Kreasi Gerak Tari | Rangkuman Materi Seni Tari Kelas 9 | Bab 3 | SMP | Kurikulum Merdeka | Wislah Indonesia |
Kreasi Gerak Tari
Eksplorasi Unsur Pendukung Tari
Unsur pendukung dalam seni tari bertujuan untuk meningkatkan daya tarik tarian dan mengekspresikan pesona yang lebih menarik. Beberapa unsur pendukung seni tari antara lain:
1. Ragam Gerak: Kombinasi gerakan tubuh seperti kaki, tangan, lenggak-lenggok penari, lirikan mata, dan gerakan kepala menjadi pelengkap yang indah dalam tarian.
2. Iringan Musik: Alunan musik yang menyertai tarian menambah keindahan dan menyampaikan perasaan yang ingin disampaikan oleh penari. Musik dapat berasal dari berbagai sumber seperti alat musik tradisional, alat-alat musik pengganti, atau suara musik internal seperti bunyi hentakan kaki penari.
3. Kostum dan Tata Rias: Tata rias dan kostum yang menarik membantu meningkatkan kesan tarian di mata penonton, dan dalam beberapa tarian tradisional, ada aturan khusus mengenai kostum dan rias yang harus digunakan agar pesan tarian tersampaikan dengan baik.
4. Blocking atau Tata Lantai: Tata lantai adalah susunan panggung yang memungkinkan penari menjangkau seluruh ruang pentas dan menambah daya tarik dari tarian itu sendiri. Berbagai pola lantai dapat dieksplorasi untuk menciptakan variasi dalam pertunjukan.
5. Properti: Properti tari adalah alat bantu atau peraga yang digunakan dalam pertunjukan tari. Ada dua jenis properti, yaitu hand property seperti selendang, keris, topeng, dan set property seperti panggung, lampu, background, dan lainnya. Properti berfungsi untuk menggambarkan tema tarian dan memperjelas gerakan dan karakter penari.
Dengan memahami unsur-unsur ini, peserta didik diharapkan dapat menentukan tema kreasi tari dan mengeksplorasi gerak melalui unsur pendukung tari untuk menciptakan pertunjukan tari yang menarik dan mengesankan.
Iringan Tari
Unsur pendukung dalam tari adalah iringan musik, yang terbagi menjadi dua kelompok, yaitu musik internal dan musik eksternal. Musik internal merupakan bunyi-bunyian yang berasal dari penari, seperti tepukan tangan, petik jari, dan hentakan kaki ke tanah. Sementara itu, musik eksternal adalah suara yang berasal dari alat musik atau instrumen seperti talempong, rebana, dan kendang, juga termasuk alunan musik tradisi, lagu daerah, dan kreasi musik tradisi.
Berdasarkan fungsinya, alat musik eksternal dapat dibagi menjadi tiga kelompok. Pertama, alat musik melodis, yang menghasilkan nada dan mengatur nada utama dalam lagu atau musik. Kedua, alat musik ritmis, yang berfungsi untuk mengatur ritme dan tidak menghasilkan nada, seperti drum, marakas, dan tamborin. Alat musik ritmis ini umumnya dimainkan dengan dipukul atau digoyangkan. Ketiga, alat musik harmonis, yang dapat mengeluarkan lebih dari satu nada sehingga berfungsi sebagai harmoni dalam lagu. Contohnya adalah gitar, piano, dan pianika.
Unsur musik ini menjadi penting dalam pertunjukan tari karena dapat menambah kesan, atmosfer, dan keindahan tarian. Iringan musik yang tepat dapat memperkuat ekspresi gerak penari dan menghadirkan pengalaman artistik yang lebih mendalam bagi penonton. Oleh karena itu, pemilihan dan penggunaan musik yang sesuai dengan tema dan karakter tarian menjadi faktor krusial dalam menciptakan pertunjukan tari yang menarik dan berkesan.
Properti
Properti tari merupakan alat bantu atau peraga yang digunakan oleh penari tari kreatif dalam pertunjukan di atas panggung. Properti ini penting karena dapat mencerminkan karakter yang dilukiskan oleh penari, sehingga membantu dalam menciptakan karakter yang jelas. Selain itu, properti juga dapat memperingan kesulitan gerak penari.
Properti tari dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu hand property dan set property. Hand property berfungsi sebagai media atau alat pendukung yang digunakan oleh penari dalam pertunjukan, sehingga mendukung karakter yang akan dimainkan. Beberapa contoh hand property meliputi selendang, keris, topeng, payung, dan lain-lain. Properti ini juga membantu dalam menggambarkan tema tarian yang sedang dipentaskan.
Pemilihan properti dalam bereksplorasi gerak tari harus mengaitkannya dengan nilai estetik, fungsi, dan jenis tarian yang dibawakan. Dengan demikian, properti yang digunakan dapat memperjelas pesan dan karakteristik tarian yang ingin disampaikan kepada penonton. Oleh karena itu, penari perlu memperhatikan dengan cermat properti yang dipilih untuk mencapai keselarasan dan kesesuaian dengan tarian yang dihadirkan. Dengan begitu, properti tari akan menjadi elemen yang mendukung keberhasilan sebuah pertunjukan tari yang menarik dan bermakna.
Busana Tari
Busana atau kostum dalam tari memiliki fungsi sebagai penutup badan, melindungi diri, dan memberikan tekanan serta kontras pada gerakan. Penggunaan busana yang tepat dapat menunjukkan perbedaan peran di dalam tarian. Busana tari dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis berdasarkan kedudukannya: busana sehari-hari, busana khusus untuk upacara adat, dan busana pertunjukan untuk pentas.
Fungsi busana tari dapat dikelompokkan menjadi lima kelompok, yaitu: fungsi psikis untuk mendukung penampilan penari, fungsi fisik sebagai penutup aurat dan pelindung, fungsi artistik yang memiliki sifat seni dan keindahan, fungsi estetik untuk nilai keindahan busana, dan fungsi teater yang membantu memperlihatkan peran atau karakter dalam tarian.
Berdasarkan jenisnya, busana tari terbagi menjadi dua kategori utama. Pertama, busana tradisional terkait dengan adat istiadat dan memiliki dua subkategori, yaitu busana tari klasik dengan nilai artistik tinggi, dan busana tari rakyat yang lebih sederhana dan berfungsi sebagai hiburan. Contohnya adalah busana tari Ketuk Tilu dan Toka-Toka. Kedua, busana tari modern/kreasi merupakan pengembangan dari busana tari pergaulan yang lebih sederhana. Fokusnya adalah pada keindahan busana yang berkembang untuk pertunjukan tari.
Dengan pemahaman mengenai jenis dan fungsi busana tari, penari dapat memilih dan menggunakan busana dengan tepat sesuai dengan karakter dan pesan tarian yang ingin disampaikan. Hal ini akan memberikan tambahan nilai estetika dan memperkuat penampilan keseluruhan dalam sebuah pertunjukan tari.






