Lembaga Keuangan dan Sistem Keuangan, Pengertian, Fungsi, Metode, Bentuk, Peran, dan lainnya

  • Whatsapp
Lembaga Keuangan dan Sistem Keuangan, Pengertian, Fungsi, Metode, Bentuk, dan lainnya

Lembaga Keuangan Adalah | Pengertian Lembaga Keuangan | Fungsi Lembaga Keuangan | Sistem Keuangan Adalah | Pengertian Sistem Keuangan | Metode | Bentuk | Peran |

Pengertian Lembaga Keuangan

  • Lembaga Keuangan adalah badan usaha yang kekayaannya terutama berbentuk aset keuangan (finacial assets) atau tagihan (claims), seperti saham dan obligasi.
  • Lembaga keuangan merupakan lembaga yang kegiatan utamanya melakukan kegiatan ekonomi finansial
  • Lembaga keuangan merupakan perusahaan finansial (financial business firm). Sebagai perusahaan finansial, perusahaan keuangan beroperasi dengan modal utang (debt capital). Modal utang tersebut diperoleh lembaga keuangan dari masyarakat dalam berbagai bentuk.
  • Lembaga keuangan yang sebagian besar kewajibanya (passivanya) berupa kewajiban finansial (financial liabilities)
  • Lembaga keuangan adalah lembaga yang kegiatan utamanya bergerak dibidang keuangan (finance)
  • Lembaga keuangan adalah organisasi yang bertindak sebagai agen, broker, dan intermediari dalam transaksi keuangan.
  • Lembaga keuangan adalah lembaga yang kegiatan utamanya meminjam uang dari masyarakat dan/atau meminjamkan kepada masyarakat
  • Lembaga keuangan adalah lembaga yang kegiatan utamanya pinjam‐ meminjam uang, sehinggaberarti lembaga keuangan adalah lembaga yang kegiatan utamanya berdagang uang. (Prof.Dr.H. Veithzal Rivai, dkk)

Fungsi Lembaga Keuangan

Lembaga keuangan merupakan bagian dari sistem keuangan dalam perekonomian modern yang melayani masyarakat pemakai jasa keuangan. Sistem keuangan pada dasarnya merupakan suatu jaringan pasar keuangan (financial market), institusi, sektor usaha, rumah tangga dan lembaga pemerintah yang merupakan peserta dan juga sekaligus memiliki wewenang dalam mengatur operasi sistem keuangan tersebut. Pada dasarnya fungsi pokok sistem keuangan adalah mengalihkan dana (loanable fund) dari penabung atau unit surplus kepada peminjam atau unit defisit. (Prof.Dr.H. Veithzal Rivai, dkk)



Pengertian Sistem Keuangan

Sistem keuangan dalam suatu negara terdiri dari unit‐unit lembaga keuangan baik institusi perbankan, lembaga keuangan bukan bank serta pasar yang saling berinteraksi secara kompleks dengan tujuan memobilisasi dana untuk investasi dan menyediakan fasilitas sistem pembayaran untuk pembiayaan aktivitas komersial.



Dalam Sistem keuangan terjadi intermediasi antara yang memiliki dana dan yang membutuhkan dana, transformasi dan pengelolaan risiko serta penemuan harga pasar.

Suatu sistem keuangan yang efisien dan kokoh adalah sistem keuangan yang mampu memobilisasi dan mengalokasikan sumber daya yang terbatas kepada aktivitas yang memberikan tingkat pengembalian yang optimal dan mampu berkontribusi secara penuh    dalam pertumbuhan ekonomi suatu negara secara sehat, berkelanjutan dan seimbang

Fungsi Sistem Keuangan

Sistem keuangan merupakan salah satu unsur yang paling penting dari setiap perekonomian suatu negara. Sistem ekonomi modern tidak dapat berfungsi tanpa sistem keuangan. Fungsi sistem keuangan antara lain sebagai berikut:

Menyediakan mekanisme pembayaran

Sistem keuangan menyediakan suatu mekanisme pembayaran dalam bentuk uang, rekening koran, dan instrumen transaksi lain.

Menyediakan kredit

Sistem keuangan menyediakan pembiayaan untuk mendukung pembelian barang, jasa dan untuk membiayai investasi



Penciptaan uang

Penciptaan uang oleh sistem keuangan mungkin dilakukan melalui penyediaan kredit dan mekanisme pembayaran. Penciptaan uang yang dimaksud adalah semua bentuk uang yang dapat digunakan sebagai alat penukaran (medium of exchange).

Saranan tabungan

Memberikan sarana penyimpanan dana dalam berbagai bentuk jenis simpanan

Metode Pengalihan Dana dalam Sistem Keuangan

  • Metode Pembiayaan Langsung

Metode pembiayaan langsung atau direct financing method adalah suatu cara pemberian kredit dimana unit surplus atau ultimate leaders bertemulangsung dengan unit defisit atau ultimate borrowers tanpa melalui lembaga keuangan

  • Metode Pembiayaan Semilangsung

Proses pertukaran dana sangat tergantung pada investasi dari pihak ketiga, yaitu broker, dealer, investment banker untuk menyelesaikan transaksi peminjaman dana tersebut. Pembiayaan semacam ini disebut semidirect financing method.

  • Metode Pembiayaan Tidak Langsung

Unit surplus menyimpan uangnya dalam bentuk sekuritas sekunder (seperti:giro, tabungan, deposito berjangka, sertifikat deposito, polis asuransi, program pensiun, reksa dana). Sementara itu unit defisit menyimpan uangnya dalam bentuk sekuritas primer (seperti : obligasi, saham commecial paper, promissory notes, repurchase agreement, banker’s acceptance, treasury bills, bill of exchange).

  • Lembaga Intermediasi Keuangan

Intermediasi keuangan adalah proses pembelian surplus dana dari unit ekonomi, yaitu sektor usaha, lembaga pemerintah, dan individu (rumah tangga) untuk tujuan penyediaan dana bagi unit ekonomi lain. Intermediasi keuangan merupakan kegiatan pengalihan dana dari unit ekonomi surplus ke unit ekonomi defisit.

Bentuk Lembaga Intermediasi Keuangan

1. Depository Intermediaries

Lembaga intermediasi keuangan ini dapat pula disebut sebagai lembaga penghimpunan, yaitu bank umum, BPR, Lembaga Dana dan Kredit Pedesaan (LDKP)

2. Contractual Intermediaries

Lembaga ini melakukan kontrak dengan nasabahnya dalam usahanya menarik tabungan atau memberikan perlindungan finansial terhadap timbulnya kerugian baik jiwa maupun harta, yang dikenal dengan perusahaan asuransi kerugian dan dana pensiun.

3. Investment Intermediaries

Lembaga intermediasi ini menawarkan surat‐surat berharga yang dapat dimiliki sebagai investasi jangka panjang, antara lain trust fund, mutual stock funds, money market funds, trust dan investment companies.

Peran Lembaga Keuangan Sebagai Lembaga Intermediasi

1. Asset transmutations

Lembaga keuangan mempunyai aset berupa janji‐janji untuk membayar atau dapat diartikan senbagai pinjaman kepada pihak lain dengan jangka waktu sesuai dengan kebutuhan peminjam. Dana lembaga keuangan dalam membiayai aset tersebut dananya dapat diperoleh dari penabung yang jangka waktunya menutur kebutuhan penabung.

2. Liquidity

Likuiditas berkaitan dengan kemampuan untuk memperoleh uang tunai pada saat dibutuhkan atau diartikan pula kemampuan bank memenuhi kewajibanny dengan segera.

3. Income Allocation

Merelokasikan penghasilan waktu sekarang untuk persiapan masa yang akan datang.

4. Transactions

Peran lembaga keuangan sebagai lembaga intermediasi adalah memberikan jasa agar terjadi transaksi moneter.



Related posts