Kalimat yang tepat untuk melengkapi esai sastra di atas adalah ….

Soal SMA

Tidak sukar untuk menggambarkan dunia imajiner yang tersusun di dalam puisi puisi Iyut Fitra, Musim Retak (Jakarta: Horison dan Citra Pendidikan Indonesia, 2006). Bayangkan saja sebuah dunia yang gelisah, negeri yang bergelombang (“Telah Kutulis Badai”) dan dewasa dalam bencana (“Senandung dari Sebuah Tanjung”). Sebuah dunia dalam kancah peperangan: serdadu berkeliaran, bedil-bedil, pecahan mortir, bau mesiu dan darah, bau amis, orang-orang saling bunuh, prosesi kematian…; lalu kota kota terbakar dan meledak, korban-korban, pengungsian, lapar dan prahara. Tanpa perlu mengalami banyak frustrasi, kita bisa membayangkan unsur-unsur dunia imajiner yang mengerikan ini sebagai sebuah situasi, sebuah konteks situasional yang utuh di dalam hampir setiap puisi Iyut. Didalam dunia fiksional semacam ini kita bakal bertemu pula dengan seorang aku yang bertutur kepada atau bercakap dengan seorang engkau.

Kalimat yang tepat untuk melengkapi esai sastra di atas adalah ….

A. Kadang sang engkau seolah tidakterlibat di dalamnya, sehingga cenderung memunculkan wacana monologis sang aku; kadang tampak terlibat.

B. Selalu saja dalam karya fiksional menggunakan kata aku atau nya pada pengungkpan sudut pandang penulis.

C. Setiap kata engkau atau kamu dalam karya puisi yang bersifat imajiner bukanlah bermakna ditujukan kepada pembaca, bisa juga ditujukan kepada penyair itu sendiri.

D. Di dalam dunia fiksi selalu menggambarkan dunia imajiner baik dalam sebuah puisi ataupun novel.

E. Imajinasi sangat diperlukan dalam menuangkan ide-ide yang bersifat fiktif.

Jawabannya Adalah :      B

Related posts