Pada 26 April 1951 secara resmi Kabinet Soekiman diumumkan. Salah satu program kerjanya yaitu mempercepat persiapan pemilu dan menjalankan politik luar negeri bebas aktif serta memasukan Irian barat kedalam wilayah RI secepatnya. Kabinet ini hanya bertahan selama sepuluh bulan. Kabinet Sukiman jatuh dikarenakan kasus penandatanganan MSA (Mutual Security Act). Hubungan antara penandatanganan MSA dengan kebijakan politik luar negeri bebas aktif Indonesia adalah….
- Penandatanganan MSA merupakan wujud dari penerapan politik bebas aktif
- Dengan penandatanganan tersebut Indonesia dianggap condong ke blok timur
- Politik bebas aktif Indonesia tidak dapat sejalan dengan bantuan ekonomi MSA
- Penandatanganan MSA dipandang telah melanggar politik bebas aktif Indonesia
- Sukiman dianggap kurang tegas dalam menerapkan politik bebas aktif dengan penandatanganan MSA

Jawaban: D
Pembahasan:
Jatuhnya Kabinet Sukiman disebabkan oleh adanya kegagalan dalam pertukaran nota keuangan antara Menteri Luar Negeri Indonesia Achmad Soebardjo dengan duta besar AS Merle Cochran. Kesepakatan bantuan ekonomi dan militer dari AS kepada Indonesia didasarkan pada ikatan Mutual Security Act (MSA). Di dalam MSA terdapat pembatasan terhadap kebebasan politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif.
Indonesia diwajibkan lebih memperhatikan Amerika, sehingga tindakan Sukiman tersebut dipandang telah melanggar politik luar negeri yang bebas aktif dan dianggap lebih condong ke blok barat dalam perang dingin. Selain itu timbulnya krisis moral seperti korupsi, ketimpangan sosial dan hubungan antara sipil militer yang tidak baik semakin mempercepat jatuhnya kabinet ini. Ditambah dengan perjuangan pembebasan Irian Barat yang juga menemui kegagalan.






