Jawablah pertanyaan berikut ini!
1. Seseorang boleh menunaikan haji untuk orang lain yang telah meninggal dunia. Jelaskan alasannya!
2. Mengapa ibadah haji diwajibkan hanya untuk orang yang sudah mampu?
3. Bagaimana cara menumbuhkan perilaku disiplin dan saling menghargai dalam menjalankan ibadah pada diri seseorang?
4. Mengapa Allah Swt. memberikan rukhṣah dalam melaksanakan salat ketika sedang dalam perjalanan?
5. Farhan seorang pekerja keras yang mempunyai penghasilan dalam setiap bulannya + Rp. 50.000.000,00. Sebagai umat yang patuh kepada aturan agama maka ia selalu mengeluarkan zakat dari rezeki yang diperolehnya kepada fakir miskin. Sebagai warga negara yang patuh dengan aturan, maka Farhan juga membayar pajak. Setujukah kalian dengan perilaku yang dilakukan Farhan? Kemukakan alasanmu!
Jawaban:
| No | Kunci Jawaban |
| 1 | C |
| 2 | A |
| 3 | C |
| 4 | B |
| 5 | A |
| 6 | B |
| 7 | A |
| 8 | A |
| 9 | D |
| 10 | C |
1. Seseorang menunaikan ibadah haji untuk orang lain yang telah meninggal dunia adalah boleh karena ibadah haji merupakan rukun Islam yang kelima, yang wajib dilakukan oleh setiap muslim yang sudah mampu syarat-syaratnya. Bagi yang menghajikan ada syaratnya yaitu sudah haji untuk dirinya sendiri sebab orang yang belum ibadah haji untuk dirinya tidak boleh melakukan haji untuk orang lain.
2. Ibadah haji hanya diwa- jibkan bagi yang sudah mampu karena ibadah haji merupakan ibadah yang wajib sekali seumur hidup yang istimewa karena menghubungkan unsur finansial dan fisik. Sebab selain harus mengerahkan jerih payah secara fisik, orang menunaikan ibadah haji juga harus mengorbankan harta bendanya.
Lanjutkan pada halaman berikutnya …






