Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 6 SD Halaman 104, 105, 106, 107, 108, 109, 110, 111 Kurikulum 2013 (K-13) Revisi

kunci jawaban tematik kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6

Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 6 SD Halaman 104, 105, 106, 107, 108, 109, 110, 111 | Kurikulum 2013 | K-13 Revisi | Menuju Masyarakat Sehat | Membangun Masyarakat Sehat |

Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 6 SD Halaman 104, 105, 106, 107, 108, 109, 110, 111

Apakah kamu sedang mencari jawaban dari pertanyaan ada di dalam buku pelajaran Tema 6 Kelas 6 SD Halaman 104, 105, 106, 107, 108, 109, 110, 111? Kamu sekarang berada di tempat yang tepat.

Di bawah ini akan dihadirkan jawaban dari pertanyaan yang ada di Halaman 104, 105, 106, 107, 108, 109, 110, 111. Hal ini supaya kamu mudah dalam mengerjakan tugas yang diberikan guru. Upss… ini bukan anjuran untuk mencontek yah. Terlebih WISLAH sekarang sudah punya TANYA.WISLAH.COM yang menyajikan semua soal berserta jawaban dari berbagai tugas yang diberikan guru.

Model memberikan jawaban ini, kami niatkan untuk melatih kamu mengukur akurasi pemahaman kamu atas pertanyaan yang ada. Dan belajar konsep besar dari alur dari sebuah bahasan. Karena tidak mungkin kumpulan soal termasuk soal bahasan ini (Soal dalam Tema 6 Kelas 6 Halaman 104, 105, 106, 107, 108, 109, 110, 111) dibuat tidak berdasar struktur logika yang runut dan terstruktur. 

Jawaban Tema 6 Kelas 6 Halaman 104, 105, 106, 107, 108, 109, 110, 111

Ciri masyarakat sejahtera antara lain dalam keadaan sehat. Oleh karena itu, kesehatan tubuh dan kesehatan lingkungan harus diperhatikan oleh semua warga negara. Setiap warga negara hendaknya memiliki kesadaran untuk hidup sehat. Apa yang sudah kamu lakukan untuk menjaga kesehatanmu? Banyak papan reklame yang mengajak kita untuk hidup sehat. Apakah kamu pernah melihat?

Ayo Mengamati

Amatilah gambar berikut!

Ayo Berdiskusi

Diskusikan dengan teman sebangkumu gambar-gambar reklame di atas mengenai hal berikut! Tuliskan hasil diskusi pada kotak berikut.

1. Apa isi setiap reklame pada gambar di atas?

Jawaban:

Gambar 1= Melindungi anak-anak dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Gambar 2 = Larangan untuk tidak merokok.

Gambar 3 = Imbauan bijak memilih makanan.

Gambar 4 = Informasi pencegahan penyakit demam berdarah.

Gambar 5 = Ajakan lomba balita sejahtera pada suatu desa.

2. Apakah menurut kalian reklame itu menarik? Apa alasannya?

Jawaban:

Tentu saja menarik karena menyajikan informasi yang penting dan disajikan dengan warna, gambar serta tulisan yang singkat dan jelas.

Pada pembelajaran 2, kamu sudah mengetahui bahwa reklame ada bermacammacam di antaranya ada reklame media visual seperti pada gambar di atas.

Berdasarkan pemasangannya, reklame media visual ada yang dipasang di luar ruang. Contoh reklame media visual yang dipasang di luar ruang yaitu baliho.

Baliho dapat digunakan sebagai media promosi atau pengiklanan suatu produk baru dan dapat juga digunakan sebagai media pemberitaan kegiatan tertentu. Pernahkah kamu melihat bentuk baliho? Dapatkah kamu membuat baliho?

Ayo Berlatih

1. Carilah gambar baliho. Kemudian tempel pada kotak berikut.

Jawaban:

2. Apa yang akan kamu tuliskan dan gambarkan jika kamu diminta membuat baliho sederhana tentang pemberitaan hidup sehat supaya sejahtera?

Jawaban:

3. Gambarkan rancangan baliho tentang pemberitaan hidup sehat supaya sejahtera. Kamu dapat mencari gambar-gambar di media cetak maupun internet untuk mendukung rancanganmu. Gambar-gambar dapat digunakan dengan cara teknik montase. Buatlah rancangannya pada selembar kertas.

Jawaban:

Montase adalah susunan gambar yang diambil dari berbagai media sperti koran, majalah, tabloid dll. sedangkan teknik montase adalah teknik menggambar dengan cara menempelkan susunan gambar yang telah ada sebelum gambar tersebut dibentuk.

Langkah membuat montase :

1. Siapkan kertas gambar yang akan digunakan untuk menggambar

2. Ambil gambar yang anda inginkan dari majalah,koran,tabloid atau lainnya

3. Siapkan alat yang digunakan untuk menggambar seperti gunting, cutter, lem,spidol, pewarna(crayon), pensil dll

4. Gunting bagian gambar yang diinginkan sehingga dapat digunakan atau ditempel di kertas gambar (usahakan gunting serapih mungkin dan tidak terlihat jika itu adalah potongan gambar)

5. Susunlah gambar tadi pada kertas gambar sesuai yang diinginkan dengan menggabung-gabungkan gambar yang ada

6. Usahakan gambar satu dan lainnya bisa dipadukan agar terlihat artistik dan menarik

7. Jika sudah ditempel maka saatnya melakukan finishing dengan mewarnai menggunakan crayon,bisa juga digambar menggunakan spidol atau pensil agar gambar dapat lebih elegan

Apa yang kamu lakukan untuk mendukung supaya masyarakat Indonesia sejahtera sehingga negara kuat? Apakah kamu juga menjaga kesehatanmu? Bagaimana caramu menjaga kesehatan? Saat ini mungkin kamu tidak lagi kanak-kanak, mungkin kamu sudah remaja. Masa remaja adalah masa memasuki pubertas. Pada masa pubertas hendaknya kamu sudah bisa menjaga kesehatan tubuhmu, misalnya dengan cara rajin berolahraga. Ingatkah kamu mengenai ciri-ciri masa pubertas?

Ayo Menulis

Ciri-ciri masa pubertas pada anak laki-laki yaitu

1. Ciri- ciri masa pubertas pada anak laki-laki:

– Tumbuhnya rambut halus di ketiak dan alat kelamin

– Suara jadi membesar

– Tumbuh jakun

– Tumbuh kumis, jambang dan janggut

2. Ciri-ciri masa pubertas pada anak perempuan yaitu

– Tumbuhnya rambut halus di ketiak dan alat kelamin.

– Suara jadi melengking

– Payudara membesar

– Panggul melebar

Selain sehat, masyarakat sejahtera juga harus memiliki keterampilan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Pemerintah selalu berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mari, membaca bacaan berikut!

Ayo Membaca

Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

Tingkat kesejahteraan masyarakat setiap daerah di Indonesia tidaklah sama. Perbedaan tingkat kesejahteraan masyarakat tersebut di antaranya disebabkan pendapatan setiap kepala keluarga berbeda-beda. Selain itu, tingkat kesejahteraan masyarakat juga disebabkan oleh kemiskinan, letak geografis, globalisasi, lapangan kerja, kualitas masyarakat, dan persebaran penduduk.

Pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu mengubah pembangunan yang berorientasi di kota besar menjadi pembangunan yang merata hingga kepelosok desa. Pembangunan hendaknya dilakukan secara merata hingga ke desa maupun sampai ke pelosok desa. Pembangunan di kota besar hanya akan memicu urbanisasi. Masyarakat desa akan berbondong-bondong bekerja di kota. Akibatnya, masyarakat desa enggan melakukan usaha di desa misalnya di sektor pertanian.

Sektor pertanian memiliki ketahanan paling tinggi dalam menghadapi imbas berbagai krisis. Pedesaan dapat berperan penting dalam penyediaan pangan. Bahkan, pedesaan dapat menggerakkan ekonomi masyarakat karena kemampuannya menyerap tenaga kerja (khususnya di bidang pertanian). Dengan membangun pedesaan, kesejahteraan masyarakat di desa akan meningkat.

Upaya lain untuk meningkatkan kesejahteraan yaitu dengan menyelenggarakan pelatihan untuk masyarakat desa. Sebagai contoh, pemerintah memberdayakan ibu-ibu PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) untuk dilatih membatik. Ibu-Ibu di desa diberikan pelatihan membatik dengan mendatangkan narasumber yang ahli dalam bidangnya. Mereka dilatih hingga mahir dalam membatik. Selanjutnya, mereka diberi pelatihan tentang manajemen usaha dan cara pemasaran produk. Pelatihan tersebut menjadi bekal yang cukup bagi ibu-ibu di desa untuk mandiri berkegiatan ekonomi. Dengan demikian, pelatihan membatik dapat melatih jiwa kewirausahaan dan mengurangi kemiskinan yang ada di Indonesia.

Apakah judul bacaan di atas sesuai dengan isinya? Tuliskan tanggapanmu pada kolom berikut!

Jawaban:

Judul bacaan dengan isi bacaan sesuai karena bacaan berisi tentang upaya yang dilakukan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat

Media menyampaikan informasi melalui bacaaan. Tetapi pada beberapa media dapat ditemui antara judul bacaan dan isi bacaan tidak sesuai. Hal tersebut dapat membingungkan pembaca. Bagaimana judul bacaan yang tidak sesuai dengan isinya? Cermati bacaan berikut.

Ayo Membaca

Bacalah bacaan berikut! Kemudian, cermati judul dan isi bacaannya!

Sukseskan Gerakan Literasi di Masyarakat

Indonesia ingin tingkat ekonomi masyarakatnya sejajar dengan bangsa lain. Upaya membangun kemampuan ekonomi untuk kemandirian dan daya saing merupakan bagian dari cita-cita Indonesia untuk sejajar dengan negara lain. Oleh karena itu, Indonesia perlu menata sistem ekonomi yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).

Secara sederhana membangun kesejahteraan masyarakat hanya perlu dilakukan dengan menanamkan minat baca pada diri masyarakat. Jika minat baca masyarakat meningkat, maka tingkat kesejahteraan masyarakat akan ikut meningkat. Oleh sebab itu, penanaman minat baca pada masyarakat perlu ditingkatkan.

Penanaman minat baca harus dilakukan secara rutin sehingga menjadi kegiatan literasi yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan literasi tidak hanya dimaknai secara konvensional, yaitu kemampuan membaca dan menulis. Akan tetapi, dapat diterjemahkan sebagai kegiatan untuk mengatasi persoalan, meningkatkan kualitas hidup, dan kesejahteraan.

Kegiatan literasi ini diharapkan mampu meningkatkan pola pikir masyarakat. Masyarakat dapat menciptakan sebuah karya berdasarkan pengetahuan yang mereka peroleh dari membaca. Karya tersebut dapat dipasarkan atau dikenalkan kepada masyarakat umum.

Kegiatan literasi dapat dilakukan di sekolah, keluarga, dan masyarakat. Kegiatan literasi sangat berguna untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Kegiatan ini sangat dibutuhkan masyarakat untuk meningkatkan kualitas individu, keluarga, dan masyarakat.

Kebiasaan masyarakat yang menonton atau mendengar dari berbagai media elektronik lebih sering dilakukan dibandingkan membaca atau menulis. Kebiasaan masyarakat tersebut harus segera dikurangi. Masyarakat harus memperbanyak waktu untuk mengunjungi sumber ilmu pengetahuan, salah satunya perpustakaan.

Perpustakaan berperan sebagai media pembelajaran bersama untuk mengem bang kan potensi masyarakat. Selain menyediakan sumber-sumber bacaan untuk menggali informasi dan pengetahuan, perpustakaan juga memfasilitasi masyarakat dengan berbagai kegiatan pelatihan dan keterampilan. Kegiatan pelatihan dan keterampilan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jadi, perpustakaan sangat berperan kendali dalam penguatan literasi masyarakat. Perpustakaan harus meningkatkan jumlah dan mutu buku untuk membangun bangsa yang gemar membaca

Bacaan di atas antara judul dan isi bacaan tidak sesuai? Apa judul yang menurutmu sesuai? Tuliskan dalam kolom berikut.

Jawaban:

Iya antara judul pada bacaan kurang sesuai.

Judul yang sesuai sebagai berikut “Menanamkan Minat Baca pada Masyarakat”.

Ayo Renungkan

Apa yang sudah kamu pelajari hari ini? Apakah kamu senang saat melakukan kegiatan pada hari ini? Apa alasannya? Coba tuliskan hasil renunganmu pada kotak berikut.

Jawaban:

Hari ini saya sudah belajar isi reklame dengan, membuat gambar rancangan baliho, menuliskan ciri-ciri masa pubertas pada anak laki-laki dan perempuan, menuliskan keterkaitan judul bacaan dengan isi bacaan, dan dapat menunjukkan judul bacaan yang tidak sesuai dengan isi bacaan. Kegiatan hari ini sangat meyenangkan karena saya dapat belajar berbagai hal yang sangat bermanfaat.

Kegiatan Bersama Orang Tua

Bersama orang tuamu, lakukan pengamatan pada saudara-saudaramu (minimal dua orang saudara) yang sedang masa pubertas. Jika kamu perempuan, amatilah saudara-saudaramu yang perempuan bersama ibumu. Jika kamu laki-laki, amatilah saudara-saudaramu yang laki-laki bersama ayahmu.

Bonus Cerita Anak SD: Indonesia Ekity Tidak Malu Lagi

Indonesia Ekity Tidak Malu Lagi

Ekity Tidak Malu Lagi

“Potty! Potty!” Ekity beretriak-teriak ketika memasuki lorong. Lorong ini menuju rumah semut madu. Tidak seperti semut-semut lain, para semut madu beristirahat dengan cara bergantung di langit-langit ruangan.

Potty melirik ke arah Ekity di bawah. “Kau bawa madu lagi?” tanya Potty tanpa bergerak. Tubuhnya membengkak seperti buah blueberry. Perutnya berisi madu yang sangat banyak. Potty bergantung bersama semut-semut lain. Jika dilihat, semut berperut gendut dalam jumlah banyak itu mirip anggur.

“Aku belum dapat juga,”Ekity menunduk dengan sedih. Ini hari ketiga ia pulang tanpa membawa hasil. Ekity adalah semut pekerja pencari madu dari kutu pemakan getah tumbuhan. Madu itu harus ia bawa pulang ke sarang, lalu dituangkan ke mulut semut madu. Perut semut madu ini lama kelamaan akan membesar serupa gelembung. Madu ini adalah cadangan makanan semua semut saat musim dingin dan musim kemarau.

“Kamu harus berusaha lebih keras, Ekity. Sebentar lagi musim dingin. Aku khawatir cadangan makanan kita tidak cukup banyak,”kata Potty.

“Lihat, perutku belum sebesar perut teman-teman,”Potty menunjuk teman-teman sesama semut madu lainnya.

Ekity melihatnya. Perut Potty memang kalah besar.

“Masalahnya, Kutumi tidak ada,”kata Ekity lesu.

“Cari kutu lainnya! desak Potty.

“Aku tidak kenal, aku takut!” Ekity berkata putus asa.

“Kalau kau tidak kenal, kamu harus berkenalan! Cari teman kutu lain sebanyak-banyaknya. Kau tidak bisa hanya mengandalkan Kutumi,”kata Potty gemas.

Potty tahu, Ekity pemalu. Tetapi sifat pemalunya kadang-kadang keterlaluan. Potty khawatir, sifat pemalu itu akan menyulitkan Ekity. Ekity kan semut pekerja pencari madu. Seharusnya ia mengenal banyak kutu pemakan getah yang menghasilkan madu.

“Bagaimana caranya berkenalan?”tanya Ekity.

“Caranya? DATANGI DAN KENALKAN DIRIMU! Itu saja!” suara Potty kini benar-benar melengking. Ekity terlonjak, lalu berlari keluar. Duh, Potty galak amat, sih! Tidak perlu berteriak-teriak begitu.

Ekity kini bingung. Ia tak tahu bagaimana cara memulai perkenalan. Dulu, Kutumi yang lebih dulu memperkenalkan dirinya. Kutumi lalu memperkenalkannya pada kutu-kutu lain. Tetapi, Ekity cepat lupa nama-nama mereka. Selalu saja ia salah panggil. Kutusi dipanggil Kutuma. Padahal mereka jelas berbeda. Kutusi berbadan kecil, Kutuma gemuk.

Akhirnya daripada salah, Ekity memilih diam saja saat bertemu. Karena diam itu, beberapa kutu menganggap Ekity sombong.

Ekity berjalan menyusuri batang pohon yang besar.

“Hai!” Seekor kutu menyapa. Ekity tersenyum. Kutumi pernah mengenalkannya dengan kutu ini. Tetapi, siapa namanya ya?

“Hai juga,”Ekity berhenti.

“Kau pasti Epitti!” kata kutu itu. Ekitty menggeleng.

“Oh Emitty ya?”tebaknya lagi. Ekity kembali menggeleng.

“Ebity? Editty?” tanya kutu itu menebak-nebak.

Ekity menggeleng terus dengan perasaan geli.

Sekarang ia merasa punya teman. Ada kutu yang juga pelupa seperti dirinya. Horeeee!!!

“Ah, sudahlah. Siapa pun kamu, tidak penting. Ayo, ke kebun!” kutu itu mengajaknya dengan riang.

“Aku Ekitty. Kamu siapa?”Ekitty memberanikan diri bertanya.

“Aku Kutubi,”sahut kutu itu.

Mereka berjalan beriringan menuju kebun. Di kebun, sudah ramai dengan para kutu dan semut pekerja. Perasaan Ekitty jadi ciut. Sebagian besar kutu itu sama sekali tidak dikenalnya.

“Itu siapa?” Ekity menunjuk satu kutu. Kutubu diam sejenak.

“Mungkin Kutusa. Atau Kutuki? Ah, bukan, itu Kutudi…. Aduh, aku lupa!” Kutubi menepuk kepala sambil tertawa.

“Kalau itu siapa?” Sekarang Kutubi menunjuk satu semut pekerja.

“Sepertinya Emitty,”Ekity berkata ragu.

“Yakin?”Kutubi bertanya.

“Entahlah…. Aku tak yakin!”jawab Ekitty. Kutubi tertawa terbahak-bahak. Ekity tersipu-sipu malu.

“Kita ternyata sama! Sama-sama pelupa!”

“Kau tidak malu?” tanya Ekity.

“Malu kenapa? karena tidak hafal semuanya?”Kutubi balik bertanya. Ekitty mengangguk.

“Yaaa… Kadang-kadang malu. Aku berusaha mengingatnya dengan mencatat.

Kalau masih lupa juga, bagaimana lagi? Eh, walau pelupa, temanku banyak, lo!”Kutubi berkata panjang lebar.

Ekity jadi bersemangat. Ia memang pelupa, sama dengan Kutubi. Nah, kalau Kutubi bisa punya teman banyak, ia juga pasti bisa! Ekity akan belajar bagaimana mencari teman dari Kutubi.

Hari ini dan seterusnya, Ekity bertekad akan mendapatkan banyak madu dari para kutu. Madu itu akan dibawanya pulang. Potty pasti tidak marah lagi.

Related posts