Guru yang menugaskan siswa untuk membentuk Tim dengan idenTI tas TI m, nama TI m, susunan pemain, desain seragam dapat dikatakan menggunakan pendekatan pembelajaran kooperaTI f dengan tujuan di bawah ini, KECUALI:
A. Belajar akademik
B. Penerimaan terhadap keragaman
C. Pengembangan keterampilan olahraga
D. Pengembangan keterampilan social
E. Pengembangan kemampuan penyelesaian masalah
Kunci: C
Pembahasan
Pembelajaran kooperaTI f atau cooperaTI ve learning merupakan isTI lah umum untuk sekumpulan stra tegi pengajaran yang dirancang untuk mendidik kerja sama kelompok dan interaksi antarsiswa. Tujuan pembelajaran kooperaTI f seTI dak-TI daknya melipuTI TI ga tujuan pembelajaran, yaitu hasil belajar aka demik, penerimaan terhadap keragaman, dan pengembangan keterampilan sosial. Strategi ini berlandaskan pada teori belajar Vygotsky (1978, 1986) yang menekankan pada interaksi sosial sebagai sebuah mekanisme untuk mendukung perkembangan kogniTI f. Selain itu, metode ini juga didukung oleh teori belajar informaTI on processing dan cogniTI ve theory of learning. Dalam pelaksanaannya metode ini membantu siswa untuk lebih mudah memproses informasi yang diperoleh, karena proses encoding akan didukung dengan interaksi yang terjadi dalam pembelajaran kooperaTI f. Pembelajaran dengan metode pem belajaran kooperaTI f dilandasakan pada teori cogniTI ve karena menurut teori ini interaksi bisa mendukung pembelajaran. Metode pembelajaran kooperaTI f learning mempunyai manfaat-manfaat yang posiTI f apabila diterapkan di ruang kelas. Beberapa keuntungannya antara lain: mengajarkan siswa menjadi percaya pada guru, kemampuan untuk berfi kir, mencari informasi dari sumber lain dan belajar dari siswa lain; mendorong siswa untuk mengungkapkan idenya secara verbal dan membandingkan dengan ide temannya; dan membantu siswa belajar menghormaTI siswa yang pintar dan siswa yang lemah, juga menerima perbedaan ini.






