhadap masalah-masalah yang muncul mengenai bagaimana pelaksanaan perizinan pengelolaan air tanah di Kota Semarang dan upaya konservasi air tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk menggambarkan dan menganalisis pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 2 Tahun 2013 mengenai perizinan pengelolaan air tanah dan untuk menggambarkan dan menganalisis upaya konservasi air tanah di Kota Semarang.Penulisan hukum ini, menggunakan metode pendekatan yang bersifat Yuridis – Normatif dan spesifikasi penelitian deskriptif – analitis. Kemudian untuk metode pengumpulan datanya dilakukan melalui studi kepustakaan, sedangkan untuk analisis datanya dilakukan secara analisis kualitatif.Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan, di dapat hasil, pertama bahwa Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Air Tanah di Kota Semarang sudah tidak relevan lagi. Hal tersebut terjadi karena ditetapkannya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang mana di dalamnya diatur bahwa urusan mengenai energi sumber daya mineral, khususnya air tanah merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota hanya memberikan rekomendasi sosial, ekonomi, dan lingkungan. Kedua upaya konservasi air tanah di Kota Semarang merupakan tanggung jawab pemerintah dan masyarakat, khususnya masyarakat yang melakukan perizinan pengelolaan air tanah.

Pendekatan Sanitasi Untuk Pemulihan Kondisi Air Tanah Di Perkotaan Studi Kasus : Kota Cimahi, Jawa Barat

Dalam abstraksi terdapat informasi ini:

Peningkatan pemanfaatan air tanah dan sarana sanitasi setempat yang tidak dikelola di permukiman padat telah berdampak negatif terhadap sistem air tanah, dengan terjadi penurunan muka air tanah dan pencemaran air tanah. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh tingkat pemakaian air dan pengembangan pengelolaan air imbuhan di zona-zona pemanfaatan air tanah Cekungan Air Tanah (CAT) Bandung, khususnya di Kota Cimahi, Jawa Barat. Pengelolaan air imbuhan di permukiman perkotaan dapat dilakukan dengan pendekatan sanitasi, diantaranya melalui metoda resapan air tanah dari air hujan atau dari air olahan suatu instalasi pengolahan air limbah. Sehingga klasifikasi zona amanair tanah dapat berkelanjutan dan zona rawan atau kritis dapat dilakukan pencegahan dan penanganan di sumber imbuhan. Peresapan curah hujan buatan (artificial recharge) di zona-zona pemanfaatan air tanah dapat menghasilkan peningkatan sebesar 84,97 % dari jumlah total air yang teresapkan secaraalami. Sementara itu berkembangnya sanitasi on site dengan sistem cubluk, cenderung mencemari air tanah. Hal ini dapat dicegah dengan pengelolaan air limbah skala lingkungan, yang bertujuan menghasilkan air olahan yang dapat digunakan kembali atau untuk pengisian air tanah. Pengisian air tanah dari air olahan instalasi pengolahan air limbah skala lingkungan penting untuk mempertimbangkan ketersediaan lahan, kemudahan pengelolaan dan kesehatan masyarakat. Beberapa cara diantaranyadapat menerapkan beberapa tahap pengolahan dengan sistem biofilm, lahan basah buatan sistem aliran di bawah permukaan kemudian pengisian air tanah melalui filtrasi granular.

Kajian Perda Kabupaten Bogor No.17 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Air Tanah

Dalam abstraksi terdapat informasi ini:


Baca Juga :   Hasil Riset : Pesan Moral Sunan Gunung Jati Yang Lain Terungkap

Perda Kabupaten Bogor No.17 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Air Tanah, mengatur mengenai pengelolaan air tanah. Terkait dengan pengelolaan air tanah tersebut perda ini secara khusus mengatur pengelolaan air tanah untuk kepentingan industri maupun bukan industri. Dalam konteks ini kemudian diatur juga dalam perda mengenai ketentuan perizinan bagi badan atau perseorangan yang hendak memakai atau mengusahakan atau mengeksplorasi air tanah.

Dinamika Aliran Air Tanah pada Lahan Rawa Pasang Surut

Dalam abstraksi terdapat informasi ini:

Pada lahan rawa pasang surut, tinggi muka air tanah akan mengalami fluktuasi karena adanya pengaruh pasang surut air laut sehingga komoditas tanaman yang akan dikembangkan harus memperhatikan kemampuan adaptasi dari suatu tanaman terhadap kedalaman muka air tanah pada lahan tersebut. Dalam upaya untuk memaksimalkan fungsi lahan rawa pasang surut perlu dilakukan penelitian mengenai dinamika aliran air tanah pada lahan rawa pasang surut. Pengendalian muka air tanah pada kedalaman tertentu dapat meningkatkan suatu produksi tanaman. Penelitian ini menggunakan data primer berupa data muka air tanah, data muka air di saluran, data sifat fisik tanah, temperatur serta curah hujan. Adapun data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini berupa peta lokasi penelitian. Analisis yang dilakukan adalah analisis hubungan antara curah hujan,temperatur, sifat fisik tanah serta muka air di saluran terhadap fluktuasi muka air tanah. Selain itu juga dilakukan simulasi model fluktuasi muka air tanah yang berdasarkan pada hukum Darcy dan persamaan kontinuitas. Temperatur pada lokasi penelitian berkisar antara 210C – 340C, curah hujan maksimum yang terjadi sebesar 226 mm/hari serta elevasi rata-rata muka air tanah adalah +1,561 m untuk penampang melintang dan +1,590 m untuk penampang memanjang. Tanah pada lokasi penelitian dikategorikan pada jenis tanah lempung dengan nilai porositas berkisar antara 66,8 – 75,5 %. Hasil analisis menunjukkan bahwa curah hujan, temperatur, konduktivitas tanah, dan fluktuasi muka air di saluran mempunyai pengaruh pada fluktuasi muka air tanah. Hasil simulasi model menunjukkan bahwa model dapat menduga dengan baik kedalaman muka air tanah pada lahan rawa pasang surut tipe C yang berada di Desa Punggur Besar, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat dengan rata-rata nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 90,7%.

Studi Water Balance Air Tanah di Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur

Dalam abstraksi terdapat informasi ini:


Kebutuhan air yang meningkat menyebabkan orang yang menggunakan air sungai sebagai air baku beralih menggunakan air tanah yang mudah didapat dan dengan kualitasnya yang lebih baik, sehingga banyak dilakukan penggalian atau pengeboran sumur. Banyaknya penggunaan air tanah membuat muka air tanah menjadi semakin dalam dan timbul beberapa masalah akibat penyalahgunaan air tanah pada wilayah Kabupaten Pasuruan.Pada Kecamatan Kejayan cenderung didominasi oleh kawasan industri serta permukiman yang mayoritas menggunakan air tanah dalam produksinya.Oleh karena itu, tugas akhir ini akan meneliti potensi air tanah baik untuk mengidentifikasi air yang masuk (in) dan air yang keluar (out) di Kecamatan Kejayan,Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur dan mengevaluasi keseimbangan air tanah dengan menggunakan metode neraca air menurut metode Thornthwaite & Mather serta Metode Ffolliot.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa setiap tahunnya nilai hasil perhitungan neraca air tidak mengalami defisit hingga tahun 2023. Serta melakukan upaya untuk menjaga kuantitas air secara terpadu pada wilayah tangkapan air atau sungai pada wilayah penelitian.

Peningkatan Penyadaran Hukum Tentang Pencemaran Air Bawah Tanah Akibat Intrusi Air Laut di Desa Kel Dadapsari Kota Semarang

Dalam abstraksi terdapat informasi ini:

Baca Juga :   Pemikiran Muhammad Abduh Tentang Ilmu Kalam dan Penelitian Tentangnya

Ketersediaan air sebagai kebutuhan sehari-hari selain dari air PDAM juga berasal dari air bawah tanah dengan cara membuat sumur bor. Namun sayangnya daerah Semarang Utara yang merupakan pemukiman padat penduduk dan industri dalam pembuatan sumur tidak memperhatikan aspek lingkungan. Pembuatan dan pengeboran sumur secara besar-besaran selalu meningkat dari tahun ke tahun. Akibat dari pengambilan air bawah tanah secara berlebihan yaitu terjadi penurunan ketinggian tanah yang berdampak pada turunnya permukaan air bawah tanah dan juga kualitas dari air bawah tanah tersebut. Pada daerah kecamatan Semarang Utara yang merupakan daerah yang berbatasan dengan laut Jawa, sangat dimungkinkan terjadinya intrusi air laut, akibat dari pembuatan sumur bor secara besar-besaran. Air laut yang mengandung clorida (air asin)apabila merembes kedalam air tanah pada tingkatan tertentu, akan menyebabkan kualitas air bawah tanah turun dan tidak layak untuk dikonsumsi. Dapat dikatakan telah terjadi pencemaran air bawah tanah karena intrusi air laut.Untuk itu diperlukan sosialisasi peningkatan penyadaran hukum bagi masyarakat tentang pencemaran air bawah tanah akibat intrusi air laut. Model sosialisasi ini di pilih dengan pertimbangan untuk meningkatkan kesadaran hukum tentang perijinan dalam membuat sumur bor. Tim melihat keseriusan dan antusias peserta dalam mengikuti penjelasan mengenai penyebab terjadinya pencemaran air bawah tanah, akibat dari pencemaran air bawah tanah, mekanisme hukum untuk mencegah pencemaran air bawah tanah. Peserta pengabdian pro aktif dalam menanggapi dan merespon penjelasan pemateri. Sosialisasi dilaksanakan secara terus menerus dan konsisten serta melibatkan stake holders yang terkait yaitu Pemerintah Kota Semarang, Dinas ESDM dan SDA kota Semarang.

Pengukuran Kadar Air Tanah Dengan Menggunakan Gypsum Block

Dalam abstraksi terdapat informasi ini:

Pekerjaan teknik sipil banyak dilakukan pada tanah tidak jenuh air (unsaturated). Perubahankedudukan muka air tanah akan mempengaruhi tingkat kadar air dalam tanah. Pengukuran kadarair biasanya dilakukan dalam laboratorium yang memerlukan waktu yang lama. Sebagai alternatifgypsum block dapat pakai sebagai alat sensor kadar air yang dapat mempercepat pengukuran kadarair tanah dan langsung dipakai dilapangan setelah dikalibrasi secara individu.Penelitian ini dilakukan terhadap dua jenis tanah yaitu tanah lempung (CH) dan pasir berlanau(SM) dengan volume contoh tanah yaitu menggunakan mold Standard serta USAha pemadatansampel tanah yaitu 25 pukulan per lapis. Pemberian kadar air untuk tanah lempung yaitu 10% ,15% ,20% ,30% dan 40% sedangkan pada sampel pasir berlanau, kadar air yang diberikan yaitu5% ,8% ,11%, 14% dan 17%.Hasil pengujian menunjukkan hubungan kadar air dengan resistansi gypsum block yangmenghasilkan koefisien korelasi (R2) = 0.904 pada sampel uji tanah lempung dan R2 = 0.146 padapasir lanau. Dengan demikian hasil penelitian memperlihatkan bahwa gypsum block dapatdigunakan untuk mengukur kadar air pada tanah lempung, sedangkan pada pasir berlanau,penggunaan gypsum block tidak cocok, karena tidak memberikan hasil yang baik, disebabkanoleh sifat permeabilitas pasir lanau yang besar.

Karakteristik Air Tanah Akuifer Dalam Sekitar Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (Tpst) Bantar Gebang-bekasi, Jawa Barat

Dalam abstraksi terdapat informasi ini:

Baca Juga :   Hasil Riset: Alkohol Dapat Merusak Kebugaran Tubuh Manusia

Telah dilakukan penelitian air tanah akuifer dalam di sekitar TPST Bantar Gebang, Bekasi menggunakan pendekatan isotop alam dan kimia air. Penelitian dilakukan dengan mengambil sejumlah sampel air tanah akuifer dalam (kedalaman lebih dari 40 m) di beberapa lokasi sumur bor sekitar TPST Bantar Gebang dan kemudian dianalisis konsentrasi isotop alam dan kimia airnya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui karakteristik air tanah akuifer dalam di sekitar TPST Bantar Gebang terhadap kemungkinan interaksi dengan air lindi sebagai dampak aktivitas pembuangan sampah. Berdasarkan hasil analisis isotop alam 18 O dan 2H, karakteristik air tanah akuifer dalam dapat dibagi menjadi tiga kelompok sesuai perbedaan konsentrasi isotop alamnya. Pertama, air tanah B3 memiliki konsentrasi isotop alam 18O dan 2H paling miskin (depleted), diperkirakan berasal dari daerah imbuh (recharge) dengan elevasi relatif tinggi. Kedua, air tanah BG2, BG8, BG9, BG4 dan BG7 memiliki konsentrasi isotop alam 18O dan 2H paling kaya (enrich), diperkirakan berasal dari daerah imbuh dengan elevasi relatif rendah. Ketiga, air tanahBG6, BG1dan BG5 memiliki konsentrasi isotop alam 18O dan 2H berada diantara kelompok pertama dan kedua, diperkirakan daerah imbuhnya berada pada elevasi diantara keduanya.Namun demikian, baik berdasarkan hasil analisis isotop alam maupun kimia air, air tanah BG5 dan BG7 terindikasi telah mengalami proses evaporasi atau percampuran dengan air tanah dangkal atau air permukaan tetapi bukan dengan air lindi. Demikian pula dengan sampel air tanah lainnya, seluruhnya tidak mengalami interaksi dengan air lindi. Sementara itu, hasil 14C menunjukkan bahwa aliran air tanah akuifer dalam bergerak dari selatan menuju utara dan barat-laut.

Peranan Pajak Pemanfaatan dan Pengambilan Air Bawah Tanah terhadap Konservasi Air Tanah

Dalam abstraksi terdapat informasi ini:

This study examines the role of groundwater conservation tax in Bantul regency. We will analyse the enforcement of groundwater conservation in Bantul and what role that the tax serves for the conservation policy. The study will also discuss the allocation of taxation revenue for the continuation of Bantul groundwater conservation. Penelitian ini menguji peran pajak air bawah tanah air konservasi di Kabupaten Bantul, yaitu pelaksanaan konservasi air bawah tanah di Bantul dan apa peran yang diberikan dari pajak air pada konservasi air bawah tanah dan berapa banyak hasil pajak air dialokasikan untuk program konservasi air bawah tanah di Kabupaten Bantul.

Analisis Perubahan Hidrologi Lereng Akibat Hujan terhadap Kestabilan Lereng

Dalam abstraksi terdapat informasi ini:

Infiltrasi air hujan ke dalam lereng akan berpengaruh terhadap kondisi hidrologi lereng misalnya Perubahan muka air tanah, tingkat kejenuhan, tekanan air pori. Perubahan dari aspek tersebut akan berpengaruh terhadap sifat tanah penutup lereng, misalnya nilai berat isi tanah, kohesi, sudut gesek dan kuat geser tanah. Perubahan muka air tanah akan meningkatkan tingkat kejenuhan tanah serta meningkatkan nilai tekanan air pori positif. Nilai tekanan air pori pada kondisi tanah dalam kondisi kering atau basah disebut dengan nilai tekanan air pori negatife atau nilai suction. Nilai suction ini akan cenderung menurun dan pada akhirnya menjadi sama dengan nol atau lebih besar dari 0 (tekanan air pori positif) apabila terjadi Perubahan kadar air dalam tanah dari kondisi tidak jenuh menuju jenuh. Pada kondisi inilah yang akan berpengaruh terhadap tingkat kestabilan lereng tersebut karena nilai kohesi dan sudut gesek menurun yang berakibat penurunan kekuatan geser tanah. Perubahan hidrologi dan kestabilan lereng dipengaruhi oleh intesitas hujan, kuat geser tanah, kondisi muka air tanah dan tingkat permeabilitas tanah penutup lereng


Note: Informasi yang kamu dapatkan adalah informasi abstraksi dari penelitian tentang Air Tanah. Untuk Selengkapnya kamu bisa klik link atau judul dari masing-masing daftar di atas.  

Related posts