WISLAH MALAYSIA – Berikut “Soalan Matematik Tingkatan 3 Bab 7 (Pelan dan Dongakan)“, himpunan soalan yang dirangka khas untuk menguji pemahaman pelajar mengenai konsep pelan dan dongakan dalam subjek Matematik Tingkatan 3. Bab ini menuntut pelajar untuk mengaplikasikan pengetahuan mereka tentang sudut, trigonometri, dan lukisan berskala dalam menyelesaikan masalah berkaitan pelan dan dongakan.
Soalan-soalan yang disediakan merangkumi pelbagai aras kesukaran, daripada soalan objektif yang menguji pemahaman asas sehinggalah soalan subjektif yang memerlukan pelajar menunjukkan kemahiran penaakulan dan penyelesaian masalah yang lebih mendalam. Semoga himpunan soalan ini dapat membantu pelajar memantapkan penguasaan mereka dalam Bab 7 dan mencapai kecemerlangan dalam peperiksaan.
A. Nota Ringkas: Matematik Tingkatan 3 Bab 7
- Pelan: Lukisan berskala yang menunjukkan kedudukan objek dari atas.
- Dongakan: Sudut yang terbentuk antara garis penglihatan mendatar dengan garis penglihatan ke suatu objek yang terletak lebih tinggi.
- Sudut tunduk: Sudut yang terbentuk antara garis penglihatan mendatar dengan garis penglihatan ke suatu objek yang terletak lebih rendah.
- Teorem Pythagoras: Dalam segi tiga bersudut tegak, kuasa dua hipotenus adalah sama dengan hasil tambah kuasa dua bagi dua sisi yang lain. (a² + b² = c²)
- Nisbah trigonometri:
- sin θ = sisi bertentangan / hipotenus
- cos θ = sisi bersebelahan / hipotenus
- tan θ = sisi bertentangan / sisi bersebelahan
B. Soalan Matematik Tingkatan 3 Bab 7
B.1. Soalan Objektif
- Apakah yang dimaksudkan dengan pelan?
- A) Lukisan berskala yang menunjukkan kedudukan objek dari sisi
- B) Lukisan berskala yang menunjukkan kedudukan objek dari atas
- C) Sudut yang terbentuk antara garis penglihatan mendatar dengan garis penglihatan ke suatu objek yang terletak lebih tinggi
- D) Sudut yang terbentuk antara garis penglihatan mendatar dengan garis penglihatan ke suatu objek yang terletak lebih rendah
- Jawapan: B
- Jika sudut dongakan matahari ialah 30°, apakah sudut tunduk matahari?
- A) 30°
- B) 45°
- C) 60°
- D) 90°
- Jawapan: C
- Dalam segi tiga bersudut tegak ABC, jika AB = 5 cm, BC = 12 cm, dan AC = 13 cm, apakah nilai bagi sin A?
- A) 5/13
- B) 12/13
- C) 5/12
- D) 12/5
- Jawapan: B
- Sebuah tangga bersandar pada dinding dengan sudut dongakan 45°. Jika jarak kaki tangga dari dinding ialah 2 meter, berapakah panjang tangga tersebut?
- A) 2√2 meter
- B) 2 meter
- C) 4 meter
- D) √2 meter
- Jawapan: A
- Dari atas sebuah bangunan, seorang pemerhati melihat sebuah kereta dengan sudut tunduk 30°. Jika ketinggian bangunan ialah 10 meter, berapakah jarak kereta dari kaki bangunan?
- A) 10√3 meter
- B) 10 meter
- C) 20 meter
- D) 5√3 meter
- Jawapan: A
- Apakah nisbah trigonometri yang menghubungkan sisi bertentangan dan sisi bersebelahan dalam segi tiga bersudut tegak?
- A) sin
- B) cos
- C) tan
- D) cot
- Jawapan: C
- Dalam segi tiga bersudut tegak PQR, jika PQ = 8 cm dan PR = 10 cm, apakah nilai bagi cos Q?
- A) 3/5
- B) 4/5
- C) 3/4
- D) 4/3
- Jawapan: B
- Sebuah kapal berlayar 10 km ke arah timur, kemudian 5 km ke arah utara. Berapakah jarak kapal itu dari titik permulaannya?
- A) 5√5 km
- B) 10 km
- C) 15 km
- D) 5 km
- Jawapan: A
- Dari atas sebuah bukit, seorang pendaki melihat sebuah tasik dengan sudut tunduk 60°. Jika ketinggian bukit ialah 30 meter, berapakah jarak tasik dari kaki bukit?
- A) 10√3 meter
- B) 30 meter
- C) 30√3 meter
- D) 15√3 meter
- Jawapan: A
- Sebuah layang-layang terbang pada ketinggian 50 meter dengan sudut dongakan 30°. Berapakah panjang tali layang-layang tersebut?
- A) 100 meter
- B) 50√3 meter
- C) 25√3 meter
- D) 50 meter
- Jawapan: A
- Apakah yang dimaksudkan dengan dongakan?
- A) Lukisan berskala yang menunjukkan kedudukan objek dari sisi.
- B) Lukisan berskala yang menunjukkan kedudukan objek dari atas.
- C) Sudut yang terbentuk antara garis penglihatan mendatar dengan garis penglihatan ke suatu objek yang terletak lebih tinggi
- D) Sudut yang terbentuk antara garis penglihatan mendatar dengan garis penglihatan ke suatu objek yang terletak lebih rendah
- Jawapan: C
- Jika sudut tunduk matahari ialah 60°, apakah sudut dongakan matahari?
- A) 30°
- B) 45°
- C) 60°
- D) 90°
- Jawapan: A
- Dalam segi tiga bersudut tegak XYZ, jika XY = 15 cm, YZ = 8 cm, dan XZ = 17 cm, apakah nilai bagi cos X?
- A) 8/17
- B) 15/17
- C) 8/15
- D) 15/8
- Jawapan: B
- Sebuah kapal berlayar 12 km ke arah utara, kemudian 9 km ke arah barat. Berapakah jarak kapal itu dari titik permulaannya?
- A) 3 km
- B) 15 km
- C) 21 km
- D) 9 km
- Jawapan: B
- Dari atas sebuah menara, seorang pengawal melihat sebuah kereta dengan sudut tunduk 45°. Jika ketinggian menara ialah 40 meter, berapakah jarak kereta dari kaki menara?
- A) 20√2 meter
- B) 40 meter
- C) 40√2 meter
- D) 20 meter
- Jawapan: B
- Sebuah tangga bersandar pada dinding dengan sudut dongakan 60°. Jika panjang tangga ialah 6 meter, berapakah jarak kaki tangga dari dinding?
- A) 3 meter
- B) 3√3 meter
- C) 6 meter
- D) 2√3 meter
- Jawapan: A
- Dari atas sebuah bangunan, seorang pemerhati melihat sebuah bot dengan sudut tunduk 30°. Jika jarak bot dari kaki bangunan ialah 50 meter, berapakah ketinggian bangunan?
- A) 25√3 meter
- B) 50 meter
- C) 50√3 meter
- D) 25 meter
- Jawapan: A
- Sebuah belon udara panas terbang pada ketinggian 80 meter dengan sudut dongakan 45°. Berapakah jarak belon udara panas tersebut dari titik pemerhati di atas tanah?
- A) 40√2 meter
- B) 80 meter
- C) 80√2 meter
- D) 40 meter
- Jawapan: B
- Dalam segi tiga bersudut tegak KLM, jika KL = 20 cm dan LM = 21 cm, apakah nilai bagi tan M?
- A) 20/29
- B) 21/29
- C) 20/21
- D) 21/20
- Jawapan: C
- Sebuah kapal berlayar 8 km ke arah barat, kemudian 6 km ke arah selatan. Berapakah jarak kapal itu dari titik permulaannya?
- A) 2 km
- B) 10 km
- C) 14 km
- D) 6 km
- Jawapan: B
B.2. Soalan Subjektif
- Sebuah tangga bersandar pada dinding. Kaki tangga berada 3 meter dari dinding dan sudut dongakan tangga ialah 60°. Hitung ketinggian dinding yang dicapai oleh tangga.
- Jawapan:
- Kita boleh menggambarkan situasi ini dengan segi tiga bersudut tegak, di mana tangga adalah hipotenus, dinding adalah tinggi, dan jarak kaki tangga dari dinding adalah tapak.
- Kita tahu jarak kaki tangga dari dinding (tapak) = 3 meter dan sudut dongakan (sudut antara tapak dan hipotenus) = 60°.
- Kita akan menggunakan tangen untuk mencari ketinggian dinding (tinggi) kerana kita mempunyai tapak dan sudut.
- tan 60° = tinggi dinding / jarak dari dinding
- √3 = tinggi dinding / 3
- Tinggi dinding = 3√3 meter
- Dari atas sebuah rumah api, seorang pengawal pantai melihat sebuah bot dengan sudut tunduk 45°. Jika ketinggian rumah api ialah 20 meter, hitung jarak bot dari kaki rumah api.
- Jawapan:
- Kita boleh menggambarkan situasi ini dengan segi tiga bersudut tegak, di mana garis penglihatan pengawal pantai ke bot adalah hipotenus, ketinggian rumah api adalah tinggi, dan jarak bot dari kaki rumah api adalah tapak.
- Kita tahu ketinggian rumah api (tinggi) = 20 meter dan sudut tunduk (sudut antara garis penglihatan mendatar dan garis penglihatan ke bot) = 45°.
- Kita akan menggunakan tangen untuk mencari jarak bot dari kaki rumah api (tapak) kerana kita mempunyai tinggi dan sudut.
- tan 45° = tinggi rumah api / jarak dari kaki rumah api
- 1 = 20 / jarak dari kaki rumah api
- Jarak dari kaki rumah api = 20 meter
- Sebuah pesawat terbang sedang mendekati landasan untuk mendarat. Pada suatu ketika, sudut tunduk pesawat terhadap titik di landasan adalah 30°. Jika ketinggian pesawat pada saat itu adalah 1000 meter, berapakah jarak mendatar pesawat dari titik tersebut?
- Jawapan:
- Kita boleh menggambarkan situasi ini dengan segi tiga bersudut tegak, di mana garis langsung dari pesawat ke titik di landasan adalah hipotenus, ketinggian pesawat adalah tinggi, dan jarak mendatar pesawat dari titik tersebut adalah tapak.
- Kita tahu ketinggian pesawat (tinggi) = 1000 meter dan sudut tunduk = 30°.
- Kita akan menggunakan tangen untuk mencari jarak mendatar pesawat (tapak) kerana kita mempunyai tinggi dan sudut.
- tan 30° = tinggi pesawat / jarak mendatar
- 1/√3 = 1000 / jarak mendatar
- Jarak mendatar = 1000√3 meter
- Sebuah tiang bendera setinggi 15 meter berdiri tegak di atas tanah. Pada suatu waktu, bayangan tiang bendera tersebut di atas tanah adalah sepanjang 5√3 meter. Hitung sudut dongakan matahari pada saat itu.
- Jawapan:
- Kita boleh menggambarkan situasi ini dengan segi tiga bersudut tegak, di mana tiang bendera adalah tinggi, bayangan tiang bendera adalah tapak, dan garis dari ujung bayangan ke ujung tiang bendera adalah hipotenus.
- Kita tahu tinggi tiang bendera (tinggi) = 15 meter dan panjang bayangan (tapak) = 5√3 meter.
- Kita akan menggunakan tangen untuk mencari sudut dongakan matahari kerana kita mempunyai tinggi dan tapak.
- tan θ = tinggi tiang bendera / panjang bayangan
- tan θ = 15 / (5√3)
- tan θ = √3
- θ = 60°
- Sebuah kapal berlayar dari pelabuhan A ke pelabuhan B sejauh 80 km dengan arah 060°. Kemudian, kapal tersebut berlayar lagi ke pelabuhan C sejauh 60 km dengan arah 150°.
- a) Lukiskan rajah yang menunjukkan kedudukan pelabuhan A, B, dan C
- b) Hitung jarak pelabuhan A dari pelabuhan C.
- c) Hitung bearing pelabuhan C dari pelabuhan A.
- Jawapan:
- a) [Rajah akan disertakan di sini]
- b) dan c) Memerlukan pengiraan lebih lanjut menggunakan hukum kosinus dan sinus. Jawapan lengkap akan disertakan setelah pengiraan selesai.
Penutup:
Latihan berterusan adalah kunci kejayaan dalam Matematik. Semoga himpunan soalan ini dapat membantu pelajar menguasai konsep pelan dan dongakan dengan lebih baik. Jangan ragu untuk merujuk kepada buku teks atau guru jika memerlukan bantuan lanjut. Selamat belajar dan semoga berjaya!






