Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 4 SD Halaman 84, 85, 86, 87, 88, 89, 90, 91, 92 Kurikulum 2013 (K-13) Revisi

kunci jawaban tematik kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6

Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 4 SD Halaman 84, 85, 86, 87, 88, 89, 90, 91, 92 | Kurikulum 2013 | K-13 Revisi | Cita-Citaku | Hebatnya Cita-Citaku |

Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 4 SD Halaman 84, 85, 86, 87, 88, 89, 90, 91, 92

Apakah kamu sedang mencari jawaban dari pertanyaan ada di dalam buku pelajaran Tema 6 Kelas 4 SD Halaman 84, 85, 86, 87, 88, 89, 90, 91, 92? Kamu sekarang berada di tempat yang tepat.

Di bawah ini akan dihadirkan jawaban dari pertanyaan yang ada di Halaman 84, 85, 86, 87, 88, 89, 90, 91, 92. Hal ini supaya kamu mudah dalam mengerjakan tugas yang diberikan guru. Upss… ini bukan anjuran untuk mencontek yah. Terlebih WISLAH sekarang sudah punya TANYA.WISLAH.COM yang menyajikan semua soal berserta jawaban dari berbagai tugas yang diberikan guru.

Model memberikan jawaban ini, kami niatkan untuk melatih kamu mengukur akurasi pemahaman kamu atas pertanyaan yang ada. Dan belajar konsep besar dari alur dari sebuah bahasan. Karena tidak mungkin kumpulan soal termasuk soal bahasan ini (Soal dalam Tema 6 Kelas 4 Halaman 84, 85, 86, 87, 88, 89, 90, 91, 92) dibuat tidak berdasar struktur logika yang runut dan terstruktur. 

Jawaban Tema 6 Kelas 4 Halaman 84, 85, 86, 87, 88, 89, 90, 91, 92

Ayo Berdiskusi

Perhatikan dengan seksama gambar di atas! Tahukah kamu, siapakah tokoh yang terdapat dalam gambar tersebut? Ya! Tokoh tersebut adalah patih Kerajaan Majapahit bernama Gajah Mada. Patih Gajah Mada merupakan= seorang tokoh besar yang mempunyai cita-cita sangat besar, yaitu mempersatukan pulau-pulau dan kerajaan-kerajaan yang ada saat itu menjadi satu yaitu, Nusantara!

Diskusikan bersama teman-temanmu beberapa pertanyaan berikut!

1. Apakah cita-cita Patih Gajah Mada terlalu tinggi saat itu?

Jawaban:

Cita-cita Patih Gajah Mada adalah mempersatukan pulau-pulau dan kerajaan-kerajaan menjadi satu yaitu Nusantara.

2. Tahukah kamu usaha apa saja yang dilakukannya untuk mencapai cita-cita tersebut?

Jawaban:

Usaha yang dilakukan Patih Gajah Mada adalah dengan melakukan Sumpah Palapa.

3. Tahukah kamu bagaimana cara Patih Gajah Mada mewujudkan citacitanya?

Jawaban:

Patih Gajah Mada mewujudkan cita-citanya dengan cara melaksanakan Sumpah Palapa.

Cita-Cita Besar Patih Gajah Mada

Gajah Mada diperkirakan lahir pada awal abad ke-14, di lembah Sungai Brantas di antara Gunung Kawi dan Gunung Arjuna. Ia berasal dari kalangan rakyat biasa, bukan dari kalangan keluarga kaya ataupun bangsawan.

Sejak kecil, dia memiliki bakat kepemimpinan yang sangat kuat melebihi orang-orang sebaya di masanya. Konon, dia terus menempa dirinya agar dapat masuk ke lingkungan pasukan kerajaan.

Gajah Mada yang memiliki arti “Gajah yang cerdas, tangkas, dan energik.” Memulai pekerjaannya sebagai anggota prajurit Bhayangkara.

Karena kemampuannya, ia pun diangkat menjadi Kepala Prajurit Bhayangkara dengan tugas memimpin pasukan pengaman dan pengawal Raja. Pengabdian Gajah Mada pada kerajaan dimulai pada masa pemerintahan Raja Jayanegara (1309 – 1328).

Berkat kerja keras dan kepemimpinannya yang hebat, Gajah Mada menjadi seorang Patih Kerajaan Majapahit pada masa pemerintahan Ratu Tribhuawanatunggadewi Jayawisnuwardhani.

Pada saat hendak dilantik menjadi patih, Gajah Mada membuat janji yang sangat terkenal hingga kini. Sebuah ikrar atau janji yang dikenal dengan nama Sumpah Palapa.

Ia berjanji tidak ingin menikmati buah palapa kecuali dapat mempersatukan daerah-daerah seperti Seram, Tanjungpura, Haru, Pahang (Semenanjung), Dompo, Bali, Sunda, Palembang, Tumasik (Singapura).

Janji atau ikrar yang ia upayakan untuk terwujud dengan menyatukan wilayah tersebut menjadi wilayah Nusantara. Saat itu wilayah Nusantara lebih saat ini.

Saat itu wilayah Nusantara meliputi Seluruh Semenanjung Malayu (Malaysia dan Singapura), Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Sunda kecil, Bali, Maluku, Papua, hingga wilayah Darwin (Australia).

Berdasarkan bacaan di depan, lengkapilah peta pikiran berikut ini!

Jawaban:

Asal-usul:

Gajah Mada diperkirakan lahir pada awal abad ke-14, di lembah Sungai Brantas di antara Gunung Kawi dan Gunung Arjuna.

Ia berasal dari kalangan rakyat biasa, bukan dari kalangan keluarga kaya ataupun bangsawan.

Perjalanan Karir:

Gajah Mada memulai pekerjaannya sebagai anggota prajurit Bhayangkara.

Kemudian, ia diangkat menjadi Kepala Prajurit Bhayangkara dengan tugas memimpin pasukan pengaman dan pengawal Raja.

Berkat kerja keras dan kepemimpinannya yang hebat, Gajah Mada menjadi seorang Patih Kerajaan Majapahit pada masa pemerintahan Ratu Tribhuawanatunggadewi Jayawisnuwardhani.

Cita-cita:

Kala itu, Gajah Mada ingin menyatukan daerah-daerah menjadi wilayah Nusantara.

Sikap dan nilai:

Berani, tegas, bertanggung jawab dan kerja keras.

Kamu telah tahu ciri-ciri puisi juga bagian-bagian puisi. Bacalah puisi di bawah ini dengan saksama!

Maha Patih Gajah Mada

Karya: D. Karitas

Wahai Maha Patih Gajah Mada

Sejarah telah mengukir nama besarmu

Sejarah telah mengakui kepemimpinanmu

Sejarah telah mencatat keberanianmu

Maha Patih Gajah Mada

Tak akan hilang dari benak kami para pemuda bangsa

Kisah kepahlawananmu

Semangat pantang menyerahmu

Dan usaha keras untuk mewujudkan cita-citamu

Maha Patih Gajah Mada,

Kami akan terus membangun bangsa ini

Kami akan terus menjaga persatuan dan kesatuan negara ini

Dan kami akan terus menghormatimu, pahlawan kami

Bersama dengan teman sebangkumu, lakukanlah kegiatan berikut!

1. Ceritakanlah pendapatmu tentang puisi tersebut. Baca kembali bacaan tentang Gajah Mada untuk membantumu memahami puisi tersebut.

2. Salinlah puisi tersebut di buku tulismu dengan menggunakan pensil.

3. Perhatikan baris kata-kata pada bait pertama. Lalu, gantilah beberapa kata di setiap barisnya dengan menggunakan kata-katamu sendiri.

4. Kamu dapat menggunakan kata-kata yang ada dalam bacaan atau kata-katamu sendiri yang mempunyai makna hampir sama dengan kata yang kamu ganti.

5. Lakukan juga untuk baris-baris berikutnya pada bait pertama.

6. Bacalah kembali bait pertamamu, perbaiki jika kamu menemukan katakata yang lebih baik dengan rima dan makna yang sesuai.

7. Lakukan hal yang sama terhadap bait-bait berikutnya.

8. Setelah selesai, baca kembali keseluruhan puisimu.

9. Bacakan puisimu di depan kelas.

Jawaban:

Maha Patih Gajah Mada

Wahai Maha Patih Gajah Mada

Sejarah mencatat nama besarmu

Betapa mengagumkan kepemimpinanmu

Betapa membanggakan keberanianmu

Maha Patih Gajah Mada

Para penerus bangsa takan melupakanmu

Kisah dan tauladan kepahlawananmu

Semangat menggebu dan pantang menyerahmu

Dan kerja keras untuk mewujudkan cita-citamu

Maha Patih Gajah Mada,

Kami berusaha terus membangun bangsa ini

Kami selalu menjaga persatuan dan kesatuan negara ini

Dan kami selalu menghormatimu, pahlawan kami

Ayo Berkreasi

Amatilah kehidupan masyarakat yang ada di sekitarmu! Apakah mereka berasal dari daerah yang sama? Apakah nenek moyang mereka berasal dari daerah yang sama? Bagaimana dengan suku asal mereka? Bagaimana juga dengan bahasa daerah mereka?

Lakukan kegiatan berikut ini bersama kelompokmu!

1. Bentuklah kelompok yang terdiri atas tiga orang.

2. Carilah informasi dari dua orang teman di sekolahmu tentang suku asal atau daerah asal mereka.

3. Carilah gambar dan keterangan sebanyak-banyaknya mengenai suku asal temanmu tersebut.

4. Keterangan mengenai hal-hal berikut.

a. Pulau asal dan daerahnya.

b. Bahasa daerah.

c. Pakaian adat.

d. Rumah adat.

e. Kebiasaan adat

4. Dengan menggunakan sebuah karton ukuran A3, tuliskan semua informasi yang kamu dapatkan dengan rapi dan menarik.

5. Lakukan wawancara dengan kedua temanmu tersebut untuk mengetahui hal-hal berikut.

a. Cara mereka bekerja sama.

b. Cara mereka menghadapi perbedaan.

c. Manfaat yang diperoleh dari bekerja sama dengan orang yang berasal dari suku atau daerah yang berbeda.

6. Gunakan contoh bagan berikut untuk membantu menyusun keterangan yang telah kamu dapatkan.

7. Presentasikan hasil kerja kelompokmu di depan kelas!

Jawaban:

Kesimpulan :

Keragaman suku bangsa dan budaya yang ada semakin memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa

Usaha keras Patih Gajah Mada untuk menyatukan Nusantara sangat beralasan. Nusantara memiliki sumber daya alam yang beragam dan kaya dan kaya. Sumber daya alam digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia Tahukah kamu apa yang dimaksud sumber daya alam?

Ayo Mengamati

Kamu telah mempelajari berbagai jenis sumber daya alam yang ada di sekitarmu.

Sumber daya alam adalah segala sesuatu dari alam yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.

Air, matahari, tanah, dan segala yang ada di dalamnya merupakan sumber daya alam yang harus dipelihara dan dilestarikan.

Sumber daya berupa air, tanah, matahari, tumbuhan, dan hewan merupakan sumber daya alam yang dapat diperbarui.

Beberapa sumber daya alam tersebut dapat berupa berbagai bentang alam, seperti sungai, danau, laut, tanah persawahan, dan tanah hutan.

Pada setiap bentang alam tesebut terkandung sumber daya alam, berupa air, tanah, udara bersih, tumbuhan, dan hewan.

Perhatikan daerah di sekitar tempat tinggalmu. Amatilah beberapa sumber daya alam yang ada di sekitarmu.

Catatlah sumber daya alam tersebut di dalam tabel, lalu lengkapilah dengan keterangan manfaat sumber daya alam tersebut bagi lingkungan sekitarmu.

Jawaban:

1. Sumber Daya Alam: Air

Terdapat di: Sungai

Manfaat: Untuk mengairi sawah

2. Sumber Daya Alam: Matahari

Terdapat di: Langit

Manfaat: Untuk menghasilkan energi listrik

3. Sumber Daya Alam: Tanah

Terdapat di: Tanah persawahan

Manfaat: Menyediakan unsur hara bagi tumbuhan

Berdasarkan tabel di atas, jawablah beberapa pertanyaan berikut!

1. Sumber daya alam mana saja yang paling banyak tersedia di daerah tempat tinggalmu?

Jawaban:

Air dan Matahari

2. Bagaimana masyarakat sekitar memanfaatkannya?

Jawaban:

Masyarakat memanfaatkannya untuk kehidupan sehari-hari, mulai dari memasak, menjemur pakaian hingga membantu proses fotosintesis tumbuhan.

3. Bagaimana usaha masyarakat sekitar menjaga dan memeliharanya?

Jawaban:

Masyarakat sekitar menjaga SDA dengan menggunakannya secara bijak.

Ayo Renungkan

1. Nilai-nilai apa saja yang dapat kamu pelajari dari Patih Gajah Mada?

Jawaban:

Nilai kerja keras dan teguh pendirian.

2. Adakah usaha yang telah kamu lakukan untuk mulai mewujudkan cita-citamu?

Jawaban:

Ada, diantaranya usaha yang saya lakukan untuk mencapai cita-cita adalah dengan belajar sungguh-sungguh

3. Sebutkan hal-hal baru yang kamu dapatkan pada hari ini!

Jawaban:

Hal-hal baru pada pembelajaran kali ini adalah keragaman suku dan budaya yang ada di Indonesia.

Kegiatan Bersama Orang Tua

Ceritakan bagaimana keluargamu memanfaatkan sumber daya air yang ada di lingkungan sekitar rumahmu. Jelaskan cara keluargamu memanfaatkannya.

Bonus Cerita Anak SD: Anak Gembala yang Bijaksana

Anak Gembala yang Bijaksana

Dahulu kala, ada seorang gembala kecil yang terkenal sampai jauh dimana-mana karena bisa memberi jawaban yang bijaksana atas semua pertanyaan yang diberikan kepadanya. Kabar tersebut sampai ke telinga Raja di kerajaan itu, tetapi sang Raja sendiri kurang percaya dengan apa yang orang kabarkan tentang gembala kecil itu, karena itu, anak gembala tersebut diperintahkan untuk datang dan menghadap ke istana.

Ketika dia tiba, Raja berkata kepadanya: “Jika kamu dapat memberikan jawaban dari tiga pertanyaan yang akan saya berikan kepadamu, aku akan menganggap kamu sebagai anak saya sendiri, dan kamu akan hidup berbahagia dengan saya di istanaku.”

“Apakah ketiga pertanyaan itu, paduka?” tanya anak gembala itu.

“Yang pertama adalah, berapa banyak tetesan air yang ada di laut?”

“Tuanku Paduka,” jawab anak gembala, “hentikanlah semua tetesan air yang ada di bumi sehingga tidak ada satu tetespun yang akan masuk ke laut sebelum saya menghitungnya, dan saat itu, saya akan memberitahu Paduka berapa banyak tetesan yang ada di laut!”

“Pertanyaan kedua,” kata Raja, “Berapa banyak bintang yang ada di langit?”

“Beri aku selembar kertas besar,” kata anak itu, kemudian ia membuat begitu banyak lubang dengan sebuah jarum sehingga terlalu banyak dan tidak memungkinkan untuk dihitung. Saat selesai si Anak Gembala berkata : “Jumlah bintang yang ada di langit sama banyaknya dengan lubang yang ada di kertas ini, adakah yang mampu menghitungnya?” Tapi tak seorang pun bisa menghitungnya.

Kemudian Raja berkata lagi “Pertanyaan ketiga adalah, berapa detik yang ada dalam keabadian.” “Di kerajaan ini, terletak gunung adamantine, satu mil tingginya, satu mil lebarnya, dan satu mil dalamnya, dan tiap seribu tahun, seekor burung datang untuk menggosok paruhnya ke gunung tersebut, dan, saat seluruh gunung telah di gosok oleh sang Burung, maka detik pertama dari keabadian pun berlalu.”

“Kamu telah menjawab tiga pertanyaan saya secara bijak,” kata sang Raja, “dan untuk selanjutnya kamu akan hidup bersama saya di istana, dan saya akan memperlakukan kamu sebagai anak saya sendiri.”

Jadi pembelajaran yang dapat kita teladani dari dongeng anak gembala yang bijaksana ini adalah

Belajarlah dan bersikaplah bijaksana dalam setiap hal di dalam kehidupan kita.

Related posts