Topik : Mitigasi Bencana Alam
Subtopik : Bencana Alam
Indikator : Peserta didik mampu memprediksi kemungkinan terjadinya bencana tanah longsor pada wilayah tertentu
Level Kognitif : HOTS
Perhatikan gejala-gejala di bawah ini!
pemotongan tebing oleh jalan raya dan bangunan
sistem drainase tertata rapi
fungsi hutan tidak terganggu
lapisan tanah bagian atas lereng lebih tebal
banyaknya rembesan air pada lereng
Ciri-ciri wilayah yang rawan terjadi longsor saat hujan deras ditunjukkan oleh nomor ….
A. (1), (2), dan (3)
B. (1), (3), dan (4)
C. (1), (4), dan (5)
D. (2), (3), dan (5)
E. (2), (4), dan (5)

Jawaban: C
Pembahasan:
Longsor atau sering disebut gerakan tanah adalah suatu peristiwa geologi yang terjadi karena pergerakan massa batuan atau tanah dengan berbagai tipe dan jenis seperti jatuhnya bebatuan atau gumpalan besar tanah. Ciri-ciri wilayah rawan longsor adalah sebagai berikut:
Daerah berbukit dengan kemiringan lebih dari 20 derajat.
Lapisan tanah tebal di atas lereng.
Sistem tata air dan tata guna lahan yang kurang baik.
Lereng terbuka atau gundul.
Terdapat retakan tapal kuda pada bagian atas tebing.
Banyaknya mata air/rembesan air pada tebing disertai longsoran-longsoran kecil.
Adanya aliran sungai di dasar lereng.
Pembebanan yang berlebihan pada lereng seperti adanya bangunan rumah atau sarana lainnya.
Pemotongan tebing untuk pembangunan rumah atau jalan.
Jadi, jawaban yang tepat adalah C.






