Maka yang kemudian menyusul terjadi adalah bahwa di ruang dalam rumah yang sama telah berkumpul beberapa orang tamu berpakaian bagus-bagus. Mereka mengerubungi Chairil dan Hapsah di ruang tengah yang sedang menyatakan ikrar akad nikah mereka di depan seorang penghulu. Akad nikah itu kelihatan diselenggarakan secara darurat dan tergesa-gesa. Beberapa opsir tentara dan laskar-laskar pemuda berpakaian militer juga tampak hadir. Begitu acara akad nikah selesai, Chairil segera tegak sambil berseru. “Saya permisi sebentar.”
Kalimat kritik yang sesuai dengan kutipan novel tersebut adalah….
A. Dalam cerita terdapat pernyataan yang kontradiksi yaitu “pesta darurat” dengan “pakaian tamu bagus-bagus.”
B. Penyajian cerita dengan bahasa yang terlalu berbelit-belit menjadikan jalan ceritanya kabur dan tidak jelas.
C. Cerita mengungkapkan kisah seorang militer yang menikah di zaman situasi perang dengan situasi yang mencekam
D. Penggambaran situasi perang dalam cerita sangat jelas dan detail sehingga terasa sangat hidup.
E. Sangat terasatidakwajar, penggambaran sebuah pesta dengan para tamu yang hadir berpakaian militer.

Jawabannya Adalah : A
Pembahasan : Kritik sastra merupakan hasil pengamatan sang kritikus terhadap keunggulan dan kelemahan suatu karya sastra, terutama dari hakikat nilai sastranya. Dalam hal ini yang tepat adalah A karena yang dinilai adalah penggunaan diksi yang tidak sesuai dengan kondisinya. (Tidak mungkin pesta darurat, tetapi tamunya mengenakan pakaian bagus bagus)






