Muraqabah : Pengertian, Sikap Mental dan Urgensi

  • Whatsapp
Muraqabah : Pengertian, Sikap Mental dan Urgensi

Wislahcom | Referensi | : Manusia sempurna (Insan Kamil) adalah manusia yang mampu menyeimbangkan antara kebutuhan materi dan immateri atau kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani. Kemampuan menyeimbangakan antara dua hakikat kemanusiaan ini akan menghasilkan ketenteraman batin dan kehidupan yang tenang. Tasawuf menawarkan ajaran-ajaran kepada manusia agar menjadi manusia sempurna. Di antaranya dengan memiliki sikap mental muhasabah (introspeksi diri) terhadap perilaku-perilaku yang bertentangan dengan kehendak Allah Swt, dan selalu melakukan muraqabah yaitu selalu merasa diawasi dan dilihat oleh Allah swt sehingga selalu berhati-hati dalam melakukan sesuatu.

Nah bagaimana sikap mental dan urgensi muraqabah?

Simak penjelasan singkat tentang : Pengertian Muraqabah, Pengertian Muraqabah Menurut Para Ulama, Sikap Mental Muqarabah dan Urgensi Muraqabah.

Baca Juga :   Shalat Bagi Musafir : Ketentuan dan Hikmah

Pengertian Muraqabah

Muraqabah secara etimologi (bahasa) berasal dari bahasa Arab yaitu penjagaan atau pengawasan. Sedangkan menurut istilah muraqabah adalah perasaan yang merasa selalu diawasi atau selalu ada dalam pengawasan Allah Swt.

Pengertian Muraqabah Menurut Para Ulama

  1. Menurut Imam al-Qusyairi, muraqabah adalah keadaan seseorang yang meyakini sepenuh hati bahwa Allah Swt selalu melihat dan mengawasi makhluk-Nya.
  2. Menurut Syaikh Ibrahim bin Khawas, muraqabah adalah bersihnya segala amalan, baik yang sembunyi-sembunyi atau yang terang-terangan hanya kepada Allah.

Sikap Mental Muqarabah

Sikap muraqabah akan menghadirkan kesadaran pada diri dan jiwa seseorang bahwa ia selalu diawasi dan dilihat oleh Allah Swt disetiap waktu dan dalam setiap kondisi apapun. Sehingga dengan adanya kesadaran ini seseorang akan meneliti apa-apa yang mereka telah lakukan dalam kehidupan sehari-hari, apakah sudah sesuai dengan kehendak Allah Swt ataukah malah menimpang dari apa yang Ia tentukan.

Baca Juga :   Tasawuf ‘Amali : Pengertian, Nama, Ruang Lingkup, Tokoh, Ajaran, dan Metode

Jika sikap mental muqarabah sudah tertanam dalam kesadaran dan selalu melihat Allah dengan hatinya dan ia sadar bahwa Allah selalu memandangnya dengan penuh perhatian, maka seseorang tersebut akan semakin yakin untuk mengamalkan dan melakukan apa-apa yang diridhai Allah Swt sehigga batinnya akan semakin terbuka untuk dapat mendekatkan diri pada Allah Swt, dan tujuan menjadi Insan Kamil akan terwujud.

Urgensi Muraqabah

  1. Suatu hal yang sudah pasti dari adanya sifat seperti ini adalah optimalnya ibadah yang dilakukan seseorang serta jauhnya ia dari kemaksiatan. Karena ia menyadari bahwa Allah senantiasa melihat dan mengawasinya.
  2. Rasa kedekatan kepada Allah Swt. Rasa ini akan menimbulkan rasa cinta yang membara untuk bertemu dengan-Nya. Ia pun akan memandang dunia hanya sebagai lading untuk memetik hasilnya di akhirat, untuk bertemu dengan Sang Kekasih, yaitu Allah Swt.
  3. Akan memiliki firasat yang benar.

Related posts