Al-Asmaul Husna (al-‘Alim, al-Khabir, al-Sami’ dan al-Basir), Pengertian dan Prilaku Mengamalkan (Rangkuman Materi PAI SMP Kelas 7 Bab II) Kurikulum Merdeka

  • Whatsapp
Al-Asmaul Husna (al-‘Alim, al-Khabir, al-Sami’ dan al-Basir), Pengertian dan Prilaku Mengamalkan (Rangkuman Materi PAI SMP Kelas 7 Bab II) Kurikulum Merdeka

Rangkuman Materi PAI SMP Kelas 7 Bab II | Kurikulum Merdeka | Al-Asmaul Husna (al-‘Alim, al-Khabir, al-Sami’ dan al-Basir) | Pengertian Al-Asmaul Husna (al-‘Alim, al-Khabir, al-Sami’ dan al-Basir) | Perilaku yang mencerminkan al-Asmā’ al-Husnā al-‘Alīm, al- Khabīr, al-Samī’, dan al-Baṣīr |

Pengertian Al-Asmaul Husna (al-‘Alim, al-Khabir, al-Sami’ dan al-Basir)

Pengertian Al-Asmaul Husna (al-‘Alim)

Kata al-’Alīm terambil dari kata al-‘ilm, memiliki makna sesuatu yang terjangkau sesuai dengan keadaan sebenarnya. Pengertian ini mengarah pada sesuatu yang jelas dan tidak menimbulkan keraguan. Al-’Alīm dalam hal ini dapat diartikan pengetahuan Allah Swt sangat jelas juga mengungkap hal-hal yang kecil.

Allah Swt mengetahui segala sesuatu yang telah dan akan terjadi. Semuanya tidak luput dari pengetahuan-Nya. Semua kejadian dalam setiap jalinan waktu berada dalam pengetahuan-Nya.Tak seorangpun yang dapat bersembunyi.

Baca Juga :   Buku PAI Kelas 7 SMP (Download Buku Guru dan Buku Siswa) Kurikulum Merdeka

Pengetahuan-Nya tiada batas. Pengetahuan-Nya terhadap seluruh alam semesta melampaui kemampuan otak manusia. Dengan pengetahuan seperti ini, Allah Swt dapat memberikan ilmu kepada hamba yang dicintai oleh-Nya. Mereka adalah orang yang taat melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Kita memohon kepada-Nya agar diberikan pengetahuan melalui kemurahan-Nya.



Karakteristik pengetahuan Allah Swt. dapat dipahami pada Al-Qur’an seperti pada ayat berikut.

Dan kaumnya membantahnya. Dia (Ibrahim) berkata, “ Apakah kamu hendak membantahku tentang Allah, padahal Dia benar-benar telah memberi petunjuk kepadaku? Aku tidak takut kepada (malapetaka dari) apa yang kamu persekutukan dengan Allah, kecuali Tuhanku menghendaki sesuatu. Ilmu Tuhanku meliputi segala sesuatu. Tidakkah kamu dapat mengambil pelajaran? (Q.S. al-An’ām/6: 80)

Pengertian Al-Asmaul Husna (al-Khabīr)

Al-Khabīr artinya Maha Memberitahu. Al-Qur’an sebagai kalam Allah Swt memberikan informasi kisah dan perisiwa orang-orang terdahulu. Melalui Al-Qur’an pula, dapat diketahui bahwa peristiwa kiamat dan kehidupan akhirat diberikan gambaran informasi oleh-Nya. Masih banyak lagi hal-hal yang telah diinformasikan oleh-Nya baik yang tampak maupun tidak tampak. Hal ini sudah pasti kebenarannya. Hal itu tercantum dalam Q.S. al-Mulk/67: 14.

Baca Juga :   Tabayun, Pengertian, Teknik dan Manfaat (Rangkuman Materi PAI SMP Kelas 7 Bab VIII) Kurikulum Merdeka



Apakah (pantas) Allah yang menciptakan itu tidak mengetahui? Dan Dia Maha Halus, Maha Mengetahui (Q.S. al-Mulk/67: 14).

Pengertian Al-Asmaul Husna (al-Samī’)

Al-Samī’ memiliki arti bahwa Allah Swt. Maha Mendengar. Suara apapun di alam semesta ini dapat terdengar oleh-Nya. Tidak ada satu suarapun yang tidak luput dari pendengaran-Nya, meskipun suara itu pelan. Hal ini dapat diperhatikan pada Q.S. al-Baqarah/2: 137: “Maka jika mereka telah beriman sebagaimana yang kamu imani, sungguh, mereka telah mendapat petunjuk. Tetapi jika mereka berpaling, sesungguhnya mereka berada dalam permusuhan (denganmu), maka Allah mencukupkan engkau (Muhammad) terhadap mereka (dengan pertolongan-Nya). Dan Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui (Q.S. al-Baqarah/2: 137).

Pengertian Al-Asmaul Husna (al-Baṣīr)

Al-Baṣīr memiliki makna bahwa Allah Swt. Maha Melihat segala sesuatu. Penglihatan-Nya menjangkau segala sesuatu, bahkan yang lembut dan kecil sekalipun. Langit dan bumi dan seluruh alam semesta tidak luput dari penglihatan-Nya Allah Swt. Hal ini dapat dipahami melalui firman-Nya berikut ini: “Maha Suci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidilaqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya) agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.” (Q.S.al-Isra’/17:1).

Perilaku yang Mencerminkan al-Asmā’ al-Husnā al-‘Alīm, al- Khabīr, al-Samī’, dan al-Baṣīr

  • Mewujudkan percaya diri atas ilmu yang diberikan oleh Allah Swt untuk menjelaskan kebenaran.
  • Tekun dalam belajar dan pada sesuatu yang dianggap baik oleh agama.
  • Berperilaku jujur dalam perkataan dan perbuatan dalam sehari-hari.
    Teliti dalam belajar, mengerjakan soal, dan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
  • Senantiasa mendengarkan perintah dan nasehat Bapak/ Ibu Guru.
  • Menjadi pendengar yang baik.
  • Memiliki pandangan ke depan (visioner) sehingga mampu secara bertahap mewujudkan cita-cita yang dikehendaki.
Baca Juga :   Buku PPKn Kelas 7 SMP (Download Buku Guru dan Buku Siswa) Kurikulum Merdeka



Related posts