Kunci Jawaban Matematika Kelas 7 Halaman 16 (Ayo Berpikir Kritis) Kurikulum Merdeka menjadi salah satu materi yang banyak dicari oleh siswa saat mempelajari Bab 1 tentang Bilangan Bulat. Pembahasan ini membantu peserta didik memahami apakah sifat komutatif dan sifat asosiatif juga berlaku pada operasi pengurangan bilangan bulat melalui penjelasan yang mudah dipahami.
Kunci Jawaban Matematika Kelas 7 Halaman 16 (Ayo Berpikir Kritis) Kurikulum Merdeka juga dapat dijadikan sebagai bahan belajar sekaligus referensi untuk mengecek hasil pekerjaan setelah siswa mencoba mengerjakan soal secara mandiri. Dengan memahami konsep yang benar, siswa akan lebih teliti dalam menyelesaikan operasi hitung bilangan bulat dan mampu membedakan sifat-sifat operasi penjumlahan dengan pengurangan.

Pembahasan Materi Bilangan Bulat
Pada Bab 1 Kurikulum Merdeka, siswa mempelajari berbagai operasi hitung bilangan bulat, mulai dari penjumlahan hingga pengurangan. Selain itu, siswa juga dikenalkan pada sifat-sifat operasi hitung yang membantu menyederhanakan proses perhitungan.
Sebelumnya, siswa telah memahami bahwa operasi penjumlahan memiliki dua sifat penting, yaitu:
- Sifat komutatif (pertukaran)
- Sifat asosiatif (pengelompokan)
Melalui kegiatan Ayo Berpikir Kritis, siswa diajak untuk menganalisis apakah kedua sifat tersebut juga berlaku pada operasi pengurangan.
Soal Matematika Kelas 7 Halaman 16 Kurikulum Merdeka
Ayo Berpikir Kritis
Pertanyaan:
Apakah sifat komutatif dan sifat asosiatif berlaku juga pada operasi hitung pengurangan bilangan bulat? Jelaskan jawaban kalian.
Kunci Jawaban Matematika Kelas 7 Halaman 16 Kurikulum Merdeka
Jawaban:
Tidak, sifat komutatif dan sifat asosiatif tidak berlaku pada operasi hitung pengurangan bilangan bulat, baik bilangan positif maupun bilangan negatif.
Pembahasan Jawaban
1. Sifat Komutatif Tidak Berlaku
Sifat komutatif menyatakan bahwa urutan bilangan tidak memengaruhi hasil operasi.
Pada operasi pengurangan, urutan bilangan justru menentukan hasil akhirnya.
Contoh:
- 5 − 3 = 2
- 3 − 5 = −2
Terlihat bahwa hasil kedua operasi berbeda sehingga dapat disimpulkan bahwa pengurangan tidak memiliki sifat komutatif.
2. Sifat Asosiatif Tidak Berlaku
Sifat asosiatif menyatakan bahwa pengelompokan bilangan tidak memengaruhi hasil operasi.
Pada operasi pengurangan, perubahan pengelompokan akan menghasilkan nilai yang berbeda.
Contoh:
- (8 − 4) − 2 = 4 − 2 = 2
- 8 − (4 − 2) = 8 − 2 = 6
Karena hasilnya berbeda, maka operasi pengurangan tidak memenuhi sifat asosiatif.
Perbandingan Sifat Operasi Hitung
| Sifat Operasi | Penjumlahan | Pengurangan |
|---|---|---|
| Komutatif | Berlaku | Tidak Berlaku |
| Asosiatif | Berlaku | Tidak Berlaku |
| Urutan Bilangan Berpengaruh | Tidak | Ya |
| Pengelompokan Berpengaruh | Tidak | Ya |
Mengapa Siswa Perlu Memahami Konsep Ini?
Memahami sifat operasi hitung sangat penting karena membantu siswa:
- Menentukan langkah perhitungan dengan benar.
- Menghindari kesalahan saat mengubah urutan bilangan.
- Memahami perbedaan antara operasi penjumlahan dan pengurangan.
- Menjadi lebih teliti dalam menyelesaikan soal matematika.
Konsep ini juga menjadi dasar sebelum mempelajari operasi bilangan yang lebih kompleks pada jenjang berikutnya.
Tips Menjawab Soal Serupa
Agar lebih mudah mengerjakan soal tentang sifat operasi hitung, lakukan langkah berikut:
- Identifikasi jenis operasi yang digunakan.
- Coba tukar urutan bilangan untuk menguji sifat komutatif.
- Coba ubah pengelompokan bilangan untuk menguji sifat asosiatif.
- Bandingkan hasil yang diperoleh.
- Tarik kesimpulan berdasarkan hasil perhitungan.
Kesimpulan
Kunci Jawaban Matematika Kelas 7 Halaman 16 (Ayo Berpikir Kritis) Kurikulum Merdeka menunjukkan bahwa sifat komutatif dan sifat asosiatif tidak berlaku pada operasi pengurangan bilangan bulat. Hal ini dibuktikan melalui contoh perhitungan yang menghasilkan nilai berbeda ketika urutan maupun pengelompokan bilangan diubah. Dengan memahami konsep tersebut, siswa dapat mengerjakan soal operasi bilangan bulat dengan lebih tepat, teliti, dan percaya diri.






