Capaian Pembelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Kelas 11 & 12 SMA / SMK | Capaian Pembelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Fase F | CP Fase F | Kurikulum Merdeka |
Capaian Pembelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Kelas 11 & 12 SMA / SMK Fase F
Capaian pembelajaran secara umum dan menyeluruh dari semua mata pelajaran dalam seluruh jenjang pendidikan di Indonesia, sebenarnya bisa didapat dari “Salinan Lampiran I Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, Dan Asesmen Pendidikan Nomor 008/Kr/2022 Tentang Capaian Pembelajaran Pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, Dan Jenjang Pendidikan Menengah Pada Kurikulum Merdeka”.
Namun dengan jumlah halamannya yang sangat banyak (baca: lebih dari seribu), membutuhkan waktu yang lama jika informasi yang butuhkan hanya tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Kelas 11 & 12 SMA / SMK.
Karenanya pada bagian ini, wislah.com menyajikan Capaian Pembelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Kelas 11 & 12 SMA / SMK yang disadur dari salinan lampiran tersebut.
Capaian Pembelajaran Umum
Peserta didik mampu menghayati ajaran Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa sehingga dapat menunjukkan perilaku budi pekerti luhur yang responsif dan proaktif untuk menjadi bagian dari solusi atas permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dan negara dalam pergaulan keragaman global. Peserta didik juga mampu menerapkan, menganalisis dan menilai pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, serta metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang tentang ilmu dan teknologi, seni, budaya terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah sehingga menumbuhkan rasa syukur atas adanya kekuasaan dan keberadaan Tuhan. Peserta didik juga harus mampu mengolah, menalar, menyajikan dan menciptakan dalam ranah konkret dan abstrak terkait dengan pengembangan ajaranKepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa secara mandiriserta bertindak secara efektif, kreatif, dan mampu menjalankanajaran Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa sesuaidengan situasi dan kondisi lingkungan yang luas dan beragam. Peserta didik dapat mengkreasi Perjuangan dan eksistensi Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa di daerahnya serta mendeskripsikan nilai-nilai keteladanan tokoh Kepercayaan dalamlingkungan masyarakat, bangsa dan negara. Peserta didik dapat mendeskripsikan makna kebaikan, bertanggung jawab, percayadiri, mengamalkan sikap santun, sabar dan pemaaf; dan menyajikan praktik pengamalan nilai-nilai keteladanan berbudi pekerti luhur dalam kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara. Peserta didik dapat mendeskripsikan pentingya perilaku bersyukur atas karunia dan rasa cinta kepada sesama makhluk ciptaan Tuhan. Peserta didik dapat menjelaskan konsep hubungan antara manusia dengan Tuhan dan alam semesta. Peserta didik mampu mengevaluasi kecerdasan spiritual dan kearifan local serta mengekspresikan wujud cinta budaya spiritual nusantara dengan membuat karya ilmiah dan atau atraksi kebudayaan. Peserta didik dapat menyajikan hasil analisis tahapan prosedural pencapaian menjalankan kewajiban dan tahapan menghindari larangan dalam Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Di akhir fase ini, peserta didik mampu menghasilkan gagasan dan ide untuk mengkomunikasikan hasil kreasi dan penilaian tentang makna berbudi pekerti luhur dalam ajaran Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam lingkungan yang luas dan beragam. Peserta didik juga mampu menunjukkan sikap budi pekerti luhur dalam lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan kehidupan berbangsa dan bernegara dalam pergaulan keragaman global.
Capaian Pembelajaran Per Elemen
Sejarah
Pada akhir Fase F, peserta didik dapat memberikan argumentasi pengetahuan tentang prosedural asalusul hidup dan kehidupan dengan beberapa teori asal mula alam semesta. Peserta didik mengkontruksi sejarah dan perjuangan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa meliputi keteladanan dan perjuangan pendidikan dan kemanusiaan menjadi nilai yang terkristalisasi dalam lingkup pergaulan global.
Keagungan Tuhan
Pada akhir Fase F, peserta didik dapat menjelaskan hubungan Tuhan YME dengan asal-usul adanya sesuatu serta hidup dan kehidupan. Peserta didik dapat menjelaskan hubungan antara manusia dan Tuhan melalui pengenalan dirinya sebagai ciptaan-Nya, menyadari percikan energi semesta dan KeiIIahian dalam diri untuk kepentingn sesama manusia, yang selaras dengan hukum alam semesta.
Budi Pekerti
Pada akhir Fase F, peserta didik dapat membangun nilai-nilai Luhur Keindonesiaan baik dalam lingkungan maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pada akhir pembelajaran peserta didik dapat mengamalkan dan meneladankan pribadi mandiri bertanggung jawab, sikap saling mengasihi sesama mahkluk, dan sikap memayu hayuning bawono (menjaga dan melestarikan alam semesta) di lingkungan hidupnya.
Martabat Spiritual
Pada akhir Fase F, peserta didik dapat mengamalkan sikap pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, Peserta didik dapat mengembangkan sikap saling mengasihi antar sesama hidup dalam kehidupan sehari-hari dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta keragaman global tanpa kehilangan jati diri penghayat dan ke-Indonesiaannya. Peserta didik dapat menerima dan memahami bisikan hati nurani dan tanggap terhadap tandatanda alam dalam upaya mencapai keselarasan hidup lahir dan batin.
Larangan dan Kewajiban
Pada akhir Fase F, peserta didik dapat mengamalkan ajaran Kepercayaan Peserta didik dapat memahami, menghadapi, dan mengatasi berbagai masalah dan tantangan hidup dengan kematangan jiwa dalam pengamalan budi pekerti luhur.



