Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 6 SD Halaman 112, 113, 114, 115, 116 | Kurikulum 2013 | K-13 Revisi | Menuju Masyarakat Sehat | Membangun Masyarakat Sehat |
Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 6 SD Halaman 112, 113, 114, 115, 116
Apakah kamu sedang mencari jawaban dari pertanyaan ada di dalam buku pelajaran Tema 6 Kelas 6 SD Halaman 112, 113, 114, 115, 116? Kamu sekarang berada di tempat yang tepat.
Di bawah ini akan dihadirkan jawaban dari pertanyaan yang ada di Halaman 112, 113, 114, 115, 116. Hal ini supaya kamu mudah dalam mengerjakan tugas yang diberikan guru. Upss… ini bukan anjuran untuk mencontek yah. Terlebih WISLAH sekarang sudah punya TANYA.WISLAH.COM yang menyajikan semua soal berserta jawaban dari berbagai tugas yang diberikan guru.
Model memberikan jawaban ini, kami niatkan untuk melatih kamu mengukur akurasi pemahaman kamu atas pertanyaan yang ada. Dan belajar konsep besar dari alur dari sebuah bahasan. Karena tidak mungkin kumpulan soal termasuk soal bahasan ini (Soal dalam Tema 6 Kelas 6 Halaman 112, 113, 114, 115, 116) dibuat tidak berdasar struktur logika yang runut dan terstruktur.
Jawaban Tema 6 Kelas 6 Halaman 112, 113, 114, 115, 116
Ayo Mengamati
Apakah beberapa contoh gambar di atas menunjukkan keadaan masyarakat yang sejahtera? Ungkapkan pendapatmu dengan menuliskan dalam kolom berikut!
Jawaban:
Gambar menunjukkan masyarakat sejahtera karena dapat memenuhi kebutuhan dengan baik, seperti dapat bersekolah, dapat berhubungan baik antar umat beragama, mendapatkan hasil panen yang memuaskan, dan dapat berolahraga di lingkungan yang bersih dan sehat.
Udin telah memasuki masa pubertas. Udin tidak lagi kanak-kanak. Udin mulai bersungguh-sungguh dalam belajar.
Udin ingin menjadi anak pintar supaya hidupnya sejahtera sehingga berguna bagi bangsa. Ingatkah kamu perbedaan masa kanak-kanak dan masa pubertas? Lakukan kegiatan berikut!
Ayo Berlatih
Carilah beberapa gambar tentang ciri-ciri masa kanak-kanak dan masa pubertas! Jika kamu anak laki-laki carilah gambar anak laki-laki pada masa kanak-kanak dan anak laki-laki pada masa pubertas.
Jika kamu anak perempuan, carilah gambar anak perempuan pada masa kanak-kanak dan anak perempuan pada masa pubertas.
Tempelkan gambar yang kamu temukan pada kotak di bawah. Tuliskan keterangan di samping gambar. Keterangan dapat berupa ciri-ciri masa kanak-kanak dan masa pubertas.
Perbedaan masa kanak-kanak dan masa pubertas adalah pada segi fisik terlihat diantaranya yaitu pada masa kanak-kanak belum muncul rambut halus di ketiak dan alat kelam*n, sedang masa pubertas sudah mulai tumbuh.
Belum berubahnya suara pada masa kanak-kanak, sedang pada masa pubertas, sudah ada perubahan, dan pada masa kanan-kanan belum tumbuh jakun, sedangkan masa pubertas sudah tumbuh jakun.
Masyarakat yang sejahtera berada dalam keadaan sehat. Kesehatan masyarakat dapat dipengaruhi oleh lingkungan.
Oleh karena itu, untuk menciptakan masyarakat sehat diperlukan kerja sama. Siapa saja yang harus bekerja sama untuk menciptakan masyarakat sehat?
Apa pentingnya kerja sama dalam menciptakan masyarakat sehat. Bacalah bacaan berikut!
Ayo Membaca
Pentingnya Kerja Sama
Manusia adalah makhluk sosial. Kita tidak bisa hidup sendiri. Kita perlu berinteraksi dan bekerja sama dengan orang lain, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
Kita sering mendengar bahwa dengan bekerja sama, pekerjaan menjadi lebih mudah dan tujuan lebih cepat tercapai.
Kerja sama dapat dimulai di lingkungan rumah. Karena rumah adalah tempat tinggal keluarga. Salah satu contoh kerja sama yang sangat sederhana di lingkungan keluarga adalah menjaga kebersihan rumah.
Menjaga kebersihan rumah tidak dapat dilakukan oleh satu orang saja, namun perlu melibatkan seluruh anggota keluarga, misalnya dengan melaksanakan kerja bakti.
Kerja sama juga diperlukan untuk menciptakan masyarakat sehat.
Banyak cara yang dapat dilakukan, misalnya melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan secara rutin, memilah dan mengolah sampah bersama-sama, menanam pohon di lingkungan rumah, serta mencegah penyebaran penyakit menular melalui 3 M (menguras tempat penampungan air secara rutin, menutup tempat-tempat penampungan air, dan mengubur barang-barang yang tidak terpakai yang dapat menimbulkan genangan air). Tanpa kerja sama, masyarakat sehat tidak terwujud.
Ayo Berlatih
Teks di atas merupakan teks nonfiksi yang memiliki judul. Cobalah bandingkan informasi yang diharapkan setelah membaca judul teks dengan informasi yang didapatkan setelah membaca teks tersebut.
Ungkapkan hasil perbandinganmu dalam bentuk tabel atau diagram sesuai kreasimu.
Jawaban:
Diagram atau tabel:

Ayo Renungkan
Coba renungkan! Apakah kamu saat ini kamu mengalami masa kanak-kanak atau masa pubertas? Perhatikan keadaan tubuhmu!
Apa yang dapat kamu lakukan untuk mensejahterakan hidupmu supaya kelak kamu dapat berguna bagi bangsa? Tuliskan hasil renunganmu pada kolom berikut!
Jawaban:
Pada saat ini saya sudah mengalami masa pubertas karena jakun mulai tumbuh, suara mulai membesar dan tumbuh cambang, janggut.
Yang dapat saya lakukan untuk mensejahterakan hidup adalah belajar dengan tekun sehingga mencapai apa yang dicita-citakan.
Bonus Cerita Anak SD: Kakek Pasto Pandai Berhitung
Kakek Pasto Pandai Berhitung
Rubel adalah rubah belang malas yang tinggal di Desa Hijau. Pekerjaannya hanya tidur, tidur, dan tidur. Kalau lapar ia akan meminta makanan dari teman-temannya. Kalau tak ada lagi yang mau memberinya makan, Rubel akan mencuri makanan dari rumah-rumah penghuni desa. Suatu hari, Boni si Kuda Nil memergokinya mencuri kue di rumah Nenek Ladia, seekor sapi tua yang pelupa.
“Aku akan laporkan ini pada Nenek Ladia, kata Boni.
“Silakan saja. Nenek Ladia tak akan percaya padamu,” jawab Rubel, yakin.
Ternyata Rubel benar. Jangankan menghitung kue yang ia buat, Nenek Ladia pun lupa kalau ia sudah membuat kue. Rubel tertawa-tawa senang. Setelah itu ia tertidur pulas karena kekenyangan. “Suatu hari pasti ia akan ketahuan kalau suka mencuri,” kata Boni, geram.
Suatu hari, Desa Hijau kedatangan warga baru. Namanya Kakek Pasto, Beruang yang sudah lanjut usia. Kakek Pasto adalah pembuat pasta terkenal. Pasta buatannya sangat nikmat tak terkira. Sejak hari pertama ia datang. Rubel sudah mengincar pasta-pasta buatannya.
“Hmmm, aku sudah tidak sabar,” gumam Rubel sambil mengintip dari balik pohon. Ketika Kakek Pasto sedang tertidur lelap, Rubel masuk dari jendela yang terbuka. Diambilnya kue-kue buatan kakek Pasto. Aha! Ada tiga sepiring spaghetti di mejanya. Diambilnya satu piring saja. Rubel lalu pergi diam-diam lewat jendela, sebelum Kakek Pasto terbangun.
Keesokan harinya Rubel mengulangi hal yang sama. Kali ini Kakek Pasto sedang pergi ke suatu tempat.
“Wah, wah, tentu Kakek Pasto tak pernah menghitung berapa banyak spaghetti buatannya,” Rubel tertawa-tawa senang.
Tiba-tiba Kakek Pasto muncul dari balik pintu. “Siapa bilang?” hardiknya.
“Kemarin aku sudah membuat 155 kue bulan. Ketika bangun tidur, kuhitung tinggal 98. Jadi ada 57 yang hilang. Aku juga memasak spaghetti. Ada 900 lembar spaghetti terbagi dalam tiga piring. Kemarin tinggal dua piring.”
Rubel gelagapan. Kakek Pasto tak hanya pintar memasak, ia juga pintar berhitung! Rubel tak bisa berkilah lagi. Kakek Pasto sudah memergokinya mencuri makanannya
Kabar itu menyebar ke seluruh desa. Rubel sekarang punya julukan baru, ‘Si Pencuri Makanan’. Kini untuk mendapatkan makanan, Rubel harus bekerja keras. Ia harus menggiling adonan pasta menjadi lembaran-lembaran spaghetti. Setiap hari ia harus menghasilkan 1500 lembar spaghetti, tak boleh kurang. Karena Kakek Pasto benar-benar menghitungnya.

