Kunci Jawaban Antropologi Kelas 12 Halaman 52, 53, 54, 55, 56, 57, 58 Kurikulum Merdeka

KUNCI JAWABAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR

Kunci Jawaban Antropologi Kelas 12 Halaman 52, 53, 54, 55, 56, 57, 58 | Kurikulum Merdeka |

Kunci Jawaban Antropologi Kelas 12 Halaman 52, 53, 54, 55, 56, 57, 58 Kurikulum Merdeka

Pada postingan ini anda akan mendapatkan kunci jawaban dari Mata Pelajaran Antropologi Kelas 12 SMA, MA Halaman 52, 53, 54, 55, 56, 57, 58

Tapi, bijaklah dalam memanfaatkan kunci jawaban dari tulisan ini.


Bagaimanapun fungsi pertanyaan dalam sebuah proses pembelajaran Antropologi Kelas 12 SMA, MA adalah untuk mengukur daya serap dari berlangsungnya pembelajaran Antropologi.

Penting bagi guru tahu secara objektif pemahaman anda dari materi yang sampaikan oleh beliau.

Jadi anggap saja, Kunci Jawaban Antropologi Kelas 12 SMA, MA adalah bagian proses pembelajaran anda sebagai siswa mengenai materi yang sedang diajarkan.

Tapi jika, anda adalah orang tua dari siswa SMA, MA Kelas 5 yang sedang membantu anaknya untuk mengajarkan tugas.

Besar harapan kami (wislah.com), agar proses yang ada lakukan adalah bagian dari pendidikan anda untuk anak, agar lebih berkembang dalam memahami materi Antropologi Kelas 12 SMA, MA.

Tapi jika anda adalah guru dari mata pelajaran Antropologi Kelas 12 SMA, MA. Bapak/ibu guru yang sangat kami hormati, ini adalah kunci jawaban Antropologi Kelas 12 SMA, MA dari soal yang ada dalam Buku Antropologi Kelas 12 SMA, MA pada Halaman 52, 53, 54, 55, 56, 57, 58.

Bapak/Ibu guru bisa memanfaatkan wislah.com, karena isinya bukan hanya kunci jawaban yang ada dalam buku siswa Antropologi Kelas 12 SMA, MA, tetapi kami juga berpartisi aktif dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka, dengan ikut serta membagikan berbagai hal tentang kurikulum ini, antara lain:

Semoga ini adalah bagian dari sumbangsih kami (wislah.com), ikut serta dalam memajukan kehidupan bangsa, terutama dalam bidang pendidikan, lebih khusus lagi penyebaran secara merata referensi untuk para pelajar di berbagai daerah di Indonesia.

Doakan kami (wislah.com) terus tumbuh dan berkembang, sehingga apa yang menjadi niatan kami bisa tercapai serta bermanfaat.

Baca Juga : Kunci Jawaban Biologi Kelas 12 Halaman 100 Kurikulum Merdeka

Kunci Jawaban Antropologi Kelas 12 Halaman 52, 53, 54, 55, 56, 57, 58

Antropologi

Uji Penguasaan Materi

Bacalah wacana A berikut ini!

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mempimpin upacara peringatan Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2022 dan mengatakan bahwa semangat berbudaya para seniman dan pelaku budaya kian bangkit. “Itu semua berkat kegigihan kita untuk merdeka dalam berbudaya. Dampaknya, sekarang tidak ada lagi batasan ruang untuk berekspresi, terus menggerakkan pemajuan kebudayaan,” Senada dengan Mendikbudristek, Direktur Jenderal (Dirjen) Kebudayaan Kemendikbudristek, Hilmar Farid berharap agar Hardiknas menjadi momen kebangkitan yang digunakan sepenuhnya oleh para seniman dan pelaku budaya. “Hubungan kebudayaan dengan pendidikan sangat penting, karena kebudayaan adalah sumber belajar sekaligus tujuan pembelajaran,” ujarnya. Dia menilai masyarakat harus bisa menigkatkan nilai kebudayaan. Ini yang Sampaikan “Untuk generasi muda teruslah kenali negerimu, kenali budayamu, supaya kecintaan terhadap budaya itu bertambah,” pesannya.

Jawablah soal-soal berikut ini berdasarkan wacana A!

1. “Hubungan kebudayaan dengan pendidikan sangat penting, karena kebudayaan adalah sumber belajar sekaligus tujuan pembelajaran,” ujar Mendikbudristek. Hal ini bermakna sama dengan pengertian kebudayaan yang dikemukakan oleh…

A. Koentjaraningrat

B. Parsudi Suparlan

C. Ibnu Khaldun

D. E.B. Taylor

E. Haviland

Jawaban:

A. Koentjaraningrat

2. Dampaknya, sekarang tidak ada lagi batasan ruang untuk berekspresi, terus menggerakkan pemajuan kebudayaan, sehingga menunjukkanbahwa kebudayaan itu didapatkan melalui warisan biologis.

Pernyataan tersebut benar atau salah?

A. Benar

B. Salah

Jawaban:

B. Salah

Baca Juga : Kunci Jawaban Matematika Kelas 12 Halaman 64 Kurikulum Merdeka

3. Bagaimana hubungan antara kebudayaan dengan pendidikan?

Bacalah wacana B berikut ini!

Kebudayaan Lokal: Tradisi Ritukan, Ujung Pangkah, Gresik

Tradisi patrol adalah membangunkan warga sahur saat Ramadan, sudah biasa ditemui pada banyak tempat. Patrol yang dilakukan oleh masyarakat pesisir utara Kabupaten Gresik sangatlah unik dan menarik. Barangkali, tradisi ini tidak ada di tempat lain, bukan hanya di Jawa Timur bahkan mungkin tidak ada duanya di Indonesia.

Lokasi tepatnya berada di wilayah Desa Pangkah Wetan, Pangkah Kulon, dan Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah. Warga setempat menyebutnya dengan nama Ritukan. Tidak ada makna yang berarti, mungkin saja kependekan dari Ritual Ketuk Ramadan. Warga hanya menyebut Ritukan sebagai nama lain patrol. Dapat dipastikan, tradisi ini menjadi penanda sahur terakhir atau pamungkas disetiap bulan Ramadan. Ritukan digelar mulai pukul 00.30 dan berakhir pukul 02.30 WIB. Pada Sabtu (30/4) malam ini hingga Minggu (1/5) dini hari, tampaknya tradisi Ritukan akan mencapai puncaknya. Pada momen ini, warga tumpah ruah di jalanan. Laki-laki dan perempuan, anakanak, remaja hingga lansia.

Alunan musik kentungan, bedug, dan alat tabuh lainnya berpadu dan menyatu. Menghasilkan irama mengalum merdu, seolah mengabarkan Lebaran akan segera tiba. Kemudian, senandung selawat dan syair-syair yang berkumandang, memecah kesunyian.

Jawablah soal-soal berikut ini berdasarkan wacana B!

3. Kebudayaan merupakan sistem gagasan yang menjadi pedoman dan pengarah bagi manusia dalam bersikap dan berperilaku, baik secara individu maupun kelompok. Terdapat kebudayaan di Kota Gresik, Jawa Timur yaitu Tradisi Ritukan. Berdasarkan artikel tersebut, terdapat wujud kebudayaan ide atau gagasan menurut Koentjaraningrat yaitu…

A. Senandung selawat dan syair-syair yang berkumandang, memecah kesunyian.

B. Pada momen ini, warga tumpah ruah di jalanan. Laki-laki dan perempuan, anak-anak, remaja hingga lansia.

C. Tradisi patrol membangunkan warga sahur saat Ramadan.


D. Alunan musik kentungan, bedug dan alat tabuh lainnya.

E. Ritukan digelar mulai pukul 00.30 dan berakhir pukul 02.30 WIB.

Jawaban:

A. Senandung selawat dan syair-syair yang berkumandang, memecah kesunyian.

4. Berdasarkan wacana tersebut maka perhatikan beberapa pernyataan berikut ini!

1). Senandung selawat dan syair-syair yang berkumandang, memecah kesunyian.

2). Pada momen ini, warga tumpah ruah di jalanan. Laki-laki dan perempuan, anak-anak, remaja hingga lansia.

3). Tradisi patrol membangunkan warga sahur saat Ramadan.

4). Alunan musik kentungan, bedug dan alat tabuh lainnya.

5). Ritukan digelar mulai pukul 00.30 dan berakhir pukul 02.30 WIB. Yang tergolong wujud kebudayaan aktivitas ditunjukkan oleh nomor…

A. 1, 2, dan 3

B. 1, 3, dan 4

C. 2, 3, dan 4

D. 2, 4, dan 5

E. 3, 4, dan 5

Jawaban:

E. 3, 4, dan 5

5. Warga setempat menyebutnya dengan nama Ritukan. Tidak ada makna yang berarti, mungkin saja kependekan dari Ritual Ketuk Ramadan. Warga hanya menyebut Ritukan sebagai nama lain patrol. Pernyataan tersebut tergolong wujud kebudayaan ide atau gagasan. Benar atau salahkah pernyataan tersebut?

A. Benar

B. Salah

Jawaban:

A. Benar

Baca Juga : Kunci Jawaban Matematika Kelas 12 Halaman 18, 19 Kurikulum Merdeka

6. Perhatikan tabel berikut ini!

Berdasarkan tabel tersebut, maka pasangan pernyataan yang tepat ditunjukkan nomor…

A. A 1 : B 1 dan A 1 : B 3

B. A 2 : B 2 dan A 2 : B 4

C. A 3 : B 3 dan A 3 : B 4

D. A 1 : B 1 dan A 2 : B 3

E. A 2 : B 3 dan A 3 : B 3

Jawaban:

D. A 1 : B 1 dan A 2 : B 3

7. Berdasarkan wacana B tersebut, maka yang tergolong wujud kebudayaan fisik yaitu…

Jawaban:

Alunan musik kentongan, bedug dan alat tabuh lainnya

8. Jelaskan mengapa tradisi Ritukan (ritual ketuk Ramadan) ini unik dan menarik?

Bacalah wacana C berikut ini!

Pemerintah Kawal Pengajuan Reog Ponorogo ke UNESCO Kantor Staf Presiden akan mengawal proses pengajuan kesenian Reog Ponorogo ke United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO). Reog diharapkan bisa diterima sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) milik Indonesia. Deputi II Kepala Staf Kepresidenan RI Abetnego Tarigan mengatakan, upaya untuk menjadikan kesenian Reog Ponorogo sebagai WBTB yang lahir dan berkembang di Indonesia menjadi langkah prioritas pemerintah. Upaya untuk memperjuangkan dan memastikan warisan budaya tak benda bangsa Indonesia diakui dunia melalui UNESCO merupakan manifestasi dalam memperteguh jati diri bangsa dan bentuk pelestarian budaya. Hal itu dilindungi oleh Undang-Undang No 5/Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Jawaban:

Tradisi Ritukan (ritual ketuk Ramadan) ini unik dan menarik karena itu menjadi penanda sahur terakhir atau pamungkas di setiap bulan suci Ramadan. Pada momen ini warga tumpah ruah di jalanan. Laki-laki dan perempuan. Anak-anak, remaja hingga lansia. Alunan musik kentongan, bedug dan alat tabuh lainnya berpadu. Menyatu. Menghasilkan irama mengalun merdu, seolah mengabarkan Lebaran akan segera datang. Lalu, senandung salawat dan syair-syair berkumandang. Memecah sunyi.

Jawablah soal-soal berikut ini berdasarkan wacana C!

Baca Juga : Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 9 Halaman 97, 98 Kurikulum Merdeka

9. Upaya untuk memperjuangkan dan memastikan Reog Ponorogo sebagai warisan budaya tak benda (WBTB) bangsa Indonesia diakui dunia melalui UNESCO. Hal ini merupakan manifestasi dalam memperteguh jati diri bangsa dan bentuk pelestarian budaya. Hal itu dilindungi oleh Undang-Undang No 5/Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Dalam antropologi, Reog Ponorogo merupakan salah satu contoh unsur kebudayaan yaitu…

A. Sistem teknologi

B. Sistem religi

C. Sistem mata pencaharian

D. Kesenian

E. Bahasa

Jawaban:

D. Kesenian

10. Berdasarkan wacana C, perhatikan beberapa pernyataan berikut ini!

1). Reog adalah tarian tradisional dalam arena terbuka yang berfungsi sebagai hiburan rakyat.

2). Reog dipentaskan dalam berbagai acara seperti pernikahan, khitanan, dan hari besar Nasional atau Islam.

3). Reog Ponorogo telah mengakar di Indonesia dan diakui sebagai warisan budaya tak benda (WBTB).

4). Sebelum tampil, penari reog melakukan ritual khusus untuk keselamatan pemain, penonton dan pengundang.

5). Kepiawaian penari Reog meskipun topeng tarian beratnya 50-70 kg tidak terlihat berat di duga menggunakan unsur gaib. Yang tergolong unsur kebudayaan kepercayaan di tunjukkan oleh nomor…

A. 1, 2, dan 3

B. 1, 3, dan 4

C. 2, 3, dan 4

D. 2, 4, dan 5

E. 3, 4, dan 5

Jawaban:

D. 2, 4, dan 5

11. Perhatikan tabel berikut ini!

Berdasarkan tabel tersebut, maka pasangan pernyataan yang tepat ditunjukkan nomor…

A. A 1 : B 1 dan A 2 : B 2

B. A 2 : B 2 dan A 4 : B 1

C. A 3 : B 5 dan A 5 : B 4

D. A 4 : B 2 dan A 1 : B 5

E. A 5 : A 3 dan A 2 : B 4

Jawaban:

B. A 2 : B 2 dan A 4 : B 1

Baca Juga : Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 9 Halaman 70 Kurikulum Merdeka

12. Unsur kebudayaan yang paling sulit untuk berubah yakni…

Jawaban:

Kepercayaan

13. Kesenian Reog Ponorogo sendiri sudah mengakar di Indonesia dan diakui sebagai warisan budaya. Dari pernyataan ini, jelaskan mengapa unsur kebudayaan itu dapat bertahan lama dan tidak hilang dari masyarakat?

Jawaban:

Hal ini karena reog ponorogo diajarkan oleh orang tua kepada anak-anaknya dan karena sering ada pertunjukkan reog di masyarakat.

14. Upaya untuk memperjuangkan dan memastikan warisan budaya tak benda bangsa Indonesia diakui dunia melalui UNESCO merupakan manifestasi dalam memperteguh jati diri bangsa dan bentuk pelestarian budaya. Hal ini menunjukkan bahwa Reog Ponorogo tergolong unsur kebudayaan yang sulit berubah. Benar atau salah pernyataan tersebut?

A. Benar

B. Salah

Jawaban:

A. Benar

15. Mengapa kebudayaan tradisional hingga kini masih dilakukan oleh masyarakat kita?

Jawaban:

Kebudayaan akan langgeng / tidak hilang karena memliki dua syarat, yakni pertama, karena adanya proses pewarisan budaya dari generasi satu ke generasi lainnya, kedua, karena kebudayaan itu dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat.

Baca Juga : Kunci Jawaban Matematika Kelas 9 Halaman 116 Kurikulum Merdeka

Related posts