Penelitian Berbasis Pemecahan Masalah Sosial | Pengertian Penelitian Berbasis Pemecahan Masalah Sosial | Langkah-Langkah Penelitian Berbasis Pemecahan Masalah Sosial |
Pengertian Penelitian Berbasis Pemecahan Masalah Sosial
Pemecahan masalah secara umum dapat didefinisikan sebagai proses kognitif perilaku mandiri individu atau kelompok dengan mencoba mengidentifikasi atau menemukan solusi yang efektif atas masalah tertentu yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari (D’Zurilla, 2004: 3). Artinya, pemecahan masalah dilakukan secara sadar, dan rasional, berorientasi pada tujuan untuk mengubah situasi yang bermasalah menjadi lebih baik.
Pada prinsipnya, penelitian sosial merupakan serangkaian langkah sistematis dan ilmiah yang dirancang untuk memperoleh suatu kebenaran. Kalian dapat dengan mudah memecahkan berbagai permasalahan kehidupan sehari-hari apabila terbiasa berpikir sistematis seperti prinsip-prinsip yang ada dalam penelitian sosial. Apabila kita terbiasa menggunakan logika berpikir ilmiah maka sebenarnya kita sedang berproses untuk memiliki kemampuan berpikir kritis. Selain itu, penelitian sosial memberikan solusi secara praktis maupun teoretis permasalahan sosial dalam masyarakat.
Langkah-Langkah Penelitian Berbasis Pemecahan Masalah Sosial
Mengidentifikasi dan Merumuskan Fokus Masalah
- Cara mengindentifikasi masalah dan merumuskan fokus masalah adalah :
- Amatilah gejala sosial di lingkungan sekitar kalian! Lalu, identifikasilah beberapa ragam gejala sosial yang mengarah pada permasalahan sosial!
- Coba tentukan fokus masalah yang akan kalian teliti dengan cara melakukan telaah literatur dan prasurvei.
- Tulislah temuan kalian dalam bentuk Bab 1: Pendahuluan, minimal terdiri atas latar belakang dan rumusan masalah yang disajikan dalam bentuk kalimat tanya. Latar belakang tidak perlu terlalu panjang, dapat disajikan dalam rentang 1.000-1.500 kata dengan ukuran kertas A4, spasi 1,15, dengan batas keseluruhan margin 2,5 cm. Sebaiknya latar belakang memuat garis besar isu/masalah dari kondisi umum ke khusus. Misalnya, gambaran umum masalah di level makro seperti kebijakan/aturan, data terkini, hingga penelitian terdahulu. Selanjutnya, kerucutkan pada gambaran garis besar gejala yang ditemukan melalui literatur dan prasurvei lapangan.
Mendesain Penyelidikan Masalah Sosial
Mendesain metode penelitian yang relevan untuk menyelidiki hingga menganalisis data yang diperoleh, dengan cara :
- Membuat catatan lembar observasi.
- Membuat instrumen wawancara.
- Kajian pustaka memuat konsep-konsep penting dan teori yang digunakan untuk menganalisis data. Kalian dapat mencoba belajar menggunakan aplikasi untuk mengutip referensi dan membuat daftar pustaka. Beberapa aplikasi yang dapat kalian manfaatkan, yaitu Mendeley, Zotero, Endnote, dan lainnya. Kalian dapat mempelajarinya melalui tutorial di internet.
- Metode penelitian memuat lokasi, jenis penelitian, sumber data, teknik pengumpulan data, validitas data, dan analisis data. Kalian juga perlu membuat instrumen pengumpulan data yang tepat. Instrumen penelitian disesuaikan dengan jenis penelitian yang kalian pilih, baik metode kuantitatif maupun kualitatif. Beberapa instrumen penelitian tersebut meliputi wawancara, observasi, angket/kuesioner, atau dokumentasi.
Mengumpulkan dan Menganalisis Data
Setelah menyusun proposal penelitian, Andi dan kelompoknya mulai melakukan pengumpulan data. Pada tahap ini peneliti berupaya mengumpulkan data-data untuk menjawab rumusan masalah penelitian. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan Andi dan kelompoknya, yaitu observasi dan wawancara.
Setelah semua data terkumpul mereka melakukan analisis data sesuai langkah-langkah berikut.
- Mengumpulkan semua data dan menyajikannya dalam bentuk transkrip.
- Reduksi/eliminasi jawaban-jawaban informan yang tidak relevan dengan penelitian dan mengelompokkannya berdasarkan konsep-konsep tertentu. Selain itu, periksa kembali kelengkapan informasi pada tiap-tiap informan.
- Menyajikan hasil temuan lapangan dalam bentuk matrik atau bagan.
- Menarik kesimpulan dan mengaitkannya dengan teori.
Melaporkan dan Merekomendasikan Pemecahan Masalah
Penelitian perlu didokumentasikan secara sistematis dalam bentuk laporan penelitian. Pada era digital saat ini publikasi laporan penelitian dapat dilakukan melalui berbagai saluran. Misalnya, dalam bentuk jurnal ilmiah atau memasukkannya pada repository milik sekolah. Hasil penelitian yang disebarluaskan dapat membantu orang lain memecahkan masalah sosial serupa.
Secara umum ada beberapa bentuk upaya untuk mengatasi masalah sosial dalam masyarakat, yaitu upaya preventif, kuratif, dan campuran. Upaya preventif dilakukan untuk mencegah terjadinya masalah sosial. Misalnya, dilakukan melalui sosialisasi, edukasi, pengawasan, dan meningkatkan kerja sama antar pihak. Sementara itu, upaya kuratif berarti penanganan setelah kejadian. Misalnya, melalui pendampingan/ konseling, penegakan hukum, dan rehabilitasi. Adapun upaya campuran merupakan kombinasi pencegahan dan penanganan setelah terjadi masalah sosial.
Selain menulis publikasi ilmiah, kalian juga perlu terampil dalam mempresentasikan hasil penelitian. Berikut persiapan yang perlu kalian perhatikan dalam mempresentasikan laporan hasil penelitian.
- Kenali jenis forum ilmiah yang akan kalian ikuti. Misalnya, audiensi, durasi waktu yang diberikan, media yang digunakan, dan keterjangkauan lokasi kegiatan.
- Persiapkan media presentasi yang memudahkan kalian menyampaikan hasil penelitian. Misalnya, menggunakan power point, poster ilmiah, atau infografis. Pastikan hanya pokok-pokok pikiran yang sistematis dan sedikit teks yang disajikan. Kalian dapat menggantikan beberapa bagian dengan gambar yang menjelaskan pokok-pokok temuan penelitian.
- Saat presentasi berlangsung, kalian perlu menunjukkan perhatian kepada seluruh audiens. Berbicaralah secara jelas sambil menatap audiens dan kurangi terlalu banyak menyimak layar atau naskah. Tunjukkan ekspresi yang sesuai dengan topik bahasan kalian. Apabila memungkinkan, bangunlah interaksi yang cukup dengan audiens. Presentasi yang baik tidak hanya menunjukkan konten/materi dan media menarik, tetapi diiringi pula dengan kemampuan komunikasi yang baik. Oleh karena itu, kalian perlu mengasah kemampuan komunikasi sejak dini. Misalnya, berperan aktif ketika diskusi di kelas dan mengikuti forum-forum ilmiah.
Baca Kumpulan: Rangkuman Sosiologi Kelas 11 SMA

