Hadist Tentang Hidup Jujur dan Adil dalam Perdagangan : Sanad dan Matan, Terjemah, Kualitas, Isi Kandungan, dan Hikmah

Hadis Tentang Hidup Jujur dan Adil dalam Perdagangan: Sanad dan Matan, Terjemah, Kualitas, Isi Kandungan, dan Hikmah

Wislahcom | Referensi | Hadist | Hidup Jujur dan Adil dalam Perdagangan | Sanad dan Matan | Terjemah | Kualitas | Isi Kandungan | Hikmah

Sanad dan Matan Hadist Tentang Hidup Jujur dan Adil dalam Perdagangan

حدثنا بدل بن المحبر حددثنا شعبة عن قتادة قال سمعت أبا الخليل يحدث عن عبدالله بن الحارث عن حكيم بن حزام رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال البيعان بالخيار ما لم يتفرقا أوقال حتى يتفرقا فإن صدقا وبينا بورك لهما في بيعهما وإن كتما وكذبا محقت بركة بيعيهما (رواه البخاري)

Terjemah Hadist Tentang Hidup Jujur dan Adil dalam Perdagangan

Telah menceritakan kepada kami Badal bin Al Muhabbar telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Qatadah berkata, aku mendengar Abu Al Khalil menceritakan dari ‘Abdullah bin Al Haris| dari Hakim bin Hizam Ra dari Nabi Saw bersabda: “Dua orang yang melakukan jual beli boleh melakukan khiyar (pilihan untuk melangsungkan atau membatalkan jual beli) selama keduanya belum berpisah”, Atau sabda Beliau: “hingga keduanya berpisah. Jika keduanya jujur dan menampakkan cacat dagangannya maka keduanya diberkahi dalam jual belinya dan bila menyembunyikan cacat dan berdusta maka akan dimusnahkan keberkahan jual belinya”. (HR. Bukhari)



Kualitas Hadist Tentang Hidup Jujur dan Adil dalam Perdagangan

Hadist di atas diriwayatkan oleh Bukhari pada Kitab Jual Beli nomor hadis 1940, dengan kualitas sahih. Bukhari juga meriwaytkan hadis yang sama terdapat pada nomor 1937, 1940,1965, 1967 dan 1968 Selain diriwayatkan oleh Bukhari, hadis tersebut diriwayatkan juga oleh: 1) Tirmidzi nomor 1166 dan 1167 kedudukan hadis sahih, 2) Abu Dawud nomor hadis 2998 kedudukan hadis sahih, 3) Ahmad nomor hadis 14788 dan 19328 Seluruh sanad hadis berakhir pada Hakim bin Hizam, beliau menerima hadis secara langsung dari Rasulullah Saw.

Isi Kandungan Hadist Tentang Hidup Jujur dan Adil dalam Perdagangan

  1. Penjual dan pembeli memiliki kesempatan khiyar, yaitu memilih untuk melanjutkan atau membatalkan jual beli selama mereka masih berada dalam satu majlis dan belum berpisah.
  2. Pentingnya kejujuran dan terus terang saat jual beli, agar transaksi tersebut diberkahi oleh Allah Swt.
  3. Keberkahan jual beli akan dihapuskan jika penjual atau pembeli menutup-nutupi aib atau berdusta dalam perdagangan tersebut.

Hikmah Hadist Tentang Hidup Jujur dan Adil dalam Perdagangan

  1. Kejujuran itu melahirkan ketakwaan di dalam hati, mendatangkan maghfirah (ampunan) juga membuahkan pahala yang besar.
  2. Kejujuran mendatangkan keselamatan.
  3. Kejujuran menghantarkan pelakunya kepada kebaikan.
  4. kejujuran bisa menyelamatkan pelakunya dari pedihnya siksa hari kiamat. Dengan kejujuran, seseorang bisa meraih kedudukan para syuhada’ (orang yang mati syahid).
  5. Kejujuran membuahkan ketenangan jiwa.
  6. Kejujuran akan menyebabkan al-haq (kebenaran) memiliki wibawa di tengah masyarakat, terhindar dari sikap pura-pura orang-orang yang menyimpang dan kaum munafik.

Related posts