Meskipun air yang ada di bumi digunakan terus-menerus, jumlah air tidak akan habis. Hal ini dikarenakan air melakukan siklus hidrologi atau siklus daur ulang air. Siklus ini diawali dengan penguapan air (evaporasi). Kemudian, dilanjutkan dengan proses ….

TANYA JAWAB

Meskipun air yang ada di bumi digunakan terus-menerus, jumlah air tidak akan habis. Hal ini dikarenakan air melakukan siklus hidrologi atau siklus daur ulang air. Siklus ini diawali dengan penguapan air (evaporasi). Kemudian, dilanjutkan dengan proses …. 

  1. penyerapan air lewat pori-pori tanah (infiltrasi) – pembentukan awan (kondensasi) – hujan (presipitasi) 
  2. hujan (presipitasi) – penyerapan air lewat pori-pori tanah (infiltrasi) – pembentukan awan (kondensasi) 
  3. pembentukan awan (kondensasi) – hujan (presipitasi) – penyerapan air lewat pori-pori tanah (infiltrasi) 
  4. pembentukan awan (kondensasi) – hujan (infiltrasi) – penyerapan air lewat pori-pori tanah (presipitasi) 

Jawaban : 3

Pembahasan :

Siklus hidrologi adalah proses daur ulang air secara terus-menerus. Siklus ini memiliki tahapan sebagai berikut.

  • Penguapan air (evaporasi),
  • terbentuknya awan (kondensasi),
  • turunnya hujan di permukaan (presipitasi),
  • air diserap lewat pori-pori tanah (infiltrasi), dan
  • akhirnya terulang lagi dari awal.

Dengan demikian, proses setelah penguapan air (evaporasi) adalah pembentukan awan (kondensasi) – hujan (presipitasi) – penyerapan air lewat pori-pori tanah (infiltrasi).

Jadi, jawaban yang tepat adalah 3

DOWNLOAD DI SINI

Related posts