Kunci Jawaban Tema 5 Kelas 2 SD Halaman 107, 108, 109, 110, 111, 112, 113, 114, 115 Kurikulum 2013 (K-13) Revisi

kunci jawaban tematik kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6

Kunci Jawaban Tema 5 Kelas 2 SD Halaman 107, 108, 109, 110, 111, 112, 113, 114, 115 | Kurikulum 2013 | K-13 Revisi | Pengalamanku | Pengalamanku Di Sekolah |

Kunci Jawaban Tema 5 Kelas 2 SD Halaman 107, 108, 109, 110, 111, 112, 113, 114, 115

Apakah kamu sedang mencari jawaban dari pertanyaan ada di dalam buku pelajaran Tema 5 Kelas 2 SD Halaman 107, 108, 109, 110, 111, 112, 113, 114, 115? Kamu sekarang berada di tempat yang tepat.

Di bawah ini akan dihadirkan jawaban dari pertanyaan yang ada di Halaman 107, 108, 109, 110, 111, 112, 113, 114, 115. Hal ini supaya kamu mudah dalam mengerjakan tugas yang diberikan guru. Upss… ini bukan anjuran untuk mencontek yah. Terlebih WISLAH sekarang sudah punya TANYA.WISLAH.COM yang menyajikan semua soal berserta jawaban dari berbagai tugas yang diberikan guru.

Model memberikan jawaban ini, kami niatkan untuk melatih kamu mengukur akurasi pemahaman kamu atas pertanyaan yang ada. Dan belajar konsep besar dari alur dari sebuah bahasan. Karena tidak mungkin kumpulan soal termasuk soal bahasan ini (Soal dalam Tema 5 Kelas 2 Halaman 107, 108, 109, 110, 111, 112, 113, 114, 115) dibuat tidak berdasar struktur logika yang runut dan terstruktur. 

Jawaban Tema 5 Kelas 2 Halaman 107, 108, 109, 110, 111, 112, 113, 114, 115

Ayo Membaca

Bacalah puisi berikut!

Gunakan lafal, intonasi, dan ekspresi!

Kunang-Kunang

Karya: A.T. Mahmud Kunang-kunang, hendak ke mana

Kelap-kelip indah sekali

Gemerlap, bersinar seperti bintang di malam hari

Kunang-kunang, terbang ke sini

Ke tempatku singgah dahulu

Kemari, kemari

Hinggaplah di telapak tanganku

Ayo Mengamati

Simaklah pembacaan puisi temanmu!

Berikan pendapatmu!

Tepatkah lafal, intonasi, dan ekspresinya?

Perhatikan kata-kata berikut!

Apa makna katakata tersebut?

Ayo Berdiskusi

Diskusikan dengan temanmu!

No. Kata Maknanya

1. Hinggap …

2. Hendak …

3. Gemerlap …

4. Bintang …

5. Terbang …

Jawaban:

1. Hinggap : Bertengger (bagi burung yang sebelumnya terbang), menimpa, menjangkit dan lain sebagainya

2. Hendak : Akan, mau atau bermaksud akan.

3. Gemerlap : Berkilauan, atau berkilap-kilap.

4. Bintang : Benda langit terdiri atas gas menyala seperti matahari, terutama tampak pada malam hari.

5. Terbang : Bergerak melayang-layang di atas udara menggunakan sayap atau pun tenaga mesin (pesawat dll).

Temukan kata-kata di atas dalam kolom berikut!

Dengarkan petunjuk gurumu!

Kemudian, kerjakan latihannya.

Ayo Mengamati

Amati gambar berikut!

Gambar kunang-kunang yang sedang terbang.

Kunang-kunang terbang di malam hari. Kunang-kunang tampak seperti bintang berkelap kelip.

Ayo Berlatih

Sudahkah kamu amati gambar di atas?

Buatlah pertanyaannya! Mintalah temanmu menjawabnya!

Pertanyaan: ………………………………………………………

Jawaban teman: ……………………………………………….

Ayo Menulis

Coba tulis sebuah puisi tentang kunang-kunang!

Gunakan bahasamu sendiri!

………………………………………………………

……………………………………………………….

Jawaban:

Aku Adalah Kunang Kunang

Karya: Rayhandi

Aku adalah kunang kunang

Yang terbang di angin jelata malam

Mengais gelap hingga hitam menutup

Terbang jauh tanpa tujuan.

Aku adalah kunang kunang

Bertemankan sunyi adalah dagingku

Aku hanya bisa selalu sendiri

Melayang di bawah bulan sabit.

Aku adalah kunang kunang

Aku tidak butuh cahaya ataupun teman

Karena di mana sayapku melayang

Cahaya kecil selalu di sana.

Aku adalah kunang kunang

Di rimba malam aku berpetualang

Berteman dengan bongkahan dingin

Sendiri hingga pagi menjenguk.

Akhirnya, Beni mengikuti lomba.

Beni sebagai wakil dari sekolah.

Peserta lomba dari berbagai sekolah.

Sekolah-sekolah dari seluruh daerah di Indonesia.

Warna kulit peserta berbeda.

Agama peserta juga berbeda. Bahasa peserta juga berbeda. Perbedaan warna kulit, agama, dan bahasa merupakan anugerah.

Kamu tidak boleh membedabedakannya.

Inilah contoh sesuai sila ketiga Pancasila.

Berikan centang (v) pada gambar! Contoh sila ketiga di sekolahmu!

Ayo Bercerita

Terapkan sikap sila ketiga Pancasila dalam kehidupanmu.

Coba ceritakan sikap tersebut!

Kemudian, Beni dan teman-teman belajar Matematika.

Ayo berlatih

Matematika. Amati lima jari temanmu! Ukur panjang jari temanmu!

Catat hasil pengukuranmu!

Tuliskan pada kolom yang tersedia.

Hasil Pengukuran Panjang Jari No. Nama Jari Panjang (cm)

1. ……….

2. ……….

3………..

4. ……….

5…………

Jawaban:

1. Jari Ibu= 4 cm

2. Jari Telunjuk = 6 cm

3. Jari Tengah = 7 cm

4. Jari manus = 6 cm

5. Jari kelingking = 5 cm

Tuliskan hasilnya pada titik-titik berikut!

Ubah ke dalam satuan meter (m)!

1. … cm = … m

2. … cm = … m

3. … cm = … m

4. … cm = … m

5. … cm = … m

Jawaban:

1. 4 cm = 0,04 m

2. 6 cm = 0,06 m

3. 7 cm = 0,07 m

4. 6 cm = 0,06 m

5. 5 cm = 0,05 m

Kamu telah mengukur panjang jari temanmu. Coba ukur bagian tubuh anggota keluargamu.

Gunakan penggaris atau meteran.

Apakah kamu mengalami kesulitan?

Diskusikan dengan orang tuamu.

Apakah kamu telah menguasai kemampuan berikut!

Berikan centang (v) bila telah menguasainya.

1. Contoh ungkapan minta tolong.

2. Membaca puisi anak tentang lingkungan.

3. Menemukan kosakata baru.

4. Menuliskan isi puisi anak tentang lingkungan.

5. Mengukur panjang benda dengan satuan cm. Mengubah satuan cm ke dalam m.

6. Membuat ketupat dengan bahan alami.

7. Membuat vas bunga.

8. Menunjukkan contoh perilaku di sekolah sesuai sila kedua Pancasila.

9. Menunjukkan contoh perilaku di sekolah sesuai sila ketiga Pancasila.

10. Bermain menggunakan bola.

Bonus Cerita Anak SD: Gigi-Gigi Sipi

Gigi-Gigi Sipi

Sipi adalah anak sapi yang lucu. Badannya bulat gendut. Bulu-bulunya halus dan bersih. Sipi suka sekali memakai pita merah jambu di atas kepalanya. Sayang, Sipi tidak pernah tersenyum. Ia selalu menutupi bila bertemu hewan lain. Sipi malu karena tidak mempunyai gigi depan atas. Kadang-kadang, Sipi bingung. Kenapa gigi depan atasnya tidak tumbuh? Padahal, yang bawah tumbuh.

“Kita memang tidak punya gigi depan atas, tetapi punya banyak gigi geraham untuk mengunyah makanan,” jawab Bu Simi, saat Sipi bertanya pada ibunya.

“Gusi ompong kita berguna untuk menahan makanan saat kita mengunyah.”

Hari pertama masuk sekolah, Sipi menutupi mulutnya dengan sapu tangan. Sipi tidak mau ada yang mengejeknya karena ompong. Sipi duduk sebangku dengan Disi, anak kambing berbulu putih yang lucu dan ramah.

“Kenapa kamu menutupi mulutmu?” tanya Disi bingung.

“Sakit gigi,” jawab Sipi berbohong.

“Pergi saja ke rumah Paman Oli Kambing. Dia bisa meramu obat sakit gigi.” Disi tersenyum lebar. Sipi iri melihat gigi Disi yang berderet rapi.

Pulang sekolah, Sipi menemui ibunya.

“Bu, saya mau pasang gigi depan atas.”

Bu Simi terbahak dan langsung menolak keinginan Sipi. Sipi kesal. Sipi tidak mau makan rumput saat makan siang.

“Baiklah. Hari Minggu nanti ibu antar kamu ke Paman Oli.” Sipi meloncat kegirangan.

Besoknya, Sipi berangkat ke sekolah dengan gembira. Sipi tidak sabar menanti hari Minggu.

Sebelum pelajaran dimulai, tiba-tiba Pak Ruru, sang kepala sekolah datang bersama seekor anak sapi yang cantik.

“Anak-anak, ini Pippa, teman baru kalian.”

“Halo teman-teman, nama saya Pippa. Saya ingin menjadi teman kalian.” Pippa tersenyum lebar. Gusinya yang tidak ditumbuhi gigi jadi terlihat.

Sipi menahan nafas. Pasti teman-teman akan menertawakan Pippa. Pippa pasti akan malu sekali, pikir Sipi.

Akan tetapi, tidak ada yang tertawa. Teman-teman malah berebut bersalaman dengan Pippa. Pippa pun dengan ramah membalas sambil terus tersenyum lebar.

Ah, Sipi jadi bersemangat.” Disi, yuk, kenalan dengan Pippa!” Sipi melihat sapu tangan, lalu memasukkannya ke tas.

“Eh, kamu tidak sakit gigi lagi, Sipi?” tanya Disi bingung.

Sipi mengangguk sambil tersenyum lebar, memperlihatkan gusinya yang tak bergigi atas.

Related posts