Hadirin yang saya hormati. Kemacetan yang terjadi di Jakarta, kian hari kian memprihatinkan. Hampir tidak ada ruas jalan di kota ini yang tidak macet pada jam-jam kerja. Hadirin tentu bertanya, mungkinkah kemacetan di Jakarta dapat diatasi? Ya, tentu saja bisa. ini membutuhkan komitmen kita semua. Untuk mengatasi dalam waktu singkat, tentu sangat sulit atau bahkan tidak mungkin. Yang bisa kita lakukan untuk sementara ini adalah memaksimalkan kapasitas jalan. Caranya adalah dengan menertibkan pedagang kaki lima (PKL) dan pedagangan asongan di sepanjang jalan lokasi kemacetan. Mengapa? Karena badan jalan di beberapa ruas jalan sering menjadi tempat PKL dan pedagang asongan menggelar dagangannya.
Kalimat persuasif yang tepat untuk melanjutkan teks pidato di atas adalah ….
A. Mari kita selamatkan Jakarta dari para pedagang kaki lima dan asongan agar kemacetan dapat teratasi..
B. Mari kita bersatu padu melawan kemacetan agar Jakarta tidak macet dan macet lagi.
C. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hendaknya tidak tinggal diam melihat kemacetan ini.
D. Ayo Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera menertibkan para pedagang kaki lima dan asongan di lokasi kemacetan.
E. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebaiknya mengajak masyarakat untuk ikut serta menyukseskan program mengentaskan kemacetan.

Jawabannya Adalah : B






