Dalam suatu kegiatan pengamatan lapangan, para siswa bersama guru mengamati hewan-hewan Invertebrata di tepi pantai. Guru mengajak siswa untuk mengambil sampel beberapa hewan yang
tujuannya untuk dibuat awetan basah di laboratorium sekolah. Hewan-hewan itu berupa dolar pasir, bintang ular, ubur-ubur, beragam cangkang kerang, dll. Selama di lapangan, para siswa juga membawa larutan alkohol dan formalin untuk pengawetan hewan tersebut. Kembali dari pantai, sesampainya di sekolah, diketahui ubur-ubur yang dibawa itu hancur.
Menurut Anda mengapa bisa terjadi demikian?
A. Karena larutan alkohol yang digunakan 40%
B. Karena larutan formalin yang digunakan 40%
C. Karena ubur-ubur yang dibawa didalam wadah terkena guncangan
D. Karena membawa ubur-ubur harus didalam wadah kaca
E. Karena membawa ubur-ubur harus didalam wadah plastic
Kunci Jawaban :B
Pembahasan
Pengawetan specimen hewan yang dibawa dari lapangan dapat dilakukan dengan dimasukkan kedalam larutan alcohol atau formalin. Untuk hewan-hewan Invertebrata yang lunak seperti ubur-ubur diperlukan larutan alkohol 70% atau larutan formalin 4%, karena pada konsentrasi larutan tersebut merupakan batas minimal atau cukup membuat sel hewan mati. Jika digunakan konsentrasi lebih dari itu, hewannya hancur.






