Pada awal kemunculan transJakarta, pemda banyak merekrut sopir dan armada yang didominasi oleh laki-laki. Seiring berkembangnya zaman muncul salah satu sopir bus trans perempuan. Pada awalnya masyarakat melihat sopir perempuan bukanlah hal yang umum terjadi, tidak sedikit masyarakat mengucilkan kemampuan perempuan dalam membawa kendaraan besar tersebut, dan hal tersebut dianggap sebagai perilaku yang menyimpang di masyarakat. Berdasarkan perspektif dari sopir perempuan tersebut ia merasa hal tersebut bukanlah sebuah hal yang melanggar norma, bahkan semenjak ia menjadi sopir bus, ia bisa menaikkan perekonomian keluarga karena jaminan kesejahteraan yang pemerintah berikan kepada sopir armada bus transJakarta. Dapat disimpulkan dampak dari perilaku menyimpang yang terjadi pada kasus tersebut adalah ….
Memberikan dampak negatif berupa pengucilan oleh masyarakat yang menolak sopir bus perempuan
Memberikan respons masyarakat terhadap bentuk penyimpangan yang terjadi di trans Jakarta
Keuntungan pemerintah kota terhadap penurunan komplain mengenai cara menyetir bus dengan sopir laki-laki
Memberikan dampak positif bagi diri sendiri dan orang lain, berupa pemasukan untuk keluarga dan mobilisasi masyarakat tetap berjalan
Mengutamakan kepentingan publik sehingga muncul sopir perempuan yang memberikan kenyamanan berkendara

Jawaban: D
Pembahasan:
Penyimpangan sosial sendiri merupakan suatu perilaku yang tidak sesuai dengan nilai, dan norma sosial yang berlaku di masyarakat. Selain itu, penyimpangan sosial juga dipahami sebagai perilaku atau perbuatan seseorang atau kelompok yang tidak sesuai dengan nilai moral atau nilai sosial, baik dalam hal agama maupun kehidupan sosial kemasyarakatan. Namun, tidak semua penyimpangan memberikan dampak buruk, menyimpang bukan berarti bertindak negatif. Seperti pada kasus di atas, yang dilakukan perempuan untuk menjadi sopir bus bagi sebagian orang saat ini menjadi hal yang lumrah, tapi untuk sebagian masyarakat lain memandang sopir adalah pekerjaan yang diidentikkan dengan laki-laki. Selain itu hal ini baru terjadi, ketika transJakarta dioperasikan sebagai salah satu sarana transportasi umum yang memiliki jalur khusus di Jakarta, baik sopir laki-laki maupun perempuan sistem kerja yang dimiliki pun sama, mengantarkan penumpang dari daerah satu ke daerah lainnya sehingga penumpang tidak akan dirugikan dengan keberadaan sopir perempuan. Jika dilihat dari perspektif sopir itu juga menjadi pembuktian jika perempuan juga mampu memiliki keterampilan menyetir dan bias dijadikan pekerjaan yang mendatangkan pendapatan tiap bulannya.
Jadi, jawaban yang benar adalah D.






